Top 10/50/100

50 Pemain Terbaik Asia 2018 versi FFT: Dari Bintang Lokal Tiongkok Hingga Tiga Pemain Premier League

Pada bagian kedua dari daftar Asia 50 tahun ini, kami mengurutkan pemain-pemain yang berada di urutan 30 hingga menjelang 10 besar lis tahun ini...

We are part of The Trust Project What is it?

30. Maya Yoshida

Pada paruh pertama Premier League Inggris musim 2016/17, Yoshida kesulitan untuk mendapatkan kesempatan bermain di tim utama di St Mary’s Stadium, terutama karena keberadaan Virgil van Dijk yang terus tampil apik.

Tetapi setelah mendapatkan kesempatan tampil menjelang Natal 2016, ia memanfaatkannya dengan sangat baik dan terus mempertahankannya, dengan selalu bermain selama 90 menit penuh dalam 21 dari 22 pertandingan di sisa musim itu.

Ia juga bermain di setiap menit pertandingan timnya dalam perjalanan The Saints menuju final Piala Liga tahun lalu, termasuk dengan tampil penuh di laga final yang berakhir dengan kekalahan 3-2 dari Manchester United.

Ia terus mempertahankan tempatnya di sebagian besar musim ini, meski cedera lutut yang ia alami baru-baru ini mengganggu perkembangan pemain yang kini menjadi wakil kapten Southampton itu. Ia juga selalu tampil dalam perjalanan Jepang merebut tiket ke putaran final Piala Dunia dan dipastikan akan memainkan perannya di Rusia pada Juni nanti. – James Dampney

29. Akram Afif

Gelandang berbakat ini baru berusia 21 tahun, tetapi telah dianggap sebagai salah satu bakat terbesar yang muncul dari Asia Barat selama beberapa waktu terakhir.

Ia baru saja kembali ke Doha setelah berkarier di Spanyol dan Belgia. Meskipun perjalanannya di Eropa tidak berjalan sebaik yang diinginkannya, masih ada banyak waktu baginya dan tentu pengalamannya itu akan membantunya berkembang.

Akram Afif adalah seorang pemain yang cepat, bahkan saat menggiring bola, dan ia senang melewati pemain lawan dan melakukan sesuatu di dalam dan sekitar area penalti.

Tak diragukan lagi bahwa pemuda ini akan menjadi andalan tim nasional Qatar selama bertahun-tahun yang akan datang. – John Duerden

28. Nawaf Al-Abed

Arab Saudi akan sangat mengandalkan playmaker berpengalaman ini untuk membantu mereka mengatasi rasa gugup saat menghadapi Rusia di laga pembuka Piala Dunia pada Juni nanti.

Al-Abed bukanlah seorang pencetak gol sejati, tetapi ia mampu menciptakan lima gol di babak kualifikasi Piala Dunia lalu, sebuah catatan yang bagus mengingat sebelumnya ia hanya mencetak tiga gol bagi The Green Falcons.

Namun kemampuannya dalam mengatasi tekanan lah yang membuatnya sering diberikan pujian. Tiga dari lima gol yang ia ciptakan di fase kualifikasi lalu terjadi dari titik penalti, ketika negaranya sangat membutuhkan gol saat menghadapi Thailand dan Irak – untuk memastikan 100 persen kemenangan mereka di dua laga pembuka babak grup.

Al-Abed juga merupakan bagian dari skuat Al-Hilal yang menjadi runner-up Liga Champions Asia 2017 lalu, yang juga menjuarai Saudi Professional League untuk pertama kalinya setelah enam tahun. – Vijhay Vick

27. Lee Jae Sung

Gelandang Jeonbuk Motors ini adalah salah satu bakat dengan sinar paling terang di sepakbola Korea Selatan saat ini.

Di usia yang baru 25 tahun, ia sudah berhasil masuk ke dalam skuat Best XI K-League selama tiga musim beruntun dan merebut gelar individu Pemain Muda Terbaik K-League 2015 dan Pemain Terbaik K-League 2017.

Meski Lee belum merebut tempat reguler di timnas Korea Selatan, terlihat jelas bahwa ia sudah siap untuk pindah ke luar negeri – kini hanya tinggal apakah ia mau keluar dari zona nyamannya dan soal tim mana yang akan merekrutnya.  – Matthew Mohan

26. Kengo Nakamura

Sebagai salah satu pemain terbaik Asia di generasinya, adalah hal yang luar biasa bahwa di usianya yang sudah 37 tahun, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini justru tengah menikmati permainan terbaiknya di sepanjang kariernya.

Sebagai jantung permainan Kawasaki yang menjuarai J.League untuk pertama kalinya pada 2017 lalu, Nakamura adalah pengatur tempo bagi timnya dengan kualitas jangkauan umpan-umpannya dan kemampuan langkanya untuk mendikte tempo permainan dari posisi No. 10.

Pemain terbaik liga musim 2016 lalu ini meneruskan performa apiknya itu pada musim lalu dengan mencetak 12 asis dan lima gol, yang membantunya masuk ke dalam Best XI J.League untuk ketujuh kalinya. – Scott McIntyre<--pagebreak-->

Pages