7 Gambar yang Menunjukkan Inovasi Taktik Pep Guardiola di Manchester City

Semua mata tertuju pada bagaimana tim Guardiola di-set di Etihad malam tadi. Dan ia tidak mengecewakan kita; ada cukup banyak inovasi yang dibuatnya di laga perdananya...

Manchester City meraih kemenangan 2-1 di laga kandang pertama mereka pada Sabtu malam kemarin, tetapi penampilan mereka masih jauh dari meyakinkan melawan tim yang bertahan ala David Moyes. Jesus Navas memastikan kemenangan setelah umpan silangnya terdefleksi Paddy McNair masuk ke dalam gawang The Black Cats.

Tetapi sebagian besar penonton pertandingan ini tertarik untuk melihat bagaimana Pep Guardiola memainkan tim barunya, dan ada cukup banyak inovasi yang telah ditunjukkan oleh sang eks bos Bayern tersebut.

Pertama, ada beberapa kejutan di starting line-upnya, dengan Joe Hart harus puas duduk di bench (sepertinya karena kelemahannya dalam membuat bola tetap dikuasai timnya), Aleksandar Kolarov menjadi bek tengah, dan David Silva bermain lebih ke dalam sementara Nolito dan Raheem Sterling bermain melebar.

John Stones mendapatkan debutnya, dan dengan ia dan Fernandinho seringkali saling mengumpan, bukan hal yang mengherankan melihat tim asuhan Pep ini mendominasi bola dan menekan Sunderland. 

Namun, sebagaimana yang banyak orang sadari, para full-back City bermain sangat ke tengah lapangan ketika tuan rumah menguasai bola. Baik Bacary Sagna dan Gael Clichy bergerak hampir tepat di depan duet bek tengah, Kolarov dan Stones.

Melihat area di mana para full-back menerima bola, terlihat bahwa sementara Sagna sering bertahan di dekat sisi lapangan, Clichy lebih banyak bergerak ke tengah lapangan. Kabarnya, ini karena Guardiola ingin menciptakan jalur umpan yang lebih baik ke para pemain sayap City. Dengan mebuat Clichy meninggalkan pos bek kirinya, ia akan bisa memberikan umpan langsung ke Nolito, secara teori.

Sementara itu, ketika City menguasai bola, Fernandinho sering bergerak mundur untuk membiarkan para full-back bergerak menekan ke depan dan ke area tengah lapangan, sementara kedua bek tengah bergerak melebar.

Dan seperti yang ditunjukkan gambar ini, Nolito menerima umpan paling banyak dari Kolarov dan Clichy di sepanjang pertandingan (kecuali untuk David Silva), berkat pemosisian tim dan ruang bagi pemain sayap Spanyol itu untuk bergerak…

Terakhir, map peluang-peluang yang diciptakan menunjukkan pentingnya lebar lapangan bagi tim asuhan Guardiola dan, seperti di Bayern, akan ada banyak kreativitas dan ancaman yang diberikan dari kedua sisi lapangan -- tinggal ganti Robben dan Ribery (atau Costa dan Coman) dengan Sterling dan Nolito (atau Sane dan Navas). Para full-back di Premier League sepertinya akan menjalani musim yang berat.

Feature Premier League lainnya