5 Pelajaran Untuk Tim Serie A dari Dominasi Juventus

Juventus telah memastikan dirinya menjadi tim pertama yang memenangi Coppa Italia dalam tiga musim beruntun, dan akhir pekan ini bisa memastikan scudetto keenam beruntun mereka juga. Ini menjadi bukti nyata bahwa dominasi Juventus di Serie A tak terbantahkan. Sesuatu yang amat menjengkelkan bagi para pesaingnya di liga domestik. Namun, mengapa tidak belajar dari I Bianconeri? Perdana Nugroho paparkan lima kunci sukses Juventus... 

1. Stabilitas finansial

Juventus jadi salah satu bukti kehebatan Andrea Agnelli dalam meracik strategi bisnis. Ditunjuk sebagai Presiden Juventus pada April 2010, Agnelli mengubah tim yang sebelumnya hanya duduk di peringkat ketujuh klasemen akhir Serie A –setelah dihukum ke Serie B-, menjadi kekuatan yang sangat menakutkan. Hal ini tak lepas keberanian anak dari Umberto Agnelli ini mengucurkan dana besar di awal sampai rela mengalami kerugian mencapai €95 juta pada 2011.

Akan tetapi, tahun tersebut jadi pijakan untuk Juventus menancapkan dominasinya dengan selalu jadi raja di Italia. Lantas bagaimana dengan kondisi finansial saat ini? Agnelli sukses melaksanakan dua visinya, mencapai stabilitas finansial dan prestasi di atas lapangan. Dalam laporan terakhir pada Maret 2016, Juventus meraih pendapatan sebesar €304 juta atau naik €67 juta dari tahun sebelumnya. Stabilitas inilah yang membuat pemain nyaman tampil di atas lapangan.

Giuseppe Marorra, Andrea Agnelli

Kejelian Agnelli dalam mengelola Juventus membuat tim ini menjadi yang teratas di Italia

Pages