Apa Yang Membuat Giroud Menjadi Andalan Arsene Wenger & Arsenal?

Pencetak gol Arsenal yang kekar ini jauh lebih dari sekedar tampan, kata jurnalis FFT, Aanu Adeoye - dan dia masih terus meningkat setiap pertandingan...

SIAPA YANG BUTUH RVP?

  • 2012/13 47 penampilan, 17 gol
  • 2013/14  51 penampilan, 22 gol
  • 2014/15 19 penampilan, 11 gol

Mengkritik pemain yang tampil canggung atau salah tempat adalah hal yang mudah, dan terkait Olivier Giroud, kritikan untuknya tak perlu dipikir dua kali.
 
Kesan pertama dalam diri Giroud adalah sosok yang tinggi, santai dan penyerang tengah yang agak kontras dengan rekan-rekan setimnya yang kecil dan memiliki kemampuan teknis.
 
Namun di balik sosok tersebut, apa yang akan anda temukan adalah striker yang terus-menerus berkembang dan disebut oleh Wenger sebagai 'penyerang tengah sempurna' untuk Arsenal. 
 
Dirinya baru saja mencetak dua gol ke gawang Middlesbrough untuk membawa timnya ke perempat final FA Cup, Giroud mencetak gol ke-11nya dari 19 pertandingan dalam kemenangan 2-1 atas Crystal Palace, menjadi pemain ke-48 dalam sejarah Arsenal yang mencetak 50 gol atau lebih.
 
Musim ini jauh dari kata ideal untuk pemain Prancis ini, yang pertama kali absen selama tiga bulan karena cedera patah kaki di Everton dan kemudian diusir wasit pada Boxing Day melawan QPR.
 
Terlepas dari faktor yang mengurangi perannya ini, ia telah kembali bermain dan menorehkan delapan gol dan dua assist dalam 15 penampilan. Dalam musim di mana sebagian besar berita didominasi oleh adaptasi mulus Alexis Sanchez untuk sepakbola Inggris, kepahlawanan Giroud ini tidak tampak.

Menghancurkan Palace

Dalam kemenangan telak di Palace, Arsenal mampu bertahan dari tekanan besar tuan rumah, terutama di babak kedua, dan mengandalkan serangan balik cepat.
 
Dengan Santi Cazorla, Sanchez, dan Mesut Ozil beroperasi di sekitarnya, Giroud adalah komponen integral dari banyaknya serangan balik Arsenal yang mengalir. Menerima bola 52 kali - lebih banyak dari pemain dari kedua tim - ia adalah aset penting untuk menahan bola atas, memperlambat tempo permainan untuk menghentikan serangan.
 
Kombinasi umpan paling terbanyak dalam laga di Selhurst Park (16) adalah antara kiper Kolombia, David Ospina dan Giroud, ini merupakan indikasi bahwa seharusnya Arsenal memainkan gaya yang lebih langsung, mereka memiliki penyerang tengah yang mampu berkembang dalam kondisi tersebut.

Meskipun tingginya mencapai 6 kaki lebih, Giroud tidak sama dengan Sanchez, dan seperti setiap pemain sepak bola lainnya, ia bukannya tanpa kesalahan.
 
Dia sering dituduh melayangkan lengannya di udara mencari-cari pelanggaran lawan yang sebenarnya tidak ada. Tapi apa yang ia tawarkan untuk Arsenal adalah hal yang unik dari pilihan penyerang lainnya.

Sementara Welbeck, Sanchez dan Theo Walcott semua bisa bermain di ketiga posisi menyerang, Giroud berfungsi sebagai titik fokus untuk serangan yang kadang-kadang mungkin tampak kurang fokus dan terarah.
 
Baginya dan bagi Arsenal, itu adalah kombinasi yang sempurna. Dengan dia di dalam tim, The Gunners menyerang lebih efektif, karena dia seringkali bermain dengan membelakangi gawang untuk membawa pemain lain ke permainan dengan cukup satu sentuhan dan umpan cekatan.

Kakinya Bagus Untuk...

Ini adalah hal yang lumrah bagi para pakar dan analis untuk melindungi penyerang bertubuh besar (Rickie Lambert, Peter Crouch dan Andy Carroll, misalnya) dengan memuji kemampuan mereka sebagai pemain yang sebenarnya, tapi Giroud benar-benar memiliki gerak kaki yang luar biasa dan teknik untuk menunjukkan bahwa ia sama nyamannya dengan bola di udara seperti dengan bola di kakinya.
 
