8 Saudara Kandung yang Saling Berhadapan di Atas Lapangan

Gary, Phil Neville

Paul dan Florentin Pogba saling berhadapan saat Manchester United berjumpa dengan St. Etienne di babak 32 besar Europa League, dan  Paul Wilkes memilih beberapa duel lainnya yang melibatkan duo bersaudara

1. Gary dan Phil Neville

Pada 2006 keduanya menjadi bersaudara pertama yang mengapteni timnya masing-masing saat saling berhadapan di Premier League

Neville bersaudara adalah pesepakbola bersaudara paling terkenal di Inggris sejak era Charlton bersaudara, dan kedua mantan pemain Manchester United itu kini menjadi pengamat sepakbola, rekan bisnis, dan pemilik bersama dari klub Salford City. Di bawah kepelatihan Sir alex Ferguson, mereka bermain bersama selama 10 tahun di Old Trafford, sebelum Phil bergabung dengan Everton besutan David Moyes pada 2005. 

Phil membuat laga debutnya untuk The Toffees dalam kekalahan 0-3 atas United di Goodison Park, dan pada 2006 keduanya menjadi bersaudara pertama yang mengapteni timnya masing-masing saat saling berhadapan di Premier League. 

"Itu momen yang sulit, terutama untuk ibu saya," ujar Phil di kemudian hari. "Ayah saya adalah seorang suporter Manchester United, dia mencintai United sampai dia meninggal, tapi ibu saya hanya menginginkan dua anak laki-lakinya bahagia dan rumah yang tenang."

Phil Neville, Gary Neville

Tidak ada keributan antara kedua Neville setelah Everton dan Man United meraih imbang pada 2005

2. Kolo dan Yaya Toure

Kepindahan Kolo ke Liverpool membuat mereka saling berhadapan di final Piala Liga 2016

Duo bersaudara asal Pantai Gading ini mengawali karier mereka di ASEC Mimosas sampai sang adik, Yaya, pindah ke klub Belgia KSK Beveren pada tahun 2001. Butuh waktu sembilan tahun sebelum mereka berada di satu klub kembali, kali ini di Manchester City.

Tapi, kepindahan Kolo ke Liverpool membuat mereka saling berhadapan di final Piala Liga 2016, dengan sang kakak menggantikan Mamadou Sakho yang mengalami cedera setelah hanya bermain 25 menit. Ketika ditanya sebelum pertandingan apa yang akan dia lakukan jika Yaya mengancam gawang timnya, Kolo yang sekarang menjadi bek Celtic menjawab tanpa ragu, "Saya akan menghentikannya."

Sayangnya itu tidak pernah terjadi, dan Yaya menjadi pihak yang tertawa paling akhir saat pasukan Manuel Pellegrini memenangi kompetisi tersebut lewat adu penalti .

3. Jerome dan Kevin-Prince Boateng

Dua bersaudara itu saling berhadapan di Piala Dunia 2010 dan 2014

Kevin-Prince tumbuh dengan ibunya, dan Jerome dengan ayahnya, namun keduanya masih memiliki hubungan dekat saat anak-anak. Tak satu pun dari duo Boateng ini meninggalkan kesan yang indah di Premier League, namun keduanya menikmati karier yang sukses di Eropa; Jerome menjadi salah satu yang bek tengah terbaik  di benua biru bersama Bayern Munich, sementara Kevin-Prince bermain baik untuk Las Palmas setelah karier yang bagus di Milan.

Keduanya adalah rekan satu tim nasional Jerman di level junior, tapi di level senior  Kevin-Prince akhirnya memutuskan untuk mewakili negara kelahiran orangtuanya, Ghana. Dua bersaudara itu saling berhadapan di Piala Dunia 2010 dan 2014, di mana Jerome meraih kemenangan bersama Jerman di Afrika Selatan, namun empat tahun kemudian ditahan imbang Ghana dalam perjalanan mereka menuju juara di Brasil.

Kevin-Prince Boateng, Jerome Boateng

Boateng bersaudara saling berhadapan di Piala Dunia 2014