5 Pemain Futsal Terbaik di Indonesia

Angga SP mengajak kita, yang awam dengan futsal Indonesia, untuk mengenal para pemain futsal terbaik di negeri ini. Siapa saja?

Dibandingkan dengan sepakbola, pamor futsal di Indonesia masih kalah jauh. Ini jelas boleh dibantah. Tapi faktanya memang demikian. Tak percaya? Coba sebutkan siapa kapten tim nasional futsal Indonesia saat ini? Atau, apa nama federasi yang menaungi futsal di Indonesia? Saya kira, tak lebih dari 50 persen pembaca yang mampu menjawabnya tanpa mengecek di Google terlebih dahulu.

JANGAN LEWATKAN!

Sebetulnya hal itu tak terlalu mengejutkan. Sebab, futsal mulanya hanya dianggap sebagai olahraga rekreasi, bukan olahraga prestasi apalagi industri seperti sepakbola. Selain itu, futsal juga dianggap tak semerakyat sepakbola. Beberapa daerah yang terletak agak di pelosok bahkan tak terlalu mengenal permainan ini – daerah saya, misalnya. Perhatian media massa yang kurang, turut menjadi salah satu indikator.

Tapi beberapa tahun belakangan, futsal Indonesia mulai menggeliat. Sekolah-sekolah mulai memiliki tim futsal sendiri, kota-kota sudah memiliki lapangan futsal, dan turnamen-turnamen futsal banyak digelar. Menariknya lagi, beberapa stasiun televisi swasta mulai berani menayangkan turnamen-turnamen futsal, baik tingkat nasional maupun internasional. Fakta terakhir membuat publik tanah air mulai mengenal nama-nama pemain futsal dunia seperti Falcao, Sergio Lozano, hingga Ricardinho.

Untuk lebih mengenal futsal, saya akan memberikan beberapa nama pemain futsal dalam negeri yang dianggap memiliki kualitas terbaik.

Bambang Bayu Saptaji

Bagi penikmat kompetisi maupun turnamen futsal tanah air, nama Bambang Bayu Saptaji tentu tak asing lagi. Ia dianggap sebagai flank terbaik di Indonesia saat ini.

Anggapan itu tentu memiliki alasan. Sebagai seorang flank, ia dikenal memiliki kemampuan dribel dan kecepatan yang mumpuni. Kemampuan itu didukung pula oleh visi dan kecerdasan yang ia miliki, sehingga jarang sekali melihat Bayu kehilangan bola.

Atribut-atribut yang dimiliki Bayu membuatnya menjadi langganan tim nasional Indonesia. Bahkan, panggilan di timnas sudah ia dapatkan sejak 2012 lalu, ketika ia masih berusia 20 tahun. Hingga kini, Bayu masih menjadi salah satu andalan di tim nasional.

Di level klub, Bayu pernah membela beberapa klub papan atas Indonesia, seperti Electric PLN, Libido, hingga Vamos Mataram. Ia juga sempat membela klub asal Tiongkok, Dalian Yuan Dynasty, pada 2014 lalu. Hal itu membuatnya menjadi pemain futsal Indonesia pertama yang membela klub luar negeri.

Topics