Arsenal 4-1 Liverpool: The Gunners Sukses Menjadi Tim Paling Menyerang di Liga

Simak analisis kemenangan besar Arsenal atas Liverpool menggunakan aplikasi gratis kami yang tersedia di secara gratis iOS, Android dan desktop...

Liverpool datang ke Emirates berharap bisa menyeruak masuk empat besar namun harus pulang hampa karena lawan.
 
Kick off terjadi saat jam makan siang, anak asuh Brendan Rodgers lima poin tertinggal dari posisi keempat Manchester United dan Arsenal satu lebih banyak. Pada akhir pertandingan, tim besutan Arsene Wenger menjauhkan diri dengan sembilan angka dari Liverpool, terima kasih kepada tiga gol cepat dalam rentang waktu delapan menit sebelum jeda.
 
Halaman depan dan belakang didominasi oleh kontrak Raheem Sterling, dan ia bisa saja menyisipkan pesan ketika pertandingan berjalan 18 menit, peluang dapat berbuah gol jika bisa memanfaatkan bola hasil sodoran Lazar Markovic. 
 
20 menit kemudian, Arsenal berhasil unggul lewat Hector Bellerin, pemain asal Spanyol naik dari kanan masuk ke tengah dan membelokan bola ke tiang jauh gawang Simon Mignolet.

Tiga menit kemudian, The Gunners kembali membuat gol lewat kaki kiri. Sebuah tendangan bebas Mesut Ozil berakhir manis menandai nomor 200 Arsenal di Premier League. Ketika Liverpool sudah tak sabar menikmati jeruk saat jeda, Alexis Sanchez lagi buat Mignolet pungut bola dari dalam gawang, nomor 20 miliknya musim ini.
 
Babak kedua, Markovic digantikan Daniel Sturridge dan kembali ke empat bek, mereka berkembang namun Arsenal tak terpengaruh. Harapan bagi tamu ketika penalti Jordan Henderson menit 76, dua kali kartu kuning Emre Can dan kehancuran dari Olivier Giroud pada injury time.

Tanggapan Para Fans

Wenger memberikan sesuatu yang berbeda hari ini, memilih untuk memainkan pressing tinggi. Kejutan melihat Aaron Ramsey turun dari awal di depan, namun segera terlihat tujuannya yakni untuk menekan pemain tengah Liverpool.
 
Semua berjalan dengan baik dan akan semakin baik bila tiga gol terjadi pada 10 menit awal ketimbang akhir sebelum jeda pertandingan.
 
Liverpool bisa berbahaya dalam laga, menaikkan garis tekanan beresiko pada lubang lini belakang, mereka senang mengeksploitasi lini tengah Arsenal. Bisa jadi berbeda bila umpan Markovic diteruskan oleh Sterling.
 
Tiga gol cepat buat Arsenal lebih nyaman di babak kedua, walau Sterling pindah ke sayap untuk menganggu Hector Bellerin. Secara keseluruhan kemenangan manis bagi Arsenal buat jarak jadi sembilan angka. Dengan tujuh laga tersisa sulit bagi tim tamu untuk mengambil posisi Arsenal di liga.

Tim Stillman, kolumnis, Arseblog.com dan Goonersphere.com

Fakta Pertandingan

  • Liverpool hanya bisa satu kali clean sheet dari 19 laga melawan Arsenal.
  • Rekor tak kemasukan di laga tandang Liverpool berakhir di 596 menit.
  • Hector Bellerin (2) cetak gol lebih banyak ketimbang Mario Balotelli (1) musim ini.
  • The Gunners cetak gol lebih banyak lewat bola mati di musim ini ketimbang tim lain (20).
  • Ozil sudah cetak gol atau assist 7 gol dari delapan laga liga terakhir (3 gol, 4 assists)
  • Liverpool tertinggal tiga gol di babak pertama untuk kali pertama semenjak February 1994 vs Southampton.
  • Aaron Ramsey yang berikan assists untuk Bellerin dan Sanchez, terlibat dalam lima gol di empat laga terakhir.

  • Alexis Sanchez sudah sumbang 31 gol di segala ajang musim ini, 20 gol serta 11 assists. Sembilan lebih banyak dari pemain lain.
  • Liverpool tak bisa lepaskan shot on target hingga Emre Can lakukan di menit 57.
  • Jordan Henderson cetak empat gol dari lima laga liga terakhir.
  • Arsenal sudah buat tiga musuh dapat kartu merah musim ini, dua diantaranya pemain Liverpool (Can dan Borini).
  • Liverpool menang sekali satu kali dari 19 pertandingan di Arsenal (W1 D7 L11).
  • The Gunners menang sembilan laga beruntun di kandang, terakhir kali November 2005 sampai 13 laga.
  • Olivier Giroud cetak 10 gol dari 10 pertandingan di segala ajang.
  • Giroud jadi pemain pertama yang buat gol di enam pertandingan beruntun bagi Arsenal semenjak Emmanuel Adebayor di 2008.

Analisis pertandingan ini menggunakan Stats Zone