Alasan-Alasan Mengapa Liga 1 2018 Sebaiknya Dimulai Sebelum Bulan April

Salah satu isu terbesar di Liga 1 Indonesia 2017 lalu adalah jadwal pertandingan. Cara terbaik untuk memperbaikinya? Menggelar liga musim depan lebih cepat daripada jadwal tahun ini!

Pro-kontra telah mengiringi perjalanan kompetisi Liga 1 tahun ini. Wajar. Ini pertama kalinya kompetisi dihelat oleh PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) yang bekerja sama dengan operator liga, PT LIB (Liga Indonesia Baru), setelah vakum dua tahun lamanya.

Evaluasi kini menjadi pembahasan seluruh aspek yang terlibat di insan sepak bola nasional. Masih banyak yang harus dibenahi dari sejumlah problematika seperti: kerusuhan antar-suporter, kinerja wasit yang buruk, kejelasan regulasi pemain asing (khususnya marquee player), hingga jadwal yang masih berantakan.

Berbicara mengenai jadwal Liga 1. Alangkah baiknya juga jika PSSI dan PT LIB mempertimbangkan Liga 1 musim depan agar dimulai lebih cepat sebelum April 2018. Cukup banyak alasan yang menjadi bahan pertimbangan untuk memulai Liga 1 lebih cepat di awal tahun 2018.

Agenda Padat, Jadwal Harus Dibuat Sebaik Mungkin

Masalah pengaturan jadwal sudah menjadi problematika klasik di sepak bola Indonesia. Bagaimana tidak, untuk menyesuaikan agenda internasional yang melibatkan timnas Indonesia saja masih sulit dilakukan PT LIB. Contohnya begini, di saat timnas Indonesia bermain melawan negara lain, baik itu bertajuk laga uji coba atau kompetitif dalam sebuah turnamen, kompetisi liga tetap berjalan.

Kasus itu cukup unik. Pasalnya di Eropa, atau tidak usah jauh-jauh ke Benua Biru, di Asia, banyak kompetisi yang memang diliburkan sementara karena jeda internasional. Jeda ini juga dimaksudkan untuk keadilan semata, karena, banyak pemain andalan klub yang dipanggil timnas negaranya masing-masing. Bagaimana bisa klub mengerahkan kemampuan terbaiknya, jika pemain andalannya tengah beraksi bersama timnas negaranya?

Timnas Indonesia akan menjalani jadwal padat di sepanjang tahun

Jadi, sebelum berbicara lebih jauh untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia di masa depan, alangkah bijaknya jika terlebih dahulu membenahi sistem jadwal kompetisi di Indonesia. Selain itu, patut diingat, kalau tahun depan agenda padat menanti seperti perhelatan Asian Games 2018 dan Piala AFF 2018.

Belum lagi dengan adanya kalender internasional FIFA yang melibatkan timnas Indonesia, serta libur lebaran atau puasa di negara yang mayoritas penduduknya beragama muslim. Dengan sejumlah pertimbangan tersebut, PT LIB seharusnya memulai Liga 1 lebih cepat tahun depan, apalagi dengan adanya wacana dihelatnya kembali Piala Indonesia. Praktis, jadwal akan semakin padat musim depan.