6 'Super-Sub' Paling Berbahaya dalam 15 Tahun Terakhir!

Pergantian pemain kadang bisa berakibat fatal di pertandingan. Tanya saja Fellaini, bagaimana perasaannya saat dia membuat Manchester United bermain imbang karena kesalahannya. Tetapi pergantian pemain bisa juga menentukan hasil akhir, tak jarang pemain-pemain malah bermain lebih "galak" kala bermain sebagai pemain pengganti. Taufik dari FourFourTwo Indonesia memiliki daftar dari "Super Sub" paling berbahaya dalam 15 tahun terakhir...

Olivier Giroud

Giroud memang telah kehilangan tempat utamanya di Arsenal, tapi perannya sekarang tak kalah penting

Musim ini Arsenal punya senjata andalan baru. Olivier Giroud, yang langsung menjadi penyerang andalan Arsenal sejak bergabung pada 2012, musim ini lebih akrab dengan peran super sub. Arsene Wenger melakukan sedikit penyesuaian taktik musim ini sehingga peran utama di posisi penyerang tengah menjadi milik Alexis Sanchez, yang di awal kariernya bersama Arsenal lebih sering bermain di sisi kiri serangan.

Yang terbaru dari Giroud ia persembahkan di Old Trafford, sebuah gol penyeimbang dalam pertandingan melawan Manchester United. Dari tiga gol Giroud di Premier League musim ini, semuanya ia cetak sebagai pemain pengganti.

Dengan total sepuluh gol sebagai pemain pengganti sepanjang kariernya bersama Arsenal sejauh ini, Giroud berada di tempat yang sama dengan enam pemain lain: Dwight Yorke, Teddy Sheringham, Julian Joachim, Peter Crouch, Jimmy Floyd Hasselbaink, dan Louis Saha.

Salomon Kalou

Enam musim di Stamford Bridge, Salomon Kalou tak pernah benar-benar mencuri tempat utama

Penyerang sayap kiri, penyerang sayap kanan, penyerang lubang, dan penyerang tengah adalah posisi-posisi yang pernah Salomon Kalou tempati selama enam musim membela Chelsea. Tampil dalam 156 pertandingan, total menit bermain Kalou hanya setara 96 kali bermain penuh. Dari 36 gol yang Kalou cetak di Premier League, sebelas di antaranya ia sarangkan sebagai pemain pengganti.

Dengan sebelas gol dari pertandingan-pertandingan yang ia mulai dari bangku cadangan, Kalou memiliki jumlah koleksi gol yang sama dengan sesama eks penyerang Chelsea, Carlton Cole dan Didier Drogba. Namun Cole membangun citra super sub-nya ketika membela West Ham United. Sementara itu Drogba, yang lebih sering memulai pertandingan sejak menit pertama ketimbang Kalou dan Cole, mulai dikenal sebagai pemain pengganti yang mematikan dalam kebersamaan keduanya dengan Chelsea, musim 2014/15.