Analisis FFT: Crystal Palace 1-2 Man United

Analisis pertandingan ketat antara Crystal Palace melawan Manchester United di Selhurst Park menggunakan aplikasi analisis GRATIS kami, Stats Zone

Manchester United berhasil mengatasi perlawanan alot Palace dan lagi-lagi masalah cedera kembali menghantui tim asuhan Louis Van Gaal untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
 
Tim tamu datang tidak dengan membawa Angel di Maria (cedera) dan Robin van Persie (Virus), tetapi dengan banyaknya pergerakan dari sisi sayap dan umpan silang yang bertubi-tubi, pada menit ke 19, United berhasil mendapatkan hadiah penalti setelah umpan silang Ashley Young mengenai tangan (atau lebih tepatnya lengan atas) dari Scott Dann. United berhasil mengakhiri 306 menit tanpa golnya setelah Juan Mata mengeksekusi penaltinya dengan tenang. 
 
Mata membuka gol bagi United dari titik putih
Mata membuka gol bagi United dari titik putih

United mendominasi babak pertama dengan total 66.2% penguasaan bola dan 212 umpan sukses, dibandingkan dengan Palace yang hanya mencatat 79 umpan sukses. Dan lagi-lagi masalah cedera mendatangi tim tamu. Luke Shaw harus ditarik keluar setelah hidungnya terkena sikut dari James McArthur, dia digantikan oleh Jonny Evans, yang berarti perubahan posisi di lini belakang United, Phil Jones pindah menjadi bek kiri. Belum cukup satu, Wayne Rooney juga harus digantikan di babak kedua oleh Falcao, yang lagi-lagi gagal mencetak gol dan memperpanjang rekor tidak mencetak golnya bersama United menjadi 16 pertandingan.

Perubahan yang dilakukan oleh Alan Pardew pada turun minum berhasil membuahkan hasil, dia memainkan Jason Puncheon yang masuk menggantikan Joe Ledley, dengan posisi McArthur yang agak turun ke belakang dan Yannick Bolasie maju sejajar dengan pemain berotot mereka, Glenn Murray. Palace memiliki dua momen yang seharusnya bisa menjadi penalti, kalau wasit Michael Oliver melihat momen tersebut lebih jeli lagi. 

Pemain sayap asal Croydon, Jason Puncheon berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan bebasnya. Bola tendangannya terlihat mengenai kepala Daley Blind yang tidak melompat untuk menghalau bola, setelah itu bola langsung meluncur dengan deras ke gawang David De Gea yang tidak bisa berbuat apa-apa.

 
Puncheon merayakan gol penyama kedudukannya setelah tendangan bebasnya mengenai Blind
Puncheon merayakan gol penyama kedudukannya setelah tendangan bebasnya mengenai Blind

Gol itu memberikan Palace waktu kurang dari satu setengah jam untuk memenangkan pertandingan dan mereka sepertinya bisa memenangkan pertandingan, setelah dari menit ke 45 hingga 75, tuan rumah mencatatkan 6 tembakan ke gawang United, termasuk 2 tendangan Murray yang berhasil diselamatkan secara luar biasa oleh De Gea. Tetapi pada menit ke 78, Speroni melakukan kesalahan dengan keluar dari sarangnya yang membuat umpan silang Young bisa ditanduk dengan sempurna oleh Marouane Fellaini dan skor menjadi 1-2 untuk tim tamu.

Setelah itu Palace terus melancarkan tekanan kepada tim asuhan Louis van Gaal tersebut. Kesempatan terbaik mereka terjadi saat pertandingan menyisakan lima menit ketika Murray dengan cerdiknya melakukan pergerakan balik badan dan langsung melepaskan tendangan keras ke De Gea, untungnya penjaga gawang Spanyol tersebut berhasil menepis tendangan tersebut dengan lututnya. Mantan penjaga gawang Atletico Madrid tersebut sekali lagi menyelamatkan United, juga Ashley Young yang total sudah memberikan umpan terhadap terjadinya enam gol terakhir United.

United akan memastikan satu tempatnya di Liga Champions besok, kecuali Liverpool yang kini berbeda tujuh poin dari the Red Devils, menang saat melawan Chelsea. Sementara itu, Louis van Gaal masih berharap untuk bisa terus memberikan tekanan kepada Manchester City dan Arsenal, keduanya hanya berbeda dua poin di atas United. Untuk tiga besar, akan otomatis lolos ke babak utama Liga Champions musim depan dimana Van Gaal tahu dia harus terus membangun kembali timnya, terutama apabila De Gea jadi meninggalkan Old Trafford pada musim panas ini. 

 

Fakta Pertandingan 

  • Manchester United telah memenangkan 12 tanpa mengalami kekalahan dari 14 pertemuan terakhirnya dengan Crystal Palace.
  • United mengalami 2 kekalahan dari 23 pertandingan tandang mereka di London (M13 S8 K2), dua-duanya kalah dari Chelsea.
  • 3 gol tendangan bebas langsung Crystal Palace terjadi saat melawan Liverpool, Manchester City dan Manchester United.
  • Juan Mata sebelum berhasil mengeksekusi penalti di pertandingan ini telah gagal di 3 penalti terakhirnya di Inggris (semua kompetisi).
  • Ashley Young musim ini berhasil mencatatatkan assist terbanyaknya di Liga Primer Inggris (14) total itu sama seperti total dua musim lalu apabila digabungkan.
  • Palace berhasil melakukan tembakan lebih banyak (10) dibandingkan United (delapan), tidak termasuk tendangan yang di tepis.
  • Alan Pardew adalah manajer Palace pertama yang mengalami kekalahan 3 kali secara beruntun di Liga Primer Inggris, sejak terakhir kali Iain Dowie melakukannya pada Agustus/September 2004.