Keterlibatannya dalam banyak gol Arsenal merupakan buktinya. Seolah-olah ingin menunjukkan bahwa dia juga memiliki trik, Giroud mencoba dan berhasil menyelesaikan kedua take-ons-nya melawan Palacema, satu di antaranya layak menjadi perhatian ut. Menerima bola yang melewati garis tengah ia berdiir menghadap gawang, menipu Scott Dann dan membuat bek tengah Palace itu terjatuh dan membutuhkan pertolongan medis.

Sekitar saat ini pada tahun lalu, ada keprihatinan serius tentang posisinya di dalam; Yaya Sanogo menjadi starter dalam laga penting melawan Bayern Munich dan Liverpool karena Giroud kesulitan tampil bagus dan berurusan dengan tuduhan di sebuah tabloid karena hubungan di luar nikah.
 
Namun 12 bulan kemudian, nama pemain Prancis ini aman di daftar line up, seolah peristiwa itu tak pernah ada. Pada bulan Januari ada mosi percaya dari Wenger soal siapa oenyerang favoritnya: Lukas Podolski, Joel Campbell dan Sanogo semuanya diizinkan meninggalkan klub dengan status pemain pinjaman masing-masing ke Inter Milan, Villarreal dan Crystal Palace.
 
Ketiganya telah mengikuti audisi dan kemudian gagal mendapatkan posisi Giroud dalam tim, membuat Wenger memberikan jalan pada pencetak gol Prancis tersebut untuk menjadi pilihan utamanya.
 
Tapi pulihnya kepercayaan manajer Arsenal pada Giroud juga merupakan berita buruk bagi Welbeck, yang harus puas bermain di sayap lagi meskipun dia datang ke Arsenal dengan harapan bisa bermain reguler sebagai penyerang tengah, posisi favoritnya yang jarang ia dapatkan semasa bermain untuk Manchester United.

Andalan Wenger

Pada usia 28 tahun, Giroud adalah seorang pemain berkembang yang terlambat setelah mengambil jalan panjang dari mulai di Ligue 1 yang sebelumya tidak terkenal menjadi striker terkemuka untuk klub top Liga Primer. Pada 2010, dia masih bermain untuk klub divisi dua Prancis, Tours, sebagai pemain pinjaman dari Montpellier bersama rekan setimnya di Arsenal saat ini, Laurent Koscielny.
 
Namun menariknya, Giroud telah membuktikan bahwa dia masih menjadi pemain yang mampu meningkat dengan konsisten. Dalam musim pertamanya bersama Arsenal, dia mencetak 17 gol, dan kemudian 22 gol musim lalu, ketika mereka memenangkan Piala FA. Meskipun cedera pada musim 2014/15, golnya telah mencapai dua digit, dan dengan bakat kreatif Ozil dan Cazorla yang menyediakan banyak amunisi di belakangnya, ia juga bisa menyamai peluang mencetak gol musim lalu.
 
Itu sesuatu yang bukannya tidak diketahui sang manajer. Wenger dengan terang-terangan memuji pemain yang senegara dengannya setelah laga kontra Palace. "Dia memiliki bagian penting dalam permainan, untuk mempertahankan bola, untuk mencetak gol," kata pelatih The Gunners.
 
"Secara keseluruhan ia memiliki kontribusi yang besar. Saya bahagia untuknya. [Antara] ketika saya membawanya ke sini, dan [ketika] anda melihat dia hari ini, saya pikir ada perbedaan yang sangat besar. Itu pujian untuknya - dari pemain apa dia dulu dan pemain seperti apa dia sekarang, juga kredit untuknya sepanjang musim ini, di mana ia bekerja keras. Saya pikir dia masih bisa lebih baik lagi."
 
Dengan Arsenal menjadi satu-satunya klub Inggris yang tersisa di Liga Champions, Piala FA dan bersaing untuk merebut posisi empat besar, Wenger memiliki sejumlah pilihan menyerang yang akan dibutuhkan dalam beberapa bulan mendatang. Yang agak mengejutkan, adalah orang Galia yang tak tergantikan dalam rencananya. Olivier Giroud telah datang jauh dan, anehnya, masih ada lagi yang akan datang.

Arsenal vs Monaco ANALISA LANGSUNG dengan Stats Zone