Ambisi Besar Persib: Proyek Galacticos atau Gagalticos?

Persib sekali lagi mengundang kehebohan dengan merekrut eks pemain Chelsea dan West Ham United, Carlton Cole. Dengan banyaknya pemain bintang di skuatnya, apakah proyek Persib ini akan berhasil?

Kedatangan Essien dan Cole di tubuh Persib memang menegaskan bahwa Persib sedang membangun tim dengan kekuatan finansial yang nyaris tak terbatas

Mungkin ada yang kurang setuju jika Carlton Cole, mantan jebolan akademi Chelsea, dikategorikan sebagai pemain berlabel Galacticos. Sebagian besar dari mereka yang tak setuju bisa jadi beralasan bahwa  pemain ini sebenarnya tak istimewa-istimewa amat. Kurun dua tahun terakhir hanya bermain 179 menit dan tanpa gol membuktikan bahwa penyerang asal Inggris ini memang ‘biasa saja’.

Namun, akan menjadi terlihat Galacticos jika menilai kedatangan pemain ini dari sisi kontraknya. Laman Transfermrkt yang kerap menjadi acuan dari basis data nilai pasar pemain, mencatatkan bahwa Cole sendiri memiliki nilai pasar €1,25 juta atau jika dirupiahkan kurang lebih Rp17 miliar.

Benarkah harga kontrak yang disodorkan Persib Bandung kepadanya sebesar itu? Tentu tidak.

Beberapa kabar menyebutkan kontrak Cole tak lebih tinggi dari kontrak Essien di Persib. Nilai pastinya, ada yang menyebut dalam kisaran Rp5 miliar. Namun, nominal Rp5 miliar tersebut (jika valid) pun sudah membuat dirinya menjadi seorang Galacticos di kancah sepakbola Indonesia sekarang. Setuju?

Hei, dia mantan pemain Chelsea!

Kedatangan Essien dan Cole di tubuh Persib memang menegaskan bahwa Persib sedang membangun tim dengan kekuatan finansial yang nyaris tak terbatas. Di saat tim-tim lain sebagian besar masih kesulitan mencari sponsor (lihat juara ISC A 2016 lalu, misalnya, Persipura Jayapura) atau sekadar mempertahankan pemain andalannya, Persib malah dengan mudahnya mendatangkan pemain anyar dengan harga selangit layaknya membeli kopi di warung sebelah.

Seperti yang telah kami sempat jelaskan dalam pembahasan Essien dalam artikel sebelumnya yang berjudul ‘Apa Faedahnya Merekrut Michael Essien bagi Persib Bandung’, jelas bahwa dari sisi marketing, dengan mendatangkan pemain kelas dunia, maka akan meningkatkan brand image Persib secara otomatis dan mampu menimbukan efek domino yang positif bagi klub, liga bahkan asosiasi sepakbola negeri sendiri.

Kini dengan datangnya dua pemain yang pernah merumput di Premier League Inggris, apakah Persib memang tak cukup dengan Essien saja sebagai ‘alat’ dari bagian promosi mereka? Harusnya sih, cukup.

 Namun, bisa jadi upaya mendatangkan Carlton Cole ini, selain memang membutuhkan penyerang tengah (terlepas Cole ini seret dalam urusan gol dalam dua tahun terakhir), memang Persib ingin menahbiskan dirinya sekaligus membuktikan bahwa klub asal kota kembang tersebut adalah lambang supremasi dari klub paling profesional sekaligus terbesar di Indonesia.

Bisa jadi, kan?

Carlton Cole sendiri mengaku tertarik dengan sepakbola Indonesia. Padahal, usut punya usut, istri Cole adalah warga negara Malaysia. Atmosfer sepakbola Indonesia jelas lebih menggiurkan, apalagi didukung dengan ribuan suporter yang siap memenuhi stadion setiap akhir pekannya.

"Saya tahu kalau Persib punya banyak fans fanatik. Hal itu membuat saya bersemangat ingin bermain di klub ini. Bermain di hadapan puluhan ribu fans merupakan sesuatu yang membanggakan bagi seorang pesepakbola, tak terkecuali saya," ungkap Cole seperti dinukil dari laman Bolalob.

Merapatnya Cole juga ada sangkut pautnya dengan kehadiran Essien. Toh, Cole sendiri memang pernah satu musim bermain bersama Essien dibawah naungan Jose Mourinho pada musim 2005/06 lalu. Ia menuturkan bahwa, “Mudah memilih saya datang kesini karena ada Michael Essien, dia pemain besar di Eropa dan saya sudah seperti saudara. Semoga kami bisa membawa Persib ke tingkat berikutnya.”

Kehadiran Cole (dan juga Essien) sudah pasti menumbuhkan ekspetasi berlebih bagi para sebagian bobotoh. Meski ada sebagian bobotoh tak terlalu berharap banyak terhadap Cole karena catatan statistiknya yang tak begitu menterang, namun secara keseluruhan, riuh rendah kedatangan pemain yang pernah berlaga di Premier League Inggris ini sudah pasti membuat banyak orang penasaran.

[SELANJUTNYA: Apa formasi yang cocok untuk PERSIB musim ini?]