Analisa

Bagaimana Cara Menghentikan Barcelona: 5 Pelajaran dari Atletico Madrid untuk Menghentikan Trio MSN

We are part of The Trust Project What is it?

2. Kurung Messi

Hampir semua pelatih sudah menyadari tidak ada satu pun pemain yang dapat melakukan penjagaan personal pada sosok asal Argentina tersebut; Anda harus menghentikannya melalui usaha secara kolektif

Poin ini secara khusus relevan bagi Messi. Saat ini, hampir semua pelatih sudah menyadari tidak ada satu pun pemain yang dapat melakukan penjagaan personal (man-marking) secara bersih pada sosok asal Argentina tersebut; Anda harus menghentikannya melalui usaha secara kolektif, memperlambat temponya, memaksanya ke pojok lapangan, dan melakukan blok.

Menariknya, di pertandingan ini Messi menghabiskan lebih banyak waktu dari biasanya di tengah. Ia kerap hanya berdiam menunggu bola, di mana pada titik ini Atleti mencoba agar seseorang dapat memblok operan tersebut. Penyerang Antoine Griezmann sering turun hingga ke daerah kotak penalti sendiri. Ia bahkan pernah berada di depan Messi sehingga memaksa bek kanan Barça, Sergi Roberto, memilih opsi yang kurang berbahaya.

Kendati demikian, tetap saja tidak mungkin memotong aliran bola ke Messi sepanjang waktu. Sang playmaker terlihat berusaha keras di dalam kotak penalti dalam beberapa kesempatan; sebagai respons, Atleti menaruh beberapa pemain di jalurnya, baik Gabi dan Stefan Savic sama-sama melakukan blok krusial. Ini berarti, hanya dua tendangannya yang mengarah ke gawang, dan bahkan salah satunya terdefleksi lalu ditangkap oleh Jan Oblak. Yang lebih impresif lagi, Messi hanya menciptakan satu peluang di sepanjang pertandingan.

BACA JUGA Evolusi Lionel Messi: Bagaimana Bintang Barça ini mengubah permainannya dan mengalahkan Ronaldo