8 Kemenangan "Terbesar" Timnas Indonesia

Rindu melihat tim nasional Indonesia mencatatkan kemenangan besar lagi di ajang internasional? Sama. Sebagai penghibur, Renalto Setiawan memberikan daftar delapan kemenangan "terbesar" timnas Indonesia pilihannya...

Dalam sejarahnya, ada banyak kemenangan dengan skor besar yang pernah dicatatkan oleh timnas Indonesia. Tapi FourFourTwo tak hanya memilih pertandingan-pertandingan ini berdasarkan skor besar, melainkan juga berdasarkan waktu terjadinya kemenangan besar ini dan juga seberapa penting dan berkesannya kemenangan tersebut.

Delapan kemenangan besar yang terdapat dalam daftar ini didapatkan dari delapan lawan yang berbeda. Inilah 8 kemenangan 'terbesar' timnas Indonesia pilihan FourFourTwo!

Indonesia 7-0 Thailand (Vietnam National Day Tournament 1962)

Saat ini, sepakbola Indonesia berada beberapa langkah di belakang Thailand. Sementara timnas Thailand sedang berjuang di babak kualifikasi terakhir Piala Dunia 2018 Zona Asia, timnas Indonesia masih terpuruk karena hukuman FIFA. Tak heran jika dalam beberapa kali pertemuan terakhir melawan Gajah Perang, julukan timnas Thailand, Indonesia selalu menjadi bulan-bulanan – yang terakhir adalah kekalahan memalukan 0-5 dalam gelaran SEA Games 2015 di Singapura.

Menariknya, pada masa lalu Indonesia adalah salah satu kekuatan yang ditakuti oleh Thailand. Tidak hanya sekali Thailand dihajar habis-habisan saat harus berhadapan dengan Indonesia. Dan kemenangan 7-0 Indonesia dalam gelaran Vietnam National Day Tournament 1962 adalah salah satunya. Kemenangan tersebut merupakan salah satu kemenangan terbesar yang pernah diraih timnas Indonesia saat menghadapi Thailand.

Meski akhirnya kalah dari Vietnam Selatan pada partai puncak, kemenangan besar tersebut mampu sedikit mengobati luka yang sedang dialami sepakbola Indonesia. Beberapa bulan sebelumnya, Indonesia gagal meraih medali emas Asian Games 1962 yang digelar di Senayan. Hal tersebut terjadi karena adanya skandal suap yang melibatkan pemain-pemain terbaik Indonesia. Toni Pogacnik, pelatih Indonesia saat itu, terpaksa merombak sebagian besar skuatnya.

Pages