10 Pemain Terbaik yang Pernah Dijual Chelsea

Mereka punya talenta bagus, namun akhirnya dijual The Blues karena berbagai alasan. Kemudian, mereka berhasil membuktikan bahwa keputusan Chelsea adalah sebuah kesalahan. Siapa saja?

Chelsea mungkin baru benar-benar menarik perhatian para pemain besar ketika Roman Abramovich membeli klub ini dari Ken Bates pada musim panas 2003. Empat belas tahun setelah kedatangannya, pemilik klub asal Rusia itu membuktikan bahwa proyek ambisiusnya di London barat berhasil menjadikan The Blues sebagai salah satu raksasa yang ditakuti di kancah domestik dan Eropa. 

Salah satu tradisi yang dikembangkan Roman, selain rajin memecat manajer di tengah kompetisi, adalah mendatangkan pemain-pemain top yang mungkin tak pernah mendengar kiprah Chelsea di masa kecil mereka. Namun pembelian para pemain itu tak selalu efektif hingga akhirnya sebagian dari mereka kembali dijual ke klub lain. Yang menyesakkan tentu saja jika para pemain tersebut akhirnya malah bersinar dan meraih sukses bersama klub lain.

Tapi, penyesalan yang merupakan buah dari ketidaksabaran The Pensioners untuk mengembangkan pemain yang sudah mereka beli tak cuma terjadi di era Roman semata. Sejarah membuktikan, kesalahan itu sudah terjadi sejak tahun 1960an, meski daftar berikut juga menunjukkan bahwa 'dosa' Roman dan kaki tangannya jelas lebih panjang. 

1. Alex Stepney (ke Manchester United, 1966) 

Pada Mei 1966, Alec Stepney bergabung dengan Chelsea dengan transfer senilai £50 ribu. Awalnya, penjaga gawang asal Inggris ini direncanakan oleh manajer The Blues saat itu, Tommy Docherty, untuk bermain secara bergantian dengan kiper utama Chelsea saat itu, Peter Bonetti. Tapi rencana itu tak pernah berhasil dan malah membuat Bonetti murka. 

"Saya bertengkar dengannya (Docherty) setelah Piala Dunia 1966," kata Bonetti. "Kemudian dia membawa masuk Alec dan berencana merotasi kami!" 

Stepney pun dijual ke Manchester United tiga bulan berselang dengan rekor transfer sebesar £55 ribu dan langsung mendapatkan tempat utama karena cederanya Harry Greg. Selanjutnya adalah sejarah, karena Stepney kemudian mengantar United meraih juara liga 1966/67, Piala Champions 1967/68, Piala FA 1976/77, dan dua gelar Charity Shield pada 1967/68 dan 1977/78. 

Alex Stephney (kanan) kala berseragam Manchester United

Stepney memperkuat United dari 1966 hingga 1978 dan tampil sebanyak 433 kali, sementara dalam periode yang sama Chelsea hanya memenangi Piala FA 1969/70 dan Piala Winners 1970/71. 

2. Nemanja Matic (ke Benfica, Januari 2011)

Awalnya penjualan gelandang Serbia ini ke Benfica pada Januari 2011, yang juga merupakan paket kesepakatan dari pembelian Chelsea untuk David Luiz senilai £21 juta, sepertinya bukanlah sebuah kesalahan sampai akhirnya pelatih Benfica saat itu, Jorge Jesus, menggeser posisinya menjadi gelandang bertahan. 

Penampilan brilian Matic sebagai gelandang bertahan bersama Benfica membuatnya diganjar penghargaan individu Primeira Liga Player of the Year 2012/13, setelah sebelumnya memenangi penghargaan bulanan sebanyak tiga kali di musim tersebut. Ia juga mempersembahkan gelar liga Portugal untuk Benfica pada musim 2013/14.

Kali ini Chelsea bersedia meralat keputusan mereka dan mendatangkan kembali pemain kelahiran 1 Agustus 1988 itu ke Stamford Bridge tiga tahun setelah dijual ke Benfica. Bermain di bawah kepelatihan Jose Mourinho, Matic menahbiskan dirinya sebagai gelandang bertahan terbaik di Inggris dan membawa sang mantan kembali mengangkat trofi Premier League pada 2014/15 yang terakhir mereka menangi pada edisi 2009/10.

Pages