Bagaimana Nasib Para Pemain Indonesia yang Terlibat Sepakbola Gajah 1998?

Masih ingat dengan insiden 'sepakbola gajah' di Piala Tiger 1998? Ini kabar para eks pemain timnas yang bermain di laga kontroversial tersebut, termasuk Mursyid Effendi tentunya...

Dalam bukunya yang berjudul Soccer in the Sun and Shadow, Eduardo Galeano pernah mengatakan bahwa teriakkan kemenangan Inggris pada Piala Dunia 1966 masih terdengar hingga sekarang di Stadion Wembley, tempat dilangsungkannya laga final Piala Dunia tersebut. Stadion Maracana masih tetap menangis, meratapi kekalahan Brasil pada final Piala Dunia 1950. Dan di Stadion Olimpiade Munich, pertandingan final Piala Dunia 1974 antara Jerman Barat melawan Belanda terus diulang hingga sekarang. Singkatnya, hampir setiap stadion akan tetap mengingat peristiwa historis yang terjadi di atas rumput mereka, entah itu peristiwa yang membanggakan atau yang menyedihkan.

Lalu, bagaimana dengan Stadion Thong Nhat di Vietman, tempat di mana timnas Indonesia dan Thailand pernah membuat malu sepakbola dalam gelaran Piala AFF (saat itu disebut Piala Tiger) 1998?

Saat kedua tim harus bertemu pada pertandingan penyisihan terakhir Grup A, Indonesia dan Thailand sudah sama-sama mendapatkan satu tempat di babak semifinal. Namun mengetahui bahwa timnas Vietnam, tuan rumah Piala AFF 1998, hanya mampu menempati peringkat kedua di Grub B, Indonesia dan Thailand memilih untuk mempermalukan diri mereka sendiri. Demi menghindari Vietnam di babak semifinal, kedua tim bermain tak sportif: tidak berniat menang, membiarkan gawangnya kebobolan dengan mudah, dan parahnya, Indonesia membiarkan gawangnya dibobol oleh pemainnya sendiri dengan sengaja.  Jika dibandingkan dengan sepakbola kampung tanpa alas kaki dan wasit, yang dimainkan di lahan kosong dan baru bisa dibubarkan ketika terdengar suara azan, sportivitas yang diperlihatkan oleh kedua tim tersebut masih jauh tertinggal di belakang.

Alhasil, FIFA kemudian memberikan hukuman. Thailand dan Indonesia masing-masing didenda 40 ribu dollar Amerika, dan Mursyid Effendi, pemain yang mencetak gol bunuh diri, dilarang bermain di ajang internasional di sepanjang sisa hidupnya. Dan ketika kedua tim tersebut akhirnya juga gagal menjadi juara, takdir sepertinya ikut memberikan hukuman atas kejadian memalukan tersebut.

Di antara kisah sedih yang dialami stadion-stadion lainnya, Stadion Thong Nhat sepertinya mempunyai cerita yang paling menyedihkan.

Lalu bagaimana kabar para pemain Indonesia yang terlibat di pertandingan tersebut sekarang?   

Pages