50 Derby Terbesar di Dunia versi FourFourTwo: 4. Nacional vs Penarol

Gagal meraih posisi tiga besar, tapi derby tertua di luar Inggris memiliki semuanya. Kita menuju Montevideo...

Jika Anda diharuskan menyebut syarat derby ideal, Anda mungkin akan menyebutkan hal-hal sebagai berikut: rivalitas abadi, sama-sama yang terbaik di level nasional, perpecahan sejarah, stadion legendaris, suporter fanatik, petualangan seru untuk menonton laga tandang dan perseteruan baru-baru ini. Tidak perlu susah-susah: cukup pergi ke Montevideo.

Nacional dan Peñarol adalah rivalitas klub sekota tertua di luar Inggris, setelah memainkan derby pertama mereka pada tahun 1900, ketika orang-orang masih menertawakan keyakinan Wright Bersaudara bahwa manusia bisa terbang. 

Estadio Centenario: Tempat kedua raksasa bertanding

Mereka berdebat tentang siapa yang tertua: Peñarol mengklaim mereka muncul pada tahun 1891 dengan nama Central Uruguay Railway Cricket Club, kemudian mengubah nama mereka menjadi wilayah distrik tempat mereka bermain (untuk menegaskan bahwa mereka adalah klub sepak bola dan bukan klub kriket lagi). Sementara Nacional (1899) mengklaim bahwa hal itu membuat mereka klub yang lebih tua.

Nama Nacional mengisyaratkan pada semboyan yang lebih penting. Seperti yang banyak dialami klub Amerika Selatan di abad ke-19, Peñarol (atau CURCC, jika Anda masih ngotot) didirikan oleh dan sebagian besar untuk imigran Eropa, dalam hal ini pekerja kereta api Inggris; sebaliknya, Nacional adalah klub Amerika Selatan pertama yang didirikan tanpa keterlibatan mereka.  

“Oke, mari sama-sama jadi luar biasa”

Dari 112 musim, mereka telah memenangkan 92 di antaranya, dengan Peñarol memiliki 47 gelar berbanding 45 gelar milik Nacional

Uruguay memulai liga nasional mereka pada tahun 1900, dan dua klub ini dengan cepat mendominasi. Mereka masing-masing memenangkan dua dari empat gelar liga pertama, kemudian mengambil jeda selama satu dekade dan kemudian menguasainya. Dari 112 musim, mereka telah memenangkan 92 di antaranya, dengan Peñarol memiliki 47 gelar berbanding 45 gelar milik Nacional. Antara 1932 dan 1975, tidak ada klub selain mereka yang memenangkan liga. Sama sekali.

Mereka bahkan telah melakukan pekerjaan yang bagus untuk menjaga rivalitas mereka agar tetap hidup: tidak seperti Celtic dan Rangers yang masing-masing pernah memenangkan sembilan titel Liga Skortlandia secara berturut-turut, tak satu pun dari keduanya memenangkan lebih dari lima gelar liga beruntun, jadi itu bagus. 

"Oi, biarkan saya yang ambil trofi ini - kamu menyimpan trofi yang terakhir kan"

Beralih ke kompetisi benua, Peñarol telah memenangkan Copa Libertadores lima kali (hanya bisa ditandingi oleh Boca dan Independiente) sementara Nacional telah menang tiga kali, terakhir kali pada 1988 segera setelah Peñarol memenangkannya, hanya untuk membuat mereka tetap tenang. Tidak heran jika diperkirakan sekitar 80 persen dari semua penggemar sepak bola Uruguay mendukung salah satu dari tim ini.