Bintang-Bintang Veteran yang Masih Eksis di Sepakbola Indonesia

Nama mereka pernah begitu populer sejak awal 2000an, dan kini, memasuki usia senja, mereka masih terus eksis di Liga 1 dan Liga 2 Indonesia. Siapa saja?

Kompetisi sepak bola di Indonesia sudah banyak berubah. Kini banyak pemain muda yang memulai karier di dunia sepak bola profesional, yang sedikit banyak terbantu oleh aturan kuota pemain muda yang diterapkan PT. LIB selaku operator Liga 1 dan Liga 2. Namun, tak sedikit pula para pemain veteran yang masih bermain dan merasakan kerasnya sepak bola Tanah Air.

Bagi pecinta sepak bola era 2000-an awal, pemain-pemain seperti Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, hingga Firman Utina selalu menghiasi layar kaca dan ingatan saat menonton langsung ke stadion. Aksi mereka tak hanya dinikmati saat membela klub, tapi juga saat membela timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.

Kini, mereka masih menghiasi sepak bola Indonesia. Namun jika dulu mereka berkumpul dalam satu kasta tertinggi sepak bola Indonesia, kini mereka tersebar di beberapa kasta sepak bola Tanah Air.

Sangat menarik mengetahui siapa saja para ‘veteran’ yang masih menghiasi pesepak bolaan Indonesia. FourFourFourTwo Indonesia mencoba mengulas secara ringan beberapa pemain yang masih merasakan kerasnya kompetisi Liga Indonesia.

1. Gerald Pangkali

Gerald Pangkali pernah merasakan bermain di level atas sepak bola Indonesia, bersama Persija Jakarta dan Persipura Jayapura. Bersama Persija, ia pernah 'hampir juara' di musim 2007/08, sayang timnya akhirnya hanya menjadi semifinalis setelah ditaklukkan Sriwijaya di empat besar dengan skor 1-0.

Setahun kemudian, Pangkali pulang ke Persipura. Bersama Mutiara Hitam, ia malah mampu menyumbang gelar juara. Sebagai pesepak bola asli Papua, karier Pangkali terasa lengkap. Tak hanya tahun 2009, Pangkali juga menjadi bagian Persipura saat meraih gelar juara 2011.

Bersama Persipura pula ia mencatatkan jumlah penampilan terbanyak, yakni 128 dan 3 gol. Saat ini, namanya masih eksis di pesepakbolaan Indonesia. Namun, akhir-akhir ini namanya cukup tercoreng dengan kasus kekerasan di Liga 2 (kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia). Bermain untuk 757 Kepri Jaya FC, ia tersandung tindakan negatif dengan ketahuan menendang kepala pemain PSPS Pekanbaru, Defri Rizki. Pangkali pun menjadi pesakitan dan kini sedang menunggu hukuman dari Komdis PSSI atas tindakan tak sportifnya itu.

Pages