Bagaimana Nasib Para Bintang Indonesia dalam Kemenangan atas Bahrain di Piala Asia 2007?

Ini adalah kemenangan yang tak akan pernah dilupakan kisahnya. Lalu, bagaimana nasib para pemain yang tampil dalam laga bersejarah tersebut?

Jendri Pitoy

Anda pernah mendengar nama Perseka Kaimana? Terdengar asing, bukan? Ya, klub asal Papua tersebut memang tak banyak diketahui khayalak, namun faktanya klub itu jugalah yang kini menjadi tempat bernaung kiper lawas tim nasional Indonesia, Jendri Pitoy, saat ini. Persika kini tercatat sedang bertarung di Liga 2 indonesia musim 2017.

“Sebenarnya saya sudah berencana pensiun, tapi karena ada tawaran, iya kenapa tidak. Maunya sih sudah jadi pelatih kiper, tapi ya masih dikehendaki untuk bermain,” ungkap kiper asal Manado tersebut, dinukil dari laman Striker.id baru-baru ini. Bahkan sebelum bergabung Perseka, ia sempat vakum setahun untuk mengurusi peternakan sapi dan ayam di kampungnya.

Saat masa jayanya, Pitoy banyak membela klub besar seperti Persija Jakarta, Persib Bandung hingga Persipura Jayapura. Ia tercatat membela Skuat Garuda sebanyak 17 kali termasuk satu pertandingan legendarisnya di Piala Asia 2007 lalu saat Indonesia menekuk Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno.

Ricardo Salampessy

Ricardo yang mencuat namanya sebagai salah satu anggota tim sepakbola Provinsi Papua untuk Pekan Olahraga Nasional tahun 2005 ini telah malang-melintang di level klub dan tim nasional Indonesia. Kepiawaiannya dalam menjalankan tugas sebagai bek kanan maupun bek tengah merupakan salah satu yang terbaik di bumi pertiwi. Gelar juara pun kerap kali ia persembahkan bagi tim yang ia bela.

Meski saat Piala Asia 2007 lalau Ricardo masih berumur 22 tahun, namun performa apiknya memang membuat Ivan Kolev tak ragu memainkan dirinya sejak menit pertama. Ricardo sendiri tercatat membela tim nasional senior sebanyak 21 kali.

Kini ia masih aktif bermain dan menjadi andalan bersama Persipura Jayapura, klub yang membesarkan namanya. Pada ajang Liga 1 musim 2017 ini, ia tercatat sudah 21 kali merumput dan masih menjadi andalan pelatih meski umurnya sudah tak muda lagi.

Pages