Analisa

Cerita dari Jeda Internasional: Kartu Merah Konyol Dzeko dan Boikot Media Ala Argentina

Berbahagialah karena jeda internasional telah berakhir dan klub-klub kesayangan kalian akan kembali berlaga akhir pekan nanti. Tapi sebelum itu, banyak hal menarik dari jeda internasional kemarin yang perlu di simak. Dari mulai kejutan Thailand hingga aksi konyol Edin Dzeko telah tersaji. Bergas Agung mengulasnya...

We are part of The Trust Project What is it?

Asia Tenggara

Thailand beri sinyal bahaya untuk para pesaing di AFF Suzuki Cup 2016

Hanya beberapa hari sebelum Piala AFF 2016 bergulir, Thailand langsung memberikan sinyal bahaya bagi para pesaingnya. Pasalnya, Negeri Gajah melakukan kejutan di jeda internasional kemarin. Bagaimana tidak, pada Selasa (15/11) lalu, anak-anak asuh Kiatisuk Senamuang sukses mendapatkan poin perdananya di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia. Seperti diketahui, dalam empat laga sebelumnya, Thailand selalu menelan kekalahan. Satu poin perdana ini pun terasa spesial karena mereka dapatkan dari negara unggulan, Australia.

Dalam laga yang berlangsung di Rajamangala Stadium, Bangkok, itu Thailand mampu menahan imbang Australia dengan skor 2-2. Dua gol sang bintang, Teerasil Dangda, mampu membalikan prediksi banyak pihak yang menganggap Thailand hanya akan menjadi bulan-bulanan Socceroos. Nyatanya, Dangda dan kawan-kawan mampu menunjukkan permainan ciamik sekaligus menyatakan jika mereka bukanlah lumbung gol dan poin bagi persaing lain di Grup B babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2018 ini.

Kejutan dan penampilan memukau yang ditunjukkan Thailand merupakan bukti kuat jika mereka siap mempertahankan gelar Piala AFF dan siap menumbangkan lawan-lawannya di Filipina kelak. Tiga lawan mereka di Grup A Piala AFF 2016 yakni Singapura, Filipina, dan Indonesia jelas sedang dalam bahaya. Terlebih lagi pola 3-5-2 yang dimainkan pasukan Senamuang pada laga kontra Australia itu semakin matang dan siap mulai diuji pada Sabtu, 19 November mendatang, kontra Indonesia.

Filipina dan Singapura turut raih kemenangan

Dua lawan Indonesia lainnya di AFF Suzuki Cup 2016 mendatang, yakni Singapura dan Filipina, sama-sama meraih kemenangan di jeda internasional kemarin. Kedua negara tersebut meraih kemenangan dalam dua uji tanding sebelum turnamen terakbar di Asia Tenggara itu. Singapura berhasil meraih kemenangan atas kontestan lainnya yakni Kamboja dengan skor tipis 1-0. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Bishan Singapura itu, Yasir Hanapi menjadi pahlawan Negeri Singa dengan satu golnya. Kemenangan tersebut pun menjadi modal penting Singapura untuk menghadapi gelaran Piala AFF kelak.

Sementara itu, lawan perdana Singapura sekaligus tuan rumah Grup A Piala AFF 2016, Filipina, juga sukses meraih kemenangan pada laga latih tanding terakhir sebelum turnamen dua tahunan itu. Menjamu Kirgistan di Stadion Philippine Sports, The Azkals menang dengan skor 1-0 melalui gol yang dicetak oleh Misagh Bahadoran. Filipina memang serius dalam melakukan uji coba menjelang Piala AFF ini dengan selalu memilih lawan-lawan yang lebih kuat dari mereka, sebelumnya Phil Younghusband dan kawan-kawan telah menghadapi Bahrain dan Korea Utara. Sementara lawan terakhir The Azkals, Kirgistan, saat ini merupakan negara yang berada di peringkat ke-99 FIFA.

Eropa

Kursi Gareth Southgate tampaknya akan aman

Gareth Southgate sepertinya menyelesaikan jeda internasional kemarin dengan perasaan lega. Pasalnya, Inggris tak sekalipun menelan hasil buruk dalam dua pertandingan lalu. Pertama di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018, The Three Lions mampu menumbangkan Skotlandia dengan skor telak 3-0 di Wembley. Sementara pada Selasa (15/11) lalu, di tempat yang sama, Spanyol berhasil ditahan imbang dengan skor 2-2. Dua hasil itu jelas bukan hasil yang buruk bagi Southgate sebagai pelatih interim. Ditambah lagi, permainan yang diperagakan Adam Lallana dan kawan-kawan juga terlihat menjanjikan.

Walau belum memutus rekor tanpa kemenangan atas Spanyol sejak 2011, Southgate tampaknya akan diberikan kontrak empat tahun sebagai pelatih kepala Inggris pada akhir November ini. Legenda Middlesbrough itu pun bisa dipastikan akan terus memimpin The Three Lions termasuk di Piala Dunia 2018 mendatang, sekaligus menyingkirkan pesaing-pesaingnya yang juga dijagokan untuk mengisi pos pelatih Inggris seperti Arsene Wenger atau Alan Pardew.