Asnawi Mangkualam Bahar: Pemain Termuda yang Mencetak Gol di ISC A

Banyak yang tidak mengetahui tentang kehebatan pemain ini, kemampuannya dalam mengatur tempo permainan hingga kemampuannya dalam mencetak gol. Gerry Putra dari FourFourTwo Indonesia menjelaskan kehebatan pemain muda Persiba Balikpapan ini dalam artikel ini...

Cerita 60 Detik

Asnawi Mangkualam Bahar bukan gelandang muda biasa. Di usianya yang baru 18 tahun, Asnawi mampu memperlihatkan kualitasnya sebagai gelandang masa depan Indonesia. Asnawi yang asli Makassar memang sudah menyukai sepak bola. Bahkan kerja kerasnya membuahkan hasil dengan berhasil menembus Timnas Indonesia U-19 tahun ini.

Sebagai seorang gelandang muda, permainan Asnawi sangat enerjik. Yang paling menarik tentu kemampuannya sebagai gelandang yang mampu mengalirkan bola ke depan, sekaligus penghubung antar lini. Kemampuannya itu di tunjukkan di Timnas Indonesia U-19 dan juga Tim PON Sulawesi Selatan (Sulsel).

Setelah gelaran PON selesai, Asnawi menjadi rebutan beberapa klub. Namun putra legenda PSM, Bahar Muharram itu memilih untuk bergabung dengan Persiba Balikpapan. Bersama dengan rekannya di Timnas Indonesia, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, tenaga muda Asnawi dibutuhkan oleh pelatih Jaino Matos. Pelatih asal Brasil tersebut memang menyukai peran pemain muda di timnya. Di tangan Jaino, Asnawi bisa berkembang lebih pesat dibanding saat ini.

Kenapa Anda Perlu Mengetahuinya

Asnawi bermain sebagai seorang gelandang di Timnas Indonesia U-19, Tim PON Sulses, dan juga Persiba Balikpapan. Ketika dia berada di lapangan, kita akan melihatnya seperti Evan Dimas saat masih berusia 18 tahun. Berperan sebagai pengontrol permainan merupakan tugasnya.

Aliran bola dari dirinya ke lini depan terasa lancar jika Asnawi benar-benar punya ruang yang luas untuk mengontrol bola. Yang patut diketahui adalah, Asnawi merupakan pencetak gol termuda di Indonesia Soccer Championship A. Di usianya yang baru 17 tahun lima hari, sepakannya berhasil membobol gawang Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Yang menariknya lagi, gol tersebut dia cetak saat melakoni debutnya bersama Persiba Balikpapan. Masuk ke Beruang Madu di bursa transfer putaran kedua ISC, Asnawi benar-benar membuktikan kualitasnya. Selain itu, hadirnya Asnawi juga memperkaya pilihan Jaino Matos di lini tengah. Selain Abdul Aziz, Asnawi juga menjadi pilihan tepat untuk lini tengah Persiba Balikpapan.

Saat ini, setiap pemain muda berbakat pasti akan dilabeli sebagai ‘The Next Evan Dimas’. Tapi rasanya, untuk Asnawi, ia bisa menjadi lebih dari Evan Dimas. Di usianya saat ini, Asnawi sudah sering mendapat kesempatan bermain di level senior. Dengan demikian, kemampuannya bisa lebih berkembang di masa mendatang.

Jaino Matos

Filosofi Jaino Matos yang membuat Asnawi memilih bergabung dengan Persiba Balikpapan

Selanjutnya: Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Asnawi?