8 Pesepakbola yang Terkenal Sangat Malas!

Kanu

Brede Hangeland beberapa waktu yang lalu menyarankan Emmanuel Adebayor untuk "duduk di gym dengan segelas kopi dan muffin". Tim Ellis mengumpulkan beberapa bintang sepakbola yang terkenal sangat malas...

1. Alvaro Recoba Memiliki Zona Waktu Sendiri

Saat berada di Venezia, rekan-rekan satu tim sang penyerang ini memberikannya jam tangan dengan harapan di suatu hari nanti ia bisa saja datang latihan tepat waktu.

Di 2003, ‘El Chino’ diberikan label oleh the Guardian sebagai “Pemain Hampir-Hebat Nomor 1 di Seluruh Dunia”. Bahkan istri Recoba sendiri melabeli dirinya sebagai ‘pemalas dan romantis’, dan saat berada di Venezia, rekan-rekan satu tim sang penyerang ini memberikannya jam tangan dengan harapan di suatu hari nanti ia bisa saja datang latihan tepat waktu.

Mantan presiden Inter, Massimo Moratti, menyimpulkan ini semua dengan sempurna saat ia memberikan penghormatan untuk orang Uruguay ini, yang memenangi dua gelar Serie A bersama mereka di tahun 2006 dan 2007: “Alvaro Recoba sedikit seperti Inter –selalu mengejutkan. Ia terlihat malas di beberapa waktu, namun juga bisa melakukan sesuatu yang tidak pernah dilihat siapapun sebelumnya.” Cukup adil.

Ronaldo, Alvaro Recoba

Ronaldo dan Recoba: bukan duet terbaik di dunia sepakbola.

2. Antonio Cassano Tidak Butuh Pemanasan

Didatangkan oleh Roma dari Bari dengan harga £19 Juta, mendapatkan gaji yang cukup besar, £83.000 per pekan, Cassano sepertin enggan untuk melakukan segalanya bagi klub ibukota Italia ini.

“Tidak cukup layak, bahkan untuk enam menit saja,” adalah jawaban sang penyerang saat ia diminta untuk pemanasan oleh manajer Fabio Capello di menit-menit akhir pertandingan di Serie A. Cassano sering mangkir dari sesi latihan, yang membuat mantan pelatih timnas Inggris ini membuat sebuah istilah baru: cassanata – pemain yang tidak bermain untuk tim.

3. Hatem Ben Arfa: No.10 yang Statis

Video memalukan kemudian muncul yang memperlihatkan pemain tengah ini pura-pura melakukan press-up di sesi latihan di klubya sekarang, PSG.

Orang Prancis ini menjadi sasaran dari rekan-rekannya di Newcastle yang tidak senang dengan dirinya karena tidak terlihat bermain secara maksimal, dan masalah juga muncul saat masa peminjaman dirinya di Hull pada tahun 2014. Saat para ahli statistik di Hull melihat angka-angka level bekerja Ben Arfa, hasilnya sama sekali tidak positif; Ben Arfa membela dirinya sendiri dengan membawa-bawa posisinya sebagai No. 10, yang langsung dibalas Steve Bruce: “Bukankah pemain dengan nomor punggung 10 seharusnya berkeliaran di berbagai tempat?”

Video memalukan kemudian muncul yang memperlihatkan pemain tengah ini pura-pura melakukan press-up di sesi latihan di klubya sekarang, PSG. Unai Emery, bisa dipahami sama sekali tidak suka dengan kelakuan sang pemain, dia lalu membuangnya dari skuat selama empat pertandingan.