5 Pelajaran Penting dari Stoke 2-0 Man United

Chris Flanagan dari FFT menganalisis kekalahan 2-0 Manchester United dari Stoke City menggunakan Stats Zone - GRATIS di iOS dan Android...

1. Akhir waktu Van Gaal

Dengan berbagai hal buruk yang sudah terjadi pada Manchester United dan Louis van Gaal, masih ada statistik yang bisa membuat mereka cukup lega sebelum pertandingan ini. Mereka memang belum pernah menang dalam enam pertandingan, tetapi terakhir kali United mengalami hal itu adalah pada musim 1998/99, ketika mereka bangkit dengan kemenangan atas Nottingham Forest pada Boxing Day dan merebut treble. "Football, bloody hell," seperti kata Sir Alex Ferguson.

Sayangnya, kegagalan mereka kali ini telah melewati catatan yang sebelumnya mereka miliki di tahun-tahun juara liga bersama Ferguson. Kekalahan dari Stoke City membuat mereka tujuh pertandingan tanpa kemenangan, catatan terpanjang mereka di semua kompetisi sejak 1989/90. Ya, catatan yang membuat Fergie dalam tekanan, dan berakhir dengan gol kemenangan Mark Robins di Piala FA, juga ke gawang Nottingham Forest.

Mengingat United tidak akan menghadapi Forest dalam waktu dekat, kita mungkin berpikir sampai kapan catatan ini akan berlanjut. Van Gaal tidak mempunyai versi modern dari Mark Robins - seorang striker yang bisa muncul dengan gol di momen krusial, dan kemudian bisa menjadi manajer Barnsley dan Scunthorpe United. 

United memang melakukan lebih banyak umpan (350) daripada Stoke (239), sementara mereka menyelesaikan 92 umpan di sepertiga lapangan terakhir sementara Stoke 43 dan punya 12 tendangan penjuru sedangkan Stoke hanya satu.

Tetapi filosofi Van Gaal gagal pada fakta bahwa mereka tidak mempunyai kualitas untuk membuka pertahanan lawan, menyelesaikan peluang, atau membuat tuan rumah kesulitan untuk membuat peluang juga. Stoke bisa memanfaatkan penguasan bola mereka yang sedikit menjadi 13 tendangan. United hanya membuat 11 tendangan.

Pages