Analisa

Analisis FFT: Siapa Yang Akan Memenangkan Derbi Manchester Pekan Ini?

Jelang laga akbar Premier League antara pemimpin klasemen Manchester City dan rival sekotanya, Manchester United, yang hanya selisih dua poin di belakangnya, mantan pemain the Red Devils, Paul Parker, membandingkan kator kunci dari kedua klub dan mencoba menebak siapa yang menang...

We are part of The Trust Project What is it?

PARA MANAJER

Saya harus mengakui pandangan saya sedikit berubah kepada Louis Van Gaal, hanya dengan melihat bagaimana Manchester United bermain. Dia sangat kolot. Semua harus mengikuti filosofinya, tidak ada variasi, dan ia tampaknya akan berusaha untuk melakukan hal yang benar saat ini. Dia tetap menggunakan kata filosofi, yang agak menggangu saya dan bagi saya tidak benar-benar berhubungan dengan dunia sepak bola. Bagi saya kata itu lebih tepat digunakan di sebuah sekolah atau universitas.
 
Saya adalah seorang penggemar Manuel Pellegrini ketika ia berada di Malaga. Saya juga menyukainya saat ia berhasil di Villarreal, di mana ia memiliki tim yang sangat, sangat bagus. Jika saya melihat apa yang membuatnya bisa bertahan, dan sepertinya ia dua kali terancam dipecat, ia justru melaluinya begitu saja. Dia tidak mengeluh, dia tidak merengek, dia hanya menerima dan melakukan pekerjaannya.
 
Van Gaal cenderung lebih diktator, menurut pendapat saya. Jadi, jika Anda melihat kedua manajer, salah satu dari mereka memungkinkan pemainnya untuk mengekspresikan diri dan yang lain ingin mengontrol segala sesuatu yang dilakukan pemainnya. Ketika apa yang ia inginkan tidak terwujud, dia segera memberi tahu semua orang.
 
Tentu saja ini adalah perbedaan manajemen di antara keduanya. Pada titik ini, saya mendukung seseorang seperti Pellegrini, karena gaya sepak bola yang ia mainkan dan cara ia melakukan tugasnya.

Parker is impressed by Pellegrini's management style

Pages