Adam Ounas: Pemain Muda Incaran Manchester United yang Sukses Menghebohkan Twitter

Gelandang muda Bordeaux ini sudah sering dikaitkan dengan Old Trafford sebelum mem-follow akun Manchester United di media sosial. Andrew Gibney membahasnya untuk Anda…

Kisah 60 detik

DATA & FAKTA

  • Tanggal Lahir: 11 November 1996
  • Tempat Lahir: Chambray-les-Tours, Perancis
  • Tinggi: 170 cm
  • Posisi: Penyerang
  • Klub Saat Ini: Bordeaux (30 penampilan, 6 gol)
  • Karier Internasional: Perancis U-20 (1 penampilan, 0 gol)

Baru beberapa waktu yang lalu Bordeaux masih merupakan salah satu tim terbaik di sepak bola Prancis. Jean Tigana, Zinedine Zidane, Sylvain Wiltord dan… ehm, Clive Allen, adalah pemain-pemain yang berperan besar dalam kesuksesan klub ini.

Bahkan baru-baru ini, ketika Laurent Blanc memimpin timnya yang juga berisi Yoann Gourcuff yang lincah, Les Marine et Blanc nyaris mengamankan tiket semifinal Liga Champions.

Fans kemudian mengharapkan permainan menghibur dari mereka. Tapi pada bulan Januari, Sunderland merekrut Wahbi Khazri, sosok yang menonjol di tim mereka yang biasa-biasa saja, yang berperan penting dalam terciptanya 12 gol Bordeaux sebelum bergabung dengan misi penyelamatan diri Sunderland dari jurang degradasi.

Untungnya, manajer Willy Sagnol memiliki pemain andalan lain di dalam skuatnya. Tiga bulan sebelum kepindahan Khazri, Adam Ounas membuat debutnya liga di Lorient, dan memberikan kontribusi instan bagi timnya. Bordeaux memang kalah 3-2 dalam pertandingan tersebut, tapi semangat Ounas, ketajaman, dan gol sundulannya di menit ke-89 membuat sejumlah suporter kembali berani berharap dan bukannya putus asa.

Penampilannya juga bukan sekedar penampilan bagus sesaat: pemain berusia 19 tahun ini mencetak gol kemenangan yang menakjubkan saat melawan Troyes di hadapan suporter mereka sendiri dan tampil sensasional saat Bordeaux mengalahkan AS Monaco 3-0 di babak 16 besar Coupe de la Ligue. Sagnol memang kemudian dipecat setelah musim yang buruk, tapi tak ada yang meragukan Ounas adalah kilasan cahaya di musim mereka yang suram.

Kenapa Anda Harus Mengetahuinya

Manchester United dilaporkan tertarik mengontrak Ounas musim panas ini, dan Jose Mourinho rupanya menginginkan pemain muda tersebut untuk menjadi bagian dalam skuat barunya. Sang pemain sendiri malah membuat rumor kian memanas dengan mem-follow akun Twitter United akhir pekan lalu, dan ia melakukan hal yang sama pada akun Wayne Rooney, Bastian Schweinsteiger, Anthony Martial dan Marcus Rashford di Instagram.

Sang pemain sendiri malah melakukan hal yang membuat rumor kian memanas dengan mem-follow akun Twitter United di akhir pekan lalu

Terlepas dari apakah pelatih asal Portugal tersebut benar-benar tahu siapa Ounas, ketertarikan ini menunjukkan bahwa orang-orang yang tepat memperhatikan apa yang terjadi di Gironde. Sunderland juga dikabarkan menginginkan sang pemain di akhir musim lalu.

Ada kemiripan dengan Eden Hazard dari caranya bergerak dan apa yang dia bisa lakukan dengan bola, tapi julukan-julukan seperti "The New Anthony Martial" sebetulnya tak terlalu tepat. Yah, dia memang masih muda dan sama-sama berasal dari Perancis... tapi hanya itu kesamaan mereka.

Ounas adalah tipe pemain yang Anda inginkan untuk membantu Martial di sepertiga akhir lapangan; memberinya bola, dan melihatnya melakukan keajaiban dan mencetak gol. Dalam karirnya yang baru saja dimulai, ia seperti tak menunjukkan rasa takut atau keraguan akan kemampuannya sendiri – sesuatu yang akan membuat klub-klub besar merasa tertarik.

Kelebihan

Ounas suka memotong dari sayap, masuk ke ruang kosong di antara lini pertahanan dan lini tengah lawan, di mana ia bisa menciptakan masalah besar bagi mereka

Ada kegembiraan yang muncul seketika di benak mereka yang biasa menyaksikan Bordeaux ketika Ounas mendapatkan bola. Tidak ada yang yakin apa yang akan terjadi, tapi para penonton akan menantinya sambil berharap bisa melihat sesuatu yang hebat.

Pemain berusia 19 tahun ini nyaman bermain di tiap posisi di lini depan dan kedua kakinya sama-sama bagus, dan itu membuatnya sulit untuk dihentikan. Dia suka memotong dari sayap, masuk ke ruang kosong di antara lini pertahanan dan lini tengah lawan, di mana ia bisa menciptakan masalah besar bagi mereka.

Ounas diberkati dengan kemampuan untuk mengubah arah lari dengan mudah, dan keseimbangannya dalam penguasaan bola – dikombinasikan dengan kesadaran akan situasi di sekelilingnya – membuatnya akan terus menjadi ancaman untuk lawan di sepanjang pertandingan.

Ia sudah menunjukkan kedewasaannya dalam bertahan dan juga dalam proses pengambilan keputusan. Dia kadang-kadang memang masih mencoba melakukan terlalu banyak hal, tapi pemain berusia 19 tahun ini pun menyadarinya. Toh, Anda tidak akan benar-benar ingin menghilangkan bagian itu dari permainannya – kualitas itulah yang membuat pemain sepertinya spesial.

Adam Ounas

Meski belum menjalani semusim penuh di Bordeaux, Manchester United langsung menginginkannya

Kelemahan

Seperti kebanyakan remaja lainnya, Ounas harus memperbaiki beberapa hal. Pertama, ia harus meningkatkan kekuatan tubuh bagian atas jika ingin bersaing di tingkat tertinggi secara konsisten – tapi Ligue 1 adalah tempat yang sempurna baginya untuk berkembang. Dia bahkan belum bermain satu musim penuh di Perancis, sehingga memaksakan pindah saat ini juga sebetulnya menghadirkan resiko besar bagi sang pemain.

Pengambilan keputusannya terus membaik, tapi ia masih kerap gagal mengontrol bola seperti yang Anda harapkan – sesuatu yang bahkan masih dikeluhkan Sagnol terhadap pemain keturunan Perancis-Aljazair tersebut. Tapi, untuk seorang pemain sayap yang masih remaja, Anda mungkin bisa memakluminya.

Willy Sagnol

Sagnol memberikan kesempatan bagi Ounas untuk tampil mengesankan

Sama seperti ketika Eden Hazard melejit di Lille, Ounas harus terbiasa dengan meningkatnya perhatian lawan terhadap dirinya dan, dengan itu, ia harus memahami bahwa ia akan sering dilanggar dan ia diharapkan untuk kembali berdiri dan berlari.