Cerita Debut Para Pemain Naturalisasi Indonesia: Dari El Loco Hingga Ezra Walian

Mengingat kembali debut para pemain naturalisasi bersama tim nasional Indonesia dari Cristian Gonzalez hingga Ezra Walian. Seperti apa debut mereka dan bagaimana kontribusi mereka pada Merah Putih sejauh ini?

Cristian Gonzales (vs Timor Leste, 2010)

“Setiap pertandingan itu spesial. Tapi, saat pertama kali menjalani laga bersama tim nasional itu luar biasa, karena saya mencapainya dengan kerja keras. Jadi, laga pertama itu spesial,” Cristian Gonzales mengenang laga debutnya bersama timnas Indonesia saat melawan Timor Leste dalam sebuah laga uji coba pada tanggal 21 November 2010 lalu.

Mengenakan nomor punggung 17 dalam laga itu, Cristian Gonzales langsung menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang kelas satu bagi timnas Indonesia. Dalam laga yang dimenangkan Indonesia dengan skor 6-0 itu, berduet dengan Irfan Bachdim di lini depan, El Loco, julukan Gonzales, langsung mencetak dua gol. Gol pertamanya berawal dari bola rebound tendangan M. Ridwan, sementara gol keduanya berawal dari umpan cutback dari sisi kiri lini serang Indonesia.

Kehebatan Gonzales pun terus berlanjut bagi timnas Indonesia. Dalam gelaran Piala AFF 2010, selain berhasil mengantarkan Indonesia ke partai puncak, Gonzales juga berhasil mencetak tiga gol. Satu gol di laga debut, dan dua gol lainnya di dua laga semifinal melawan Filipina. Sayangnya, Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia di partai puncak.

Pasca berakhirnya Piala AFF 2010, Cristian Gonzales masih sering bermain dengan seragam timnas. Terakhir, dia masih menjadi andalan lini depan timnas di Piala AFF 2014, tetapi dia tidak mampu mencetak satu gol pun dalam gelaran tersebut. Secara keseluruhan, Gonzales tampil sebanyak 25 kali bersama tim nasional dengan torehan 11 gol.

Akhir-akhir ini, meski akan berusia 41 tahun pada bulan Agustus mendatang, Gonzales belum tampak mengalami penurunan. Pasca menjadi bintang Arema FC dalam gelaran Piala Presiden 2017, di mana dia berhasil menjadi top skorer dengan torehan 11 gol, peluang Gonzales untuk kembali berseragam timnas Indonesia terbuka lebar. Luis Milla, pelatih Indonesia saat ini, kabarnya tertarik untuk menggunakan jasanya di lini depan timnas Indonesia.

Sergio van Dijk (vs Arab Saudi, 2013)

Sergio van Dijk sebetulnya sudah berada dalam radar PSSI sejak tahun 2010 lalu. Tetapi karena faktor keluarga, proses naturalisasi penyerang yang saat ini bermain untuk Persib Bandung tersebut mengalami tarik-ulur. Dia baru bisa bermain bersama timnas Indonesia pada tahun 2013.

Saat itu timnas Indonesia bertanding melawan Arab Saudi di babak kualifikasi Piala Asia 2015. Meski Indonesia berhasil memberikan perlawan sengit, Arab Saudi akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang. Satu gol dari Boaz Solossa berhasil dibalas dua kali oleh Arab Saudi, melalui aksi Yahya Sulaiman dan Al Salem.  

Sergio van Dijk sendiri tampil penuh dalam laga debutnya itu. Meski beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, dia belum mampu memberikan dampak yang cukup signifikan untuk timnas Indonesia pada laga tersebut. Pasca laga debutnya itu, Sergio van Dijk kemudian menjadi andalan timnas Indonesia di Piala AFF 2014. Dia dipercaya Alfred Riedl, pelatih Indonesia pada saat itu, sebagai penyerang utama timnas. Sayang, dia tak sekali pun berhasil mencetak gol.

Sejauh ini, Sergio van Dijk hanya tampil sebanyak enam kali bersama timnas Indonesia. Dia baru berhasil mencetak satu gol dari enam kali penampilannya tersebut. Satu-satunya gol penyerang yang saat ini berusia 34 tahun tersebut terjadi dalam laga uji coba menghadapi Timor Leste pada tahun 2014 lalu. Saat itu Indonesia berhasil menang empat gol tanpa balas.