Analisis Permainan Felipe Anderson Dalam Derby Capitalle

Penulis kita Erie Wicaksono, secara gamblang memberikan analisisnya terhadap permainan Felipe Anderson yang luar biasa saat menghadapi Sampdoria dan AS Roma, apakah dia adalah salah satu calon bintang masa depan Brazil?

Salah satu pemain yang menonjol dalam pertandingan Derby Capitalle semalam adalah Felipe Anderson. Pemain milik Lazio tersebut sukses menorehkan satu assist dan gol untuk menahan imbang Serigala Roma.
 
Pemain muda asal Brazil ini menjadi bahan perbincangan setelah berhasil tampil memukau sepanjang Serie A 2014/15 berjalan. Raihan sukses klub ibu kota Italia tak lepas dari kontribusi pemilik nomor punggung tujuh ini. Anderson berhasil membawa rasa Joga Bonito dalam skema permainan Lazio. Berduel satu lawan satu dengan pemain lawan bukan hal sulit baginya. 
 
Turun sejak menit awal menghadapi partai sarat gengsi, tak lantas membuat ia menurun penampilannya. Lini belakang dan tengah Roma beberapa kali harus siap menghadapinya. Tercatat semalam enam dari 10 take ons sukses dilakukan. Dibandingkan dengan ketika bertemu Sampdoria hanya dua kali gagal dari 11 percobaan. 
 
Umpan yang dilepaskan Felipe Anderson vs AS Roma
 
Sebelum bertemu tetangga satu kota, tujuh tembakan berhasil ia lepaskan dimana tiga membentur musuh, dua diselamatkan kiper il Samp, satu off target dan sisanya sukses merobek jala gawang. Ketika menghadapi Roma ia hanya dua kali coba mengancam gawang De Sanctis, satu tak jelas arahnya dan satu lagi mulus masuk ke pojok untuk merubah skor menjadi 0-2.
 
Tendangan yang dilepaskan Felipe Anderson vs AS Roma
 
Final third menjadi bulan-bulanan pemain satu ini. Kemampuannya untuk melepaskan umpan bagi rekannya patut mendapat acungan jempol. Menjamu Sampdoria di markas sendiri operan Anderson berhasil diterima 27 kali oleh teman satu tim dari 36 percobaan. Dua diantaranya bahkan berujung pada gol untuk membawa mereka menang 3-0. 
 
Tendangan yang dilepaskan Felipe Anderson vs Sampdoria
 
Menghadapi peringkat dua sementara Serie A, salah satu keahliannya itu masih terlihat dengan baik. Tiga dari enam sukses mendarat mulus, satu dari tiga berhasil diteruskan Mauri untuk merubah papan skor.

Umpan yang dilepaskan Felipe Anderson vs Sampdoria

Terlihat adanya penurunan kuantitas dari Anderson di dua pertandingan terakhir, tanpa mengurangi rasa hormat kepada Sampdoria mereka belum sepadan jika disandingkan dengan Roma. Selain itu gaya bermain Lazio juga berbeda kala menghadapi dua klub tersebut. Akhir pekan kemarin mereka coba menarik para pemain Roma untuk masuk ke dalam daerah pertahanan, dan langsung melepaskan serangan balik cepat memanfaatkan kelambatan Douglas Maicon di full back kanan.
 
Catatan di atas hanyalah bukti kecil bagaimana kemampuan dari pemain berusia 21 tahun. Menarik di tunggu pada pekan-pekan mendatang apakah bisa konsisten dan memberikan kejutan di Serie A musim ini.