Bagaimana Dampak Kembalinya Paul Pogba di Lini Tengah Manchester United

Kemenangan Manchester United atas Newcastle di Old Trafford menunjukkan mengapa Manchester United kehilangan sentuhan berkelas seorang Paul Pogba ketika dia absen selama dua bulan. 

Selama dua bulan bermain tanpa Paul Pogba, Manchester United seakan kehilangan nyawa dalam permainannya. Ibaratnya puzzle yang tidak sempurna jika satu kepingan hilang, permainan Man United juga tidak sempurna tanpa kehadiran Pogba yang menjadi 'mesin' penggerak di lini tengah.

Pogba cedera hamstring September lalu saat melawan Basel di Liga Champions. Sejak saat itu, Jose Mourinho selalu mengganti pasangan Nemanja Matic di lini tengah dari Ander Herrera, Marouane Fellaini, hingga memainkan alumni akademi Man United, Scott McTominay. 

Ketiga gelandang tersebut sedianya bermain baik menggantikan Pogba dengan gaya bermain mereka masing-masing. Tapi, ketiganya tak bisa melakukan hal yang biasa Pogba lakukan: menghidupkan tempo atau ritme bermain Man United dari lini tengah.

Alhasil, Man United sempat kehilangan momentum di lini tengah saat imbang tanpa gol melawan Liverpool, serta kalah dari Huddersfield Town dan Chelsea. Permainan dengan intensitas tinggi yang diperlihatkan Man United di awal musim, saat bermain dengan Pogba, tidak terlihat. 

Saat Pogba bermain di awal musim ini, Man United sanggup memainkan sepak bola yang indah dan mencetak total 10 gol dari tiga laga Premier League melalui tiga kemenangan beruntun melawan West Ham United (4-0), Swansea City (4-0), dan Leicester City (2-0).  

Matic, Herrera, dan Fellaini sedianya bermain baik menggantikan Pogba dengan gaya bermain mereka masing-masing. Tapi, ketiganya tak bisa melakukan hal yang biasa Pogba lakukan: menghidupkan tempo atau ritme bermain Man United dari lini tengah.

Performa dengan dinamika yang sama dari ketiga laga tersebut baru terlihat akhir pekan lalu, saat menjamu Newcastle United di Old Trafford pada pekan 12 Premier League. Bersamaan dengan comeback Pogba pasca pulih dari cedera, Man United menang 4-1 melalui gol Anthony Martial, Chris Smalling, Paul Pogba, dan Romelu Lukaku, yang membalas gol Dwight Gayle.

Dalam laga melawan tim arahan Rafael Benitez, Pogba mencatatkan namanya di papan skor dan memberi assist untuk gol Martial. Dampaknya begitu signifikan untuk Man United. Pogba memberikan efek instan yang langsung membuat fans Man United yakin, bahwa tim kesayangan mereka mampu mengejar Manchester City dalam perebutan titel Premier League.

Bukan hanya mengembalikan keceriaan di ruang ganti pemain karena sifatnya yang ramah dan mudah tersenyum, Pogba juga memberi pengaruh penting kepada permainan Man United.