Bintang-Bintang Asia Tenggara yang Ingin Kita Lihat Aksinya di Indonesia Super League

Dengan semakin berkembangnya sepakbola Asia Tenggara, klub-klub Indonesia sangat disarankan untuk mulai menengok regional ini untuk mencari pemain yang bisa mengisi satu slot pemain Asia di skuat untuk ISL 2017 nanti. Dan inilah enam nama yang sangat ingin FourFourTwo saksikan aksinya di Indonesia...

Siroch Chatthong (Thailand)

Dia adalah tokoh protagonis yang membuat tim nasional Indonesia harus mengubur impian untuk mengangkat trofi Piala AFF pertama kali. Dua gol yang diciptakan pada babak final leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, sukses membuat Thailand memukul balik Garuda dengan agregat 3-2.

Madura United sempat dikabarkan menginginkan pemain 24 tahun tersebut, sayangnya pihak klub Siroch, Ubon UMT United, enggan melepas striker andalan mereka. Itu disampaikan oleh pelatih Ubon sendiri, Scott Cooper.

Chatthong adalah sosok yang menggagalkan mimpi Indonesia memenangi Piala AFF 2016

“Kami tidak menerima tawaran dalam bentuk apapun saat ini, bahkan jika mereka (Madura United) makin serius soal ini, kami juga tak punya rencana untuk melepas dia pergi,” tegas Cooper.

Faiz Subri (Malaysia)

Namanya sontak mencuat setelah mencetak gol indah dari tendangan bebas yang kemudian menjadi gol terbaik di ajang Puskas Award beberapa waktu lalu. Faiz sendiri adalah pemain Penang FA yang berposisi sebagai gelandang serang.

Sebelum video gol keduanya ke gawang Pahang menjadi viral di seluruh dunia, Faiz termasuk rajin membuat gol dari jarak yang cukup jauh. Tak salah apabila Penang menjadikan pemain 29 tahun tersebut sebagai motor serangan utama tim.

Usianya yang sudah mulai menuju 30 tahun mungkin tidak akan dilirik oleh klub-klub dari Indonesia, namun kami sangat ingin menikmati permainannya di kompetisi tertinggi sepakbola nasional.

Kami sangat ingin melihat gol tendangan jarak jauh Faiz Subri secara langsung

Akan tetapi, jika bermain di Indonesia masih mungkin bagi sang pemain, masih ada dua sampai tiga tahun lagi untuk Faiz menunjukkan bakatnya tersebut. Tentu jadi hal yang menarik apabila dirinya menciptakan kejutan-kejutan lain di ajang Indonesia Super League (ISL) 2017 mendatang.

Safuwan Baharudin (Singapura)

Pemain timnas Singapura ini bermain sangat baik di Melbourne City yang meminangnya secara pinjaman dari Lions XII pada tahun 2015 lalu. Ia tampil enam kali dan mencetak dua gol untuk klub berjuluk The Heart tersebut.

Sialnya, masalah cedera punggung yang ia derita membuat Safuwan tidak jadi dipermanenkan oleh pihak Melbourne. Dirinya pun kembali ke Singapura dan kini menjadi bagian dari salah satu peserta Malaysia Super League, PDRM FA.

Safuwan Baharudin merupakan salah satu pemain paling menjanjikan di Singapura

Meski tidak bermain dengan cukup baik secara keseluruhan di ajang AFF Suzuki Cup 2016, pemain 25 tahun itu masih menawarkan kualitas di lini bertahan. Tak hanya itu, sama seperti Hamka Hamzah di tubuh Arema Cronus, Safuwan adalah tipikal bek ofensif yang rajin mencetak gol bagi tim yang ia bela.