5 Pemain Muda Chelsea yang Bisa Menembus Tim Utama

Anak-anak muda The Blues mempertahankan gelar juara UEFA Youth League mereka, dan Garry Hayes memperkenalkan beberapa pemain terbaik mereka...

Chelsea adalah juara Eropa tahun ini.

Tetapi fans yang ingin tahu kapan parade kemenangan akan digelar di Fulham Road perlu menenangkan diri mereka, karena kesuksesan Chelsea di Eropa kali ini terjadi di UEFA Youth League, yang The Blues menangkan dalam kesempatan kedua secara beruntun setelah mengalahkan Paris Saint-Germain 2-1 di Nyon pada hari Senin kemarin. Mereka adalah klub pertama yang bisa mencapainya.

Ini tidak sama seperti ketika Chelsea memenangkan Liga Champions 2012 - atau Europe League setahun kemudian - tetapi ini menjadi pertanda bagi kesuksesan dari usaha The Blues di level junior.

Mereka akan menghadapi final FA Youth Cup melawan Manchester City juga - final keenam mereka dalam tujuh tahun..

Tetapi kecuali Stamford Bridge mulai melihat para pemain muda berbakat ini mulai mengesankan di tim utama, semua kemenangan itu tak akan berpengaruh banyak.

Faktanya, dan ini telah diingatkan berulang kali: belum ada pemain lulusan akademi Chelsea sejak John Terry yang menjadi pemain reguler di tim utama. Sebagai gambaran, kapten Chelsea itu membuat debutnya pada 1998.

Jadi siapa saja pemain dari tim juara UEFA Youth League tahun ini yang mungkin bisa mengubah tren tersebut? FourFourTwo melihatnya lebih dalam…

1. Tammy Abraham

FAKTA DAN DATA

  • Posisi: Striker
  • Lahir: 2 Oktober 1997
  • Kebangsaan: Inggris

Sangat jarang tim junior Chelsea bermain dan Abraham tidak mencetak gol. Ia tidak masuk dalam daftar pencetak gol melawan PSG, tetapi jangan biarkan hal itu mempengaruhi opini Anda tentang dirinya.

Abraham telah mencetak 25 gol dalam 37 pertandingan bersama tim junior Chelsea musim ini, ditambah 41 gol tahun lalu. Statistik tersebut menunjukkan betapa tajamnya ia di area penalti lawan.

Melihatnya di final UEFA Youth League kemarin, penampilannya menggaris bawahi bagaimana ia mulai dewasa sebagai pemain. Abraham memang tidak mencetak gol, tetapi ia memainkan peran yang harus dilakukan seorang striker bagi timnya. Abraham menahan bola di depan untuk diberikan kepada pemain tengah - sesuatu yang mempengaruhi penampilan hebat Kasey Palmer yang memenangkan pertandingan - dan membuat pergerakan untuk membuka ruang.

Ia menggunakan tubuh besarnya dengan baik juga, dengan membully dua bek tengah PSG dan membuktikan bahwa ia benar-benar mengganggu.

Tammy Abraham

Abraham merupakan top skorer bersama Youth League dengan delapan gol

Itulah yang menarik dari dirinya. Abraham masih 18 tahun, tetapi ia bermain seperti seorang striker yang usianya jauh di atasnya. Pemanggilan ke tim utama mungkin masih prematur karena itu artinya ia harus bersaing dengan Die go Costa, tetapi ia hampir tak perlu membuktikan apa-apa lagi di level junior.

Pages