Costa vs Drogba: Siapa Striker Chelsea yang Lebih Baik?

Dua penulis FFT penggemar The Blues, Garry Hayes dan Paul Wentworth, tidak sepakat. Baca pendapat mereka dan Anda tentukan sendiri siapa striker yang lebih baik

Mantan striker The Blues, Tony Cascarino, mengeluarkan pernyataan yang menarik beberapa waktu lalu. 

"Meski dia belum memenangi trofi sebanyak Didier Drogba, saya pikir Costa adalah seorang penyerang tengah yang lebih baik," ujar mantan striker Chelsea itu di halaman The Times. "Drogba menghabiskan banyak waktu untuk memeluk para bek, sementara Costa mengganggu mereka." 

Apakah itu hanya satu pendapat negatif di tengah banyaknya pujian untuk Didier? Ternyata Cascarino tidak sendirian. Para pembaca, silakan ungkapkan pendapat Anda... 

Diego Costa (Garry Hayes, @garryhayes)

Mencoba untuk membandingkan status legenda Didier Drogba di Chelsea dengan striker-striker lainnya adalah hal yang sia-sia. Apalagi, dia adalah sosok yang mempersembahkan Liga Champions untuk klub, mencetak gol di beberapa final Piala dan mengangkat gelar Premier League empat kali.

Dengan pencapaian itu, hanya sedikit pemain yang lebih besar statusnya di King Road. Tapi, perdebatan ini bukan tentang status legenda Drogba, namun Drogba sebagai pemain – dan kedua definisi itu sangat berbeda. Inilah alasannya mengapa opini bahwa Diego Costa lebih berbakat tidak boleh disangkal begitu saja.

Costa memiliki rasio gol terbaik dari semua pemain Chelsea sejak sistem Premier League dibentuk pada 1992

Kedua pemain ini cukup matang untuk dibandingkan, karena bermain di era yang sama – dan bahkan, untuk jangka waktu singkat, pada saat yang sama – dan memperkuat klub ini pada tahap yang sama dari karier mereka. Ini menarik untuk dicatat, bahwa Drogba saat berusia 28 tahun tidak memiliki banyak hal untuk ditawarkan dibandingkan Costa saat ini pada usia yang sama: ia mencetak gol lebih sedikit dan berkontribusi lebih sedikit dalam memberikan poin untuk klub. 

Juga perlu diingat bahwa Drogba sama pemarahnya dengan Costa, seperti yang dibuktikan dengan tamparan tidak perlunya ke bek Manchester United Nemanja Vidic di final Liga Champions 2008 yang membuatnya mendapatkan kartu merah. Jika sang striker tidak begitu bodoh, ia akan mengambil penalti kelima yang menentukan dalam babak adu penalti alih-alih John Terry.

Diego Costa

Costa merayakan gol kemenangan yang krusial ke gawang West