Analisa

Best XI Liga 1 2017 versi FourFourTwo Indonesia

We are part of The Trust Project What is it?

Gelandang Serang: Wiljan Pluim (PSM Makassar)

Di Liga 1 lalu Wiljan Pluim seolah ingin menunjukkan sihir yang bisa diciptakan oleh seorang pemain di posisi nomor 10. Saat di liga-liga top Eropa pemain seperti itu mulai langka, Pluim terus melakukan hal-hal yang kelewat ajaib di lini tengah PSM Makassar. Ia bisa melewati lawan dengan cara tak terduga, mengirimkan umpan dari situasi yang sulit, dan mencetak gol-gol brilian.

Dengan pendekatan seperti itu, tampil sebanyak 32 kali bersama PSM Makassar, Pluim berhasil mencetak 12 gol dan mencatatkan 9 assist. Meski ia belum mampu membawa PSM Makassar untuk meraih gelar Liga 1, penampilan menawannya itu kemudian menjadikannya sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar pemain terbaik Liga 1. Dan saat ia berhasil meraih gelar tersebut, mungkin hanya sedikit orang yang merasa keberatan. Mau bagaimana lagi, ia memang benar-benar terlihat pantas untuk mendapatkannya.

Sayap kiri: Paulo Sergio (Bhayangkara FC)

Paulo Sergio sebetulnya lebih cocok berada di posisi gelandang serang, tepat berdiri di antara penyerang depan dan di depan gelandang bertahan. Namun karena posisi tersebut sudah ditempati oleh Wiljan Pluim dan meninggalkan Paulo Sergio dari tim ini adalah sebuah kesalahan besar, maka kami terpaksa menggesernya sedikit ke kiri – kami rasa dengan kualitas yang dimilikinya ia akan tetap baik-baik saja saat bermain di posisi ini.

Mulai bermain bersama Bhayangkara FC di pekan keempat, Paulo Sergio langung menunjukkan bahwa ia merupakan pemain yang sangat bisa untuk diandalkan. Sejak saat itu, ia langsung menjadi pusat permainan timnya. Setiap serangan berbahaya Bhayangkara FC kemudian berawal darinya, entah itu melalui situasi bola mati maupun open play. Jika timnya mengalami kebuntuan, ia pun akan muncul sebagai pembeda melalui gol-golnya. Dan jika Anda tak percaya, Anda dapat melihat catatan statistiknya. Dalam 29 kali penampilannya, Paulo Sergio mampu mencetak 9 gol dan mencatatkan 10 assist. Selain itu, ia juga merupakan pemain di Liga 1 yang paling banyak menciptakan peluang di mana ia melakukannya sebanyak 72 kali.

Penyerang: Sylvano Comvalius (Bali United)

Di bulan Juli lalu, Comvalius berhasil mencetak tujuh gol untuk Bali United. Satu bulan berselang torehan golnya meningkat menjadi sepuluh. Dan saat orang-orang menganggap bahwa ia akan segera mengalami penurunan ketika hanya mampu mencetak lima gol di sepanjang Bulan September lalu, Comvalius justru mengakhiri liga dengan torehan 37 gol, memecahkan rekor  Peri Sandria (34 gol) yang sudah mulai berkarat dalam sejarah liga Indonesia. Itu artinya, Comvalius saat ini merupakan pencetak gol terbanyak di liga Indonesia dalam satu musim kompetisi.

Anda mungkin berharap bahwa kami akan melakukan pembahasan yang sedikit lebih panjang mengenai penyerang yang satu ini. Sayangnya, kami sudah bosan untuk melakukannya. Bagaimana tidak, sejak Juli lalu, ia selalu menjadi pilihan utama di lini depan Best XI Liga 1 bulanan versi kami. Singkat kata, kami sudah kehabisan kata-kata untuk memuji ketajamannya di depan gawang lawan yang seperti tak berujung itu.

Temukan feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com

Topics