Analisa

8 Pemain Yang Bisa Menentukan Gelar Juara Liga 1 2018

Inilah pemain-pemain yang diprediksi akan menjadi faktor utama dalam perebutan gelar juara Liga 1 musim 2018 ini. Siapa saja?

We are part of The Trust Project What is it?

Marko Simic (Persija Jakarta)

Kedatangan Simic jelas setidaknya mulai menyelesaikan masalah besar Persija. Skuat Macan Kemayoran musim lalu lebih terkenal dengan ketangguhan pertahanannya (terbaik di musim 2017, kebobolan hanya 24 gol) ketimbang ketajaman lini depannya. Tak percaya, musim lalu Persija hanya mampu menjebol lawan 46 kali saja dan ini jumlah paling sedikit diantara delapan besar (Persija posisi keempat) musim 2017 lalu. Pada ajang ISC A 2016 lalu pun malah lebih mengenaskan, Macan Kemayoran yang bertengger di posisi 14 cuma mencetak 25 gol saja dan kebobolan 42 gol.

Ketangguhan lini belakang Persija sudah pasti tak perlu diragukan. Namun kuat di pertahanan namun majal di depan sama saja bohong. Oleh karena itu, kami merasa Simic akan menjadi sosok penentu bagi Persija; mampu atau tidaknya ia tajam di kompetisi resmi akan menentukan jalan Persija untuk berebut gelar juara liga musim 2018 ini.

Willem Jan Pluim (PSM Makassar)

Punya visi yang cerdas dalam merancang serangan, lihai melepaskan umpan-umpan akurat, jago melewati lawan, serta memiliki ketenangan dalam mengusai bola. Itulah atribut-atribut yang dimiliki Willem Jan Pluim. Hal itu kemudian sukses membuat Pluim menjadi nyawa permainan PSM Makassar. Pada Liga 1 musim lalu, ia menorehkan 12 gol dan 9 assist dalam 32 pertandingan.

Pluim punya gaya bermain yang tak biasa bagi seorang pemain yang memiliki tubuh menjulang. Ia kerap bergerak ke segala tempat untuk membuka ruang bagi para pemain PSM, terutama ketika menyerang. Kadang ia melakukannya untuk menciptakan peluang bagi dirinya sendiri. Kadang pula ia membuka ruang untuk membikin peluang bagi rekannya. Namun, konsistensi Pluim yang terus terjadi akan terasa hambar jika PSM tetap inkosisten, yang menyebabkan mereka kehilangan banyak poin seperti musim lalu. Hal tersebut yang harus diantisipasi oleh coach Rene Albert agar konsistensi Pluim bisa bersinergi dengan para pemain PSM lainnya di lapangan.

Pages