8 Hal Menarik yang Terjadi di ISC di Sepanjang Bulan Juli

Bulan Juli sudah berakhir dan ISC pun kini semakin dekat dengan akhir paruh pertama musim. Apa saja yang terjadi di ISC selama bulan Juli ini?

1. Dominasi tiga klub Jawa Timur

Jawa Timur kembali menegaskan dominasinya di kancah sepakbola nasional. Klub-klub seperti Madura United, Arema Cronus dan Bhayangkara Surabaya United (BSU) kini menempati urutan tiga besar klasemen ISC A sementara.

Dua klub teratas, Madura United dan Arema, mengantongi 27 poin dari 12 laga, sementara BSU 23 poin dengan jumlah pertandingan yang sama. Yang menjadi perhatian lebih adalah bagaimana performa Madura United dan BSU musim ini.

Tidak ada yang mengira sebelumnya jika Laskar Sapeh Ngamuk, julukan Madura United, dan BSU akan sukses menyodok ke papan atas klasemen. Khususnya bagi BSU, yang di awal-awal musim kerap memperoleh hasil yang kurang memuaskan.

Kembalinya gelandang andalan, Evan Dimas, diyakini menjadi titik balik mereka sehingga akhirnya bisa menjadi salah satu tim yang paling kompetitif di kancah ISC A. Sementara bagi klub asuhan Mario Gomes de Oliveira, ini merupakan hasil yang sangat bagus dan mengagumkan. Sosok Gomes yang memang sudah lama menangani klub-klub di Indonesia dan materi pemain yang cukup merata jadi faktor kesuksesan sementara klub asal Madura tersebut.

Kedatangan Evan Dimas mengubah peruntungan Bhayangkara Surabaya United

Hanya tersisa tiga pekan lagi untuk melihat bagaimana paruh pertama musim berakhir. Konsistensi diperlukan agar tiga klub ini bisa benar-benar menegaskan bahwa mereka adalah klub yang patut diperhitungkan.

2. Duo gila Riko-Irsyad

Berbicara soal Semen Padang, rasanya nama duo sayap Irsyad Maulana dan Riko Simanjuntak tak boleh dilupakan. Dua pemain tersebut memang tengah naik daun musim ini.

Keduanya menjadi senjata andalan Nil Maizar – selain Marcel Sacramento untuk membongkar pertahanan lawan. Tak jarang duo sayap ini sukses merepotkan lawan-lawan mereka, kendati lawan-lawan mereka merupakan tim-tim besar di Indonesia, seperti Persib Bandung dan Sriwijaya FC.

Visi Irsyad dan Riko juga patut diacungi jempol. Tak jarang mereka menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Selain menjadi kreator serangan melalui sisi sayap, mereka juga tak jarang menjadi pemecah kebuntuan tim.

Mereka sepertinya sangat cocok masuk ke dalam susunan tim timnas Indonesia di bawah komando Alfred Riedl untuk AFF Suzuki Cup 2016 mendatang.

Irsyad Maulana sukses menyita perhatian selama ISC A bergulir

Pages