Analisa

Alan Smith: "Manajer Terbaik di Dunia Menginginkan Saya. Bagaimana Mungkin Saya Menolak Man United?"

We are part of The Trust Project What is it?

Anda sempat masuk dalam FA School of Excellence di Lilleshall, yang sekarang sudah tidak beroperasi lagi, saat berusia 14 tahun, muncul dalam dokumenter ITV. Apakah benar Anda begitu tidak bahagia dan langsung pergi setelah beberapa bulan?

Kieran Kennedy, Winchester.

Benar. Saya masih sangat muda, 14 tahun, dan datang dari keluarga yang semuanya sangat dekat satu sama lainnya. Saya di Leeds pada waktu itu, tapi Lilleshall adalah sebuah lingkungan yang benar-benar berbeda.  Saya merasa homesick di lingkungan asrama dan ingin kembali bersama Ayah, Ibu, dan saudara laki-laki saya. Sebuah keputusan yang sulit untuk meninggalkan sekolah nasional ini, tapi rasanya gaya bermain saya lebih cocok dengan Leeds dibandingkan dengan bagaimana saya dilatih di sekolah nasional ini.

Bagaimana rasanya menciptakan gol dengan sentuhan pertama di pertandingan profesional pertama, sebuah tembakan kencang yang melewati David James di Anfield?

Robert Barry, Wokingham.

Rasanya penting. Tapi setiap gol berarti sama untuk saya, dari tim muda hingga tim utama. Yang berbeda adalah mencetak gol di tim utama berarti sangat besar untuk banyak orang lain. Gol itu mengubah hidup saya. Seharusnya saya berada di Israel untuk membela Tim Nasional Inggris U-18 tapi dibatalkan karena kondisi politik.

Saya kembali ke Leeds dan salah satu pemain kami cedera, dan saya diminta untuk berlatih bersama tim Utama. Saya dipilih masuk dalam skuat dan berpikir hanya akan menjadi pemain tambahan saja. Kami memang dikalahkan oleh Liverpool, tapi saya dimasukkan dan bang! –saya mencetak gol. Saya ingin lebih banyak lagi yang seperti ini.

Kami menghadapi Charlton seminggu kemudian dan saya masuk dan menciptakan gol lagi. Kami memiliki lingkungan yang sangat bagus di Leeds, dan Eddie Gray adalah pengaruh yang luar biasa besar untuk saya. Ia menjadi manajer di tim muda bersama Paul Hart dan saya tidak pernah mau mengecewakan mereka karena mereka sudah menunjukkan begitu banyak rasa percaya kepada saya.

Smith mencetak gol ke gawang Liverpool

Anda adalah bagian dari tim Leeds yang sangat muda, bermain bersama Jonathan Woodgate, Lee Bowyer, Harry Kewell, dan Stephen McPhail. Siapa talenta yang paling menonjol?

Dominic Mellor, Harrogate.

Saya adalah yang paling muda dan mereka merawat saya. Mereka semua memiliki bakat dan rasa lapar akan kesuksesan, sesuatu yang sangat vital. Kemampuan sepakbola McPhail sangatlah luar biasa, Kewell dan Jonathan juga kemudian melakukan banyak hal hebat di sepakbola, dan Bowyer juga. Stephen memiliki beberapa masalah kesehatan, yang akhirnya menghentikan dirinya bermain sepakbola, tetapi saya ingat mereka semua adalah orang-orang yang hebat.

Apa momen-momen terbaik Anda di perjalanan Leeds United di ajang Liga Champions pada musim 2000-01?

Scott Roberts, Dewsburry

Itu adalah sebuah petualangan yang luar biasa untuk klub kami, dan pengalaman yang hebat untuk kami yang saat itu masih berusia 19-20 tahunan. Saya menciptakan gol pertama kami di babak play off Liga Champions saat menghadapi 1860 Munich dan gol penentu kemenangan di leg kedua di Olympic Stadium.

Di babak grup kami bertemu Anderlecht, Lazio, dan Real Madrid, tapi berhasil lolos dengan masih tersisa satu pertandingan. Saya menciptakan satu gol bagus lagi menghadapi Lazio, tapi harus diakui saya hanya melakukan bagian mudahnya –Mark Viduka melakukan segalanya untuk saya! Kami lolos dengan masih ada satu pertandingan lagi jadi kami datang ke Bernabeu dengan cukup santai.

Rasanya hebat bagi kami untuk bermain menghadapi salah satu klub terbesar tanpa beban, dan kami memiliki dukungan yang luar biasa –rasanya seperti setengah Leeds datang di sana bersama kami. Viduka dan saya kembali mencetak gol, tapi kami tetap kalah 3-2. Kami mengalahkan Deportivo di perempat final, tapi di semifinal (menghadapi Valencia) selangkah terlalu jauh bagi kami. Ini adalah pertama kalinya kami gagal melewati para bek lawan. Bermain imbang 0-0 di kandang dan kemudian kalah 3-0 saat tandang.

Saya diusir keluar karena melakukan tackle yang buruk dan terlambat d leg kedua, sebagian besar murni karena rasa frustasi. Ini merusak perjalanan bagus kami di kompetisi ini, bagi saya. Tapi saya tidak akan mengubah apapun, saya mencintai setiap menit dari seluruh perjalanan ini.