Top 10/50/100

5 Pertandingan Terbaik Antara Klub-Klub Indonesia dengan Lawan-Lawan dari Asia Tenggara

Kembalinya klub-klub Indonesia ke kompetisi Asia tahun ini membuat kami melihat kembali pertandingan-pertandingan terbaik yang mempertemukan klub-klub Indonesia dengan klub-klub Asia Tenggara. Zakky BM merangkumnya...

We are part of The Trust Project What is it?

Kemenangan Bali United atas Tampines Rovers (Singapura) membuka asa klub asal Indonesia untuk kembali berlaga di kompetisi tertinggi antar klub Asia, AFC Champions League. Namun jika mengorek-ngorek beberapa arsip, kejuaraan resmi antar klub Asia yang pertama ternyata muncul pada tahun 1967, dan ternyata Indonesia sudah mengikutinya sejak tahun 1970 lalu alias 3 tahun pasca penyelenggaraanya tersebut.

Bagi penulis sendiri, terakhir kali menonton secara langsung di tribun stadion pertandingan antara klub Indonesia melawan klub Asia Tenggara di laga resmi adalah saat Persib Bandung menjamu Ayeyawady FC (Myanmar) pada Mei 2015 lalu di laga pamungkas fase grup AFC Cup 2015. Laga yang berakhir epik dengan skor 3-3 tersebut memastikan Maung Bandung melangkah sebagai juara grup ke babak 16 besar kala itu. Setelahnya, pada musim 2016 dan 2017, Anda tahu sendiri lah, Indonesia tak mengirimkan perwakilannya ke kompetisi antar klub Asia ini.    

Untuk membangkitkan kenangan Anda, berikut lima kisah-kisah singkat yang kami rangkum dalam perjalanan klub-klub Indonesia melawan klub Asia Tenggara di laga resmi baik di Asian Club Championship, atau AFC Champions League dan AFC Cup seperti saat ini...

Persipura Jayapura (9-2) Yangon United (Perdelapan Final AFC Cup 2014)

"Kami kalah dari Persipura dengan gol yang cukup banyak dan saya tidak menyangkanya. Pertandingan ini menjadi pelajaran penting dan berharga bagi Yangon United," kata pelatih Erick Wiliams dilansir laman Republika.  "Anak-anak baru berkumpul beberapa waktu dengan sembilan pemain. Dan itu sangat sulit untuk latihan, mempersiapkan diri untuk AFC. Kita seharusnya punya waktu yang banyak untuk mempersiapkan diri tapi tidak ada," lanjutnya.

Permainan Persipura memang nyaris tak pernah mengecewakan apalagi di era Indonesia Super League. Perpaduan antara talenta lokal, pemain asing dan pelatih brilian membuat tim Mutiara Hitam ini selalu disegani lawan-lawannya. Bahkan klub asal Myanmar itu pun harus tertunduk malu karena dihajar habis-habisan di Stadion Mandala, Jayapura saat itu.

Bintang lapangan ketika itu adalah Boakay Eddie Foday. Pemain asal Liberia tersebut mencetak lima gol (iya, lima gol...) saat menggilas Yangon United sore itu. Ia bahkan sudah mampu mencetak gol di menit ke-2, lalu di menit 23, kemudian menit 41 dan menit 43. Sepanjang babak pertama saja ia sudah mencetak empat gol . Sedangkan persipura sudah unggul dengan skor 6-2 sampai babak pertama usai. Foday melengkapi golnya di menit 86 dan Persipura sendiri menambah tiga gol di babak kedua. Pencetak gol lainnya dari Persipura adalah Yustinus Pae, Ian Kabes (dua gol) dan Titus Bonai.