Best XI: Para Lulusan Akademi Chelsea yang Dibuang Klub Mereka Sendiri

Tampil menawan di tim junior Chelsea tak memberikan masa depan yang begitu menjanjikan di tim utama. Kesepakatan peminjaman dengan klub-klub Divisi Championship atau papan tengah Premier League hingga akhirnya harus dilepas dengan berbagai pertimbangan sudah menjadi pola klasik di klub London Barat tersebut. 

Berikut adalah susunan tim dengan 11 pemain yang pernah berstatus sebagai pemain akademi Chelsea, namun tak mendapatkan kesempatan besar untuk meneruskan jejak John Terry sebagai salah satu loyalis tersukses The Blues, termasuk mereka-mereka yang masih dalam status pemain pinjaman tapi tak memiliki harapan besar untuk menembus skuat utama Chelsea di masa depan.

Jamal Blackman (Penjaga Gawang) 

Jamal Blakcman bergabung dengan akademi Chelsea untuk kelompok usia 13 tahun dan kemudian masuk ke tim remaja. Meski belum pernah turun ke lapangan membela tim utama Chelsea, Jamal pernah masuk skuat untuk laga Premier League kontra Arsenal pada musim 2011/12 di Stamford Bridge yang berakhir dengan kekalahan 3-5. Di musim yang sama, Blackman mempersembahkan gelar FA Youth Cup bersama tim U-18. 

Mulai musim panas 2014, Jamal mulai merasakan peminjaman ke berbagai klub, termasuk ketika dia dipinjamkan ke klub Swedia, Ostersunds FK pada Maret 2016.

Kedatangan Willy Cabalero ke Stamford Bridge musim panas ini menutup pelung Blackman menembus skuat senior The Blues. Setelah memperpanjang kontrak hingga 2021 dia dipinjamkan ke klub Divisi Championship, Sheffield United selama semusim.

Robert Huth (Bek Tengah)

Mungkin seharusnya Robert Huth lah yang menemani John Terry di jantung pertahanan Chelsea dalam tahun-tahun kesuksesan yang begitu panjang sejak kepemilikan Roman Abramovich. Setelah menjadi pemain muda terbaik Chelsea tiga kali (2003-2005) dengan status sebagai pemain senior, Huth dilepas ke Middlesbrough pada musim panas 2006 setelah berkontribusi dalam dua raihan gelar Premier League di bawah kepelatihan Jose Mourinho.

Satu dekade berselang, Huth menjadi bagian sejarah penuh keajaiban bersama Leicester City yang menjadi juara Premier League, menambah koleksi medalinya menjadi tiga buah, bersama mantan pelatihnya di Chelsea sebelum pria Portugal itu mengambil alih, Claudio Ranieri.

Nathan Ake (Bek Tengah/Gelandang Tengah)

Keputusan Chelsea untuk melepas bek muda berbakat yang begitu populer di kalangan suporter ini memang cukup mengejutkan. Ketika ia dipanggil kembali ke Stamford Bridge dari masa peminjamannya di Bournemouth pada Januari 2017 karena performanya yang mengesankan di klub tersebut, harapan suporter begitu tinggi melihat Nathan Ake akan menjadi bagian penting skuat Antonio Conte di masa mendatang.

Namun musim panas 2017 sepertinya hanya menjadi episode penuh kekecewaan bagi para pemain muda Chelsea seperti sebelum-sebelumnya. Ake malah dilepas secara permanen ke Bournemouth karena The Blues lebih tertarik menggunakan jasa Antonio Rudiger, bek asal Jerman yang dibeli dari AS Roma.

Pages