Analisa

9 Hal Gila yang Pernah Dilakukan oleh Wasit-Wasit Dunia

Paolo Di Canio

Dari perkelahian mulut antar pemain dan wasit hingga kesalahan fatal para pengadil lapangan yang membuat kita tertawa, FourFourTwo mengumpulkan 9 momen gila dari wasit-wasit dunia. Ingat, wasit juga manusia biasa...

We are part of The Trust Project What is it?

Kamikaze ala Wasit Kuwait

Premier League Kuwait menjadi panggung sebuah pertarungan hebat dalam pertandingan antara Al-Nasr dan Al-Arabi di tahun 2013 silam.

Masalah mulai muncul saat wasit Saad Al Fadhli memberikan penalti untuk Al-Arabi yang membuat tim tuan rumah murka, mereka pun langsung mengerumuni dan mendorong sang pengadil lapangan.

Mereka pasti berharap tidak melakukan ini: Al Fadhli tidak diam saja dan langsung membalas dengan pukulan hook keras ala Anthony Joshua untuk menumbangkan pemain Al-Nasr, Abdulaziz Farraj. Setelah sempat berguling dan meraung-raung, ia akhirnya bangun, hanya untuk mendapatkan tendangan penuh kemarahan dari sang wasit yang kemudian mengusirnya dari lapangan.

Al-Arabi berhasil menciptakan gol dari titik penalti, tapi Zabn al-Enazi nya Al-Nasr membalas dendam dengan menendang bola ke arah wasit ini, iapun, tentu saja, mendapatkan kartu merah. Al Fadhli kemudian memutuskan untuk keluar lapangan saja dan meninggalkan pertandingan, di mana Al Arabi akhirnya menang 4-1.

Claus Bo Larsen vs Paolo Di Canio

Di Canio mengklaim wasit “menggunakan kata kasar” kepada dirinya dalam kekalahan West Ham di Piala UEFA dari Steaua Bucharest pada tahun 1999.

Saya tidak mengatakan ‘get up bastard’, saya bilang ‘get the f*** up

- Claus Bo Larsen

Orang Italia ini menuduh sang wasit Denmark, Claus Bo Larsen, dan memanggilnya “a bastard” dua kali dan mengatakan bahwa ia harus segera ditarik keluar sebelum mendapat kartu merah –sebuah saran yang langsung dituruti oleh Harry Redknapp, bos Hammers saat itu yang cukup tahu bagaimana menghadapi pemain asing yang penuh kesulitan.

Larsen membantah ia sudah menghina sang pemain: “Saya tidak mengatakan ‘get up bastard’, saya bilang ‘get the f*** up’.” Baiklah, ini sudah cukup menjelaskan segalanya.

Luis Godinho: Mike Dean dari Portugal

Pada pertandingan piala Liga Portugal di bulan Januari menghadapi Moreirense, pemain Porto, Danilo, sudah mendapatkan satu kartu kuning saat wasit Luis Godinho (disebut sebagai Mike Dean-nya Portugal oleh The Mirror) berlari mundur pelan dan langsung menabrak sang pemain tengah. Terkejut dengan kejadiah yang membuatnya kehilangan wibawa secara sekejab, walaupun jelas tidak sengaja ini, Godinho memutuskan untuk mengambil tindakan penuh dan mengeluarkan kartu kuning kedua.

Setelah mandi lebih awal, Danilo pun menuliskan sesuatu di media sosial miliknya, penuh dengan pujian: “Saya sudah melihat dan menilai video kejadian ini lebih dari seratus kali dan jujur saja masih tidak mengerti kriteria semacam apa yang membuat Pria Terhormat ini mengambil keputusan seperti itu.

Untuk menambah parah luka Porto, Godinho kemudian mengusir Yacine Brahimi setelah mendapatkan kartu kuning kedua, membuat tim tamu harus bermain dengan sembilan orang. Tidak heran, mereka akhirnya kalah 1-0.

Danilo

Danilo: masih berpikir kesalahan apa yang dia perbuat