7 Bintang Baru Serie A yang Bersinar di 2016/17

Serie A tak pernah berhenti menghasilkan bintang-bintang baru yang membuat kompetisi ini kian menarik. Begitu juga di musim 2016/17 ini. Zakky BM memilih tujuh nama bintang baru di kompetisi tertinggi sepakbola Italia ini...

Andrea Belotti (23 Tahun, Torino)

Sempat mencicipi bermain sebagai gelandang tengah dan penyerang sayap di awal kariernya, Andrea Belotti ternyata lebih moncer jika ditempatkan sebagai penyerang tengah dan pendulang gol bagi timnya. Masih berumur 23 tahun, masa depan Belotti diyakini akan cerah, apalagi ia telah dipercaya oleh tim nasional Italia senior untuk mengisi salah satu slot penyerang mereka.

Debut bersama tim nasionalnya ia lalui saat Italia ditekuk Perancis pada September 2016 lalu. Namun, gol perdananya baru ia ciptakan ke gawang Makedonia di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Bahkan golnya tersebut tercatat sebagai gol pertama pemain milik Torino untuk timnas Italia dalam 35 tahun terakhir. Sampai saat ini (pekan ke-24), Belotti telah mencetak 17 gol serta 3 assist untuk Torino. Singkatnya, ia sudah hampir 17 kali melakukan gaya selebrasi khas ayam jago yang sering ia peragakan ketika ia merayakan golnya ke gawang lawan di ajang Serie A musim ini.

Giovanni Simeone (21 Tahun, Genoa)

Jika sang ayah, Diego Simeone, merupakan benteng tangguh di lini tengah saat masih berkarier sebagai pemain, namun ternyata sang anak, Giovanni Simeone, memilih kemampuan lain sebagai andalannya. Kepiawaiannya dalam menaklukkan kiper lawan menjadikan dirinya idola baru di Genoa, klub Eropa pertama yang ia singgahi di perjalanan karier professionalnya. Maklum saja, Gio lebih banyak mengenyam ilmu di River Plate, salah satu klub besar di kampung halamannya, Argentina.

Gol perdananya datang di partai debutnya bersama Genoa. Namun itu bukan yang membikin heboh. Namanya mulai melejit dan banyak dibicarakan ketika ia mampu mencetak dua gol ke gawang Juventus saat Genoa menang dengan skor 3-1. Menjebol gawang Juventus bukanlah perkara mudah, maka oleh karena itu konsistensi pemuda Argentina ini sangat layak dinantikan, setidaknya sampai musim ini berakhir.

Federico Bernardeschi (22 Tahun, Fiorentina)

Besar dan dididik sebagai pemain muda di akademi sepakbola milik Fiorentina, Bernanrdeschi kini mengemban nomor keramat “10” di skuat utama Fiorentina sejak musim lalu. Tentu bukan tanpa alasan ia mampu mengemban nomor tersebut. Selain ia merupakan jebolan akademi, ia juga memang memiliki talenta spesial yang mampu membuatnya meroket dalam beberapa tahun mendatang.

Kini, ia sudah mengemas 10 gol serta empat assist di kancah Serie A Italia musim ini. Jumlah ini mungkin akan terus bertambah mengingat musim 2016/17 masih menyisakan banyak partai untuk dimainkan. Belum lagi, Fiorentina juga masih berlaga di fase knock-out Europa League musim ini.