Bagaimana Penampilan Para Pemain Bintang Dunia di Liga Super Tiongkok 2017 Sejauh Ini?

Kita sudah menjalani seperlima bagian dari Liga Super Tiongkok 2017. Sementra masih ada jalan yang panjang menuju akhir musim, para suporter memiliki kesempatan untuk menilai mana bintang asing yang tamkpil bagus atau buruk

Tampil Bagus

Paulinho (Guangzhou Evergrande)

Hat-tricknya di Uruguay pada kualifikasi Piala Dunia Maret lalu menunjukkan bahwa kepindahannya ke Tiongkok tidak secara otomatis membuat karier internasionalnya berakhir.

Gelandang Evergrande ini seharusnya menjadi bintang utama dari sederet nama besar yang menuju Asia, dan mungkin akan begitu adanya jika dia tidak dikritik karena membintangi situs judi bersama bintang porno Jepang.

Di luar hal itu, mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut tidak salah mengambil keputusan. 

Dia adalah pemain terbaik di tahun 2016 saat ia membantu Guangzhou meraih gelar CSL keenam secara beruntun. Musim ini ia tampil sama bagusnya, dan mungkin lebih baik.

Dia tidak hanya kembali ke tim nasional meski bermain di Asia, namun hat-tricknya di Uruguay pada kualifikasi Piala Dunia Maret lalu menunjukkan bahwa kepindahannya ke Tiongkok tidak secara otomatis membuat karier internasionalnya berakhir. 

Giovanni Moreno (Shanghai Shenhua)

Pemain asal Kolombia ini tidak terlalu mendapatkan sorotan seperti beberapa pemain asing besar lainnya, tapi setidaknya layak mendapatkan bayaran yang setara dengan mereka karena selalu tampil bagus dari pertandingan ke pertandingan dan dari musim ke musim.

Moreno, yang sudah menjadi pahlawan di mata suporter klub yang penuh gairah itu, telah memulai musim keenamnya di Shanghai dengan permainan cemerlang yang biasanya diibaratkan dengan cakrawala indah di kota tersebut.

Lima gol dalam enam pertandingan yang dicetak sang playmaker cukup mengesankan, namun fleksibilitas permainannya juga menjadi kualitas terbaik yang kami harapkan.

Oscar (Shanghai SIPG)

Lupakan dua kegagalan eksekusi penaltinya dalam beberapa menit melawan Urawa Reds di Liga Champions Asia - Shanghai masih akan lolos ke babak berikutnya - Oscar  sudah berhasil dengan mudah menggantikan playmaker Dario Conca yang meninggalkan klub.

Pemain asal Brasil itu mungkin lebih mahal dari pada pemain Argentina tersebut, namun uang sebesar $60 juta yang dibayarkan ke Chelsea pada bulan Januari lalu membuat perbedaan.

Oscar menjalin kerja sama yang baik dengan Hulk dan anggota tim lainnya dan sepertinya akan terus berlanjut. 

Eran Zahavi (Guangzhou R&F)

Sedikit yang memprediksi tim asal Guangzhou lainnya akan langsung melejit setelah enam pertandingan, namun mereka meraih 16 poin, tiga poin di atas Shanghai SIPG, Evergrande, dan Shandong Luneng melalui enam pertandingan.

Zahavi sudah pasti memainkan perannya dengan mencetak enam gol, pemain asal Israel  itu memimpin daftar top skorer dan unggul dari beberapa nama yang jauh lebih terkenal, termasuk Papiss Cisse (4) dan Hulk (3).

Jika dia terus mempertahankan performanya saat ini, pelatih Dragan Stojkovic dan anak buahnya bisa bertahan cukup lama.

Hulk (Shanghai SIPG)

Sang striker tiba di musim panas 2016 dengan sorotan yang luar biasa dan harga mahal. Saat tiba di Tiongkok, nafsu makannya meningkat, sampai-sampai cederanya memburuk.

Dia kembali pada bulan Februari dengan tubuh yang lebih besar tapi tampaknya performanya membaik, dengan mencetak gol kemenangan melawan di FC Seoul di Liga Champions Asia.

Tak seperti striker-striker lainnya, Hulk memberikan ancaman terus-menerus kepada bek lawan dengan mencetak tujuh gol dalam 10 penampilan di semua kompetisi.

[SELANJUTNYA: Siapa saja pemain yang bermain buruk dan harus bekerja keras lagi?]