Chelsea yang Membosankan Sama Dengan Tim Terbaik Arsenal

Kritik yang diarahkan ke Chelsea itu tidak benar dan pemikiran yang salah, kata Jon Spurling (penulis lima buku Arsenal)...

Para suporter Arsenal yang menyuarakan ketidakpuasan mereka saat babak kedua di laga kontra Chelsea tampak konyol. Tidak begitu banyak kelompok suporter yang mengejek kepulangan Fabregas, dibandingkan mereka yang menyanyikan 'Boring, Boring Chelsea' saat tim Jose Mourinho menahan serangan tim tuan rumah di babak kedua.
 
Itu hanya menunjukkan bahwa taktik Chelsea dalam laga yang berakhir imbang tanpa gol begitu menjengkelkan, dan itu yang dirasakan para penonton. Itulah yang terjadi pada pendukung klub-klub besar seperti Arsenal yang belum melihat tim mereka memenangkan gelar selama lebih dari satu dekade. Mereka menyalurkan kemarahan terpendam mereka dan rasa frustrasi pada kelemahan tim mereka sendiri dan melimpahkannya pada pihak lain.
 
Diakui, tontonan di babak kedua laga itu sangat buruk, dengan suporter tim tuan rumah semakin frustrasi dengan ketidakmampuan tim mereka untuk mematahkan pertahanan terkuat. Suporter Arsenal sepertinya juga memancing reaksi dari Mourinho yang terkenal suka menyentuhkan tangan ke daun telinga (bahasa tubuh untuk mengisyaratkan seseorang seolah-olah tak mendengar hal buruk yang dikatakan kepadanya) dan melambaikan jari telunjuknya ke arah suporter Arsenal saat dulu diejek.

Mourinho di Emirates: Misi yang sukses

Mourinho di Emirates: Misi yang sukses

Sebaliknya, Mourinho justru menghabiskan sebagian besar babak kedua dengan berkeliaran di sekitar wilayah teknisnya, menginstruksikan timnya untuk tetap kuat dan tidak kehilangan bola ketika berada di bawah tekanan. Bukan berarti pemain Chelsea membutuhkan banyak perintah untuk melakukan itu. Mungkin inilah mengapa mereka saat ini unggul 13 poin dari The Gunners, dengan setidaknya satu tangan sudah menggengam trofi Premier League.
 
Nyanyian yang menuduh Chelsea membosankan terdengar oleh Mourinho, jika tidak ia tidak akan meluncurkan pembelaan yang kejam tentang pendekatan Chelsea pada  konferensi pers pasca-pertandingan. Tapi Jose menyampaikan teguran menyengat untuk fans Arsenal, setara dengan panah berduri menusuk targetnya dengan akurasi mematikan: "Kau tahu, saya pikir membosankan adalah 10 tahun tanpa gelar. Itu sangat membosankan, "tegasnya. Mengesampingkan argumen bahwa Chelsea menghabiskan banyak uang dalam beberapa tahun sebelum aturan FFP membatasi peran uang Roman Abramovich sementara The Gunners menghabiskan uang untuk pembangunan Emirates, Mourinho sangat tepat.

Penguasaan bola dan sepakbola mengandalkan umpan-umpan pendek itu bagus, tetapi jika Anda tidak memenangkan pertandingan, Anda tidak akan memenangkan liga

- John Terry

Begitu juga komentar kapten Chelsea, John Terry: "Penguasaan bola dan sepakbola mengandalkan umpan-umpan pendek itu bagus, tetapi jika anda tidak memenangkan pertandingan, anda tidak akan memenangkan liga." Terlepas dari kenyataan bahwa Arsenal dapat mempertahankan Piala FA dan menyelesaikan musim sebagai runner -up di Liga Primer, mereka hanya tidak bisa melakukan manuver dalam gaya bermain mereka untuk melewati bus yang diparkir Chelsea. Dan Arsene We

Satu Kosong Untuk Arsenal

Nyanyian suporter Arsenal di babak kedua menggambarkan rasa frustrasi dan ketidakberdayaan saat berhadapan dengan rival sekota mereka di London. Dalam 12 tahun terakhir, Chelsea telah memperkuat keungan mereka,menandatangani bek kiir Arsenal, Ashley Cole, pada 2006 (penjualan pemain pertama yang menandai era Arsenal menjadi klub penjual pemain ke klub-klub yang lebih baik) dan memenangkan Liga Champions, trofi yang secara historis belum pernah diraih klub London. Tapi yang sama pentingnya adalah Chelsea mengadopsi begitu banyak prinsip  yang pernah menjadi ciri khas tim Arsenal yang sangat sukses.
 
Tim besutan Bertie Mee yang memenangkan gelar ganda pada 1971 dan im besutan George Graham di akhir 1980an dan awal 1990an dibangun dengan pertahanan yang kokoh, semangat pantang menyerah dan mampu meraih hasil yang diinginkan. "Yang penting adalah tim menang. Saya akan biarkan yang lain mengkhawatirkan soal gaya bermain kami," kata Mee, yang timnya menang 1-0 atau tidak lebih dalam 11 pertandingan di musim 1970/71, termasuk delapan laga di Februari dan seterusnya saat mereka meraih gelar domestik pertama mereka dalam 18 tahun.

“Pada akhirnya tim saya menang. Saya tidak peduliI komentar orang lain tentang gaya permainan saya" - Bertie MeeYang penting adalah tim menang. Saya akan biarkan yang lain mengkhawatirkan soal gaya bermain kami," - Bertie Mee

“Pada akhirnya tim saya menang. Saya tidak peduliI komentar orang lain tentang gaya permainan saya" - Bertie MeeYang penting adalah tim menang. Saya akan biarkan yang lain mengkhawatirkan soal gaya bermain kami," - Bertie Mee

Setiap tim harus dibangun dari belakang

- George Graham

"Setiap tim harus dibangun dari belakang," tegas Graham, "Atau jika tidak anda akan membangun tim anda cara yang berbeda dan itu tidak akan berhasil." Tim asuhan Mee dan Graham adalah tim yang amat menggangu, dan suporter tampaknya cukup puas.
 
Sejumlah suporter yang tidak menyukai Arsenal akan menggerutu dan menyanyikan 'satu kosong untuk Arsenal' pada 20 tahun yang lalu, saat tim Graham berhasil menghentikan Parma yang penuh dengan pemain berbakat di Final Piala Winners 1994, berkat gol Alan Smith. Skornya? 1-0.

Era Kepelatihan Wenger

Beberapa hal tampak sangat berbeda di bawah Wenger, tapi pria Prancis juga menghargai nilai kemenangan tipis. Mungkin suporter The Gunners yang suka mengeluhkan gaya bermain Chelsea lupa bahwa tim Wenger 1997-1998 yang memenangkan gelar ganda memenangkan tujuh pertandingan liga dengan skor 1-0, enam di antaranya tercipta dari Februari dan seterusnya, termasuk kemenangan penting pada bulan Maret di Old Trafford.
 
Tim Arsenal besutan Wenger sebelumnya tidak menolak untuk bermain rapat di belakang, dan melebur permainan menyerang mereka dengan pertahanan kokoh yang dibentuk oleh bek-bek arahan Graham seperti Tony Adams, Steve Bould, Lee Dixon, Nigel Winterburn dan Martin Keown.
 
Keown pergi pada musim 2003/04, tapi Wenger masih mengakui bahwa pertandingan penting dari musim The Invincibles adalah hasil imbang di kandang United pada bulan September, "yang membangkitkan semangat sejati tim, dan menunjukkan kualitas perlawanan kami."

Membosankan atau berjaya? Skor 0-0 itu adalah awal dari musim tak terkalahan mereka

Membosankan atau berjaya? Skor 0-0 itu adalah awal dari musim tak terkalahan mereka

Seperti yang dijelaskan Wenger, "Semua tim Arsenal yang sukses memiliki pemimpin besar di lapangan, dan lini tengah yang dapat melindungi empat bek." Agaknya, para pemimpin yang ia sebutkan mengacu pada Adams dan Frank McLintock, yang menyatakan bahwa aturan pertama dalam pertandingan mereka adalah tidak kebobolan.

Semua tim Arsenal yang sukses memiliki pemimpin besar di lapangan, dan lini tengah yang dapat melindungi empat bek

- Arsene Wenger

John Terry, menampilkan sikap yang sama dengan yang nakhoda Arsenal dahulu kala, melakukan tugas yang sama seperti Adams dan McLintock dalam pertahanan Chelsea. Gelandang bertahan Wenger termasuk Emmanuel Petit dan Patrick Vieira yang, bila perlu, turun kembali untuk bertindak sebagai bek darurat. Ini sesuatu yang sekarang dilakukan para gelandang Chelsea dengan penuh percaya diri, seperti saat melawan Arsenal. Sejak tahun 2004, Arsenal telah mengorbankan kekuatan demi kecepatan, petarung-petarung handal demi playmaker. Mereka mungkin layak mendapatkan pujian, tetapi mereka belum memenangkan banyak piala.

Kebugaran dan Bakat Teknik

Awal pekan ini, Graham sendiri mengakui bahwa Chelsea-nya Mourinho sangat mengingatkan dirinya pada tim Arsenal. Penggemar Gunners tidak akan selalu memilih untuk kembali ke era sebelumnya: mereka telah menikmati sepakbola indah terlalu lama. Tapi menonton Chelsea di Stadion Emirates seharusnya mengingatkan mereka bahwa untuk memenangkan liga, tim membutuhkan kombinasi ampuh dari kecepatan, kekuatan, keteguhan dan kekejaman.
 
The Gunners telah menunjukkan peningkatan semangat musim ini dengan menang di Old Trafford dan Etihad, tetapi meskipun dengan kemunculan Francis Coquelin, dan semakin kokohnya lini pertahanan dalam beberapa pekan terakhir, kekuatan dan degterminasi adalah sesuatu yang dimiliki Chelsea tapi tidak Arsenal. 

Beberapa pertandingan adalah pertandingan sepak bola; beberapa lainnya adalah pertempuran yang harus anda menangkan

- Patrick Vieira

Ada lebih dari satu cara untuk memenangkan kompetisi dan, karena setiap penggemar Arsenal yang tahu sejarah klub mereka menyadari, bahwa tidak ada yang salah dengan parkir bus ketika itu dibutuhkan. "Beberapa pertandingan adalah pertandingan sepak bola; beberapa lainnya adalah pertempuran yang harus anda menangkan, apa pun yang terjadi. Tidak peduli bagaimana anda mencapainya," ujar Vieira pada tahun 2004.

Gaya bermain Vieira yang baja berhasil membawa trofi

Gaya bermain Vieira yang baja berhasil membawa trofi

Berpikir sebaliknya adalah sesuatu yang naif dan jika The Gunners berniat meluncurkan serangan yang realistis pada persaingan meraih gelar musim depan, mereka harus melihat dan belajar dari Chelsea-nya Mourinho. Pendekatan 'The Boring Arsenal' akan dibutuhkan  kembali saat diperlukan. Jika tidak, suporter Arsenal akan mengembik dengan rasa frustrasi saat tim dan manajer mereka kalah cerdas, kalah manuver dan kalah kuat dari Chelsea sekali lagi.
 
Nah, itulah yang membosankan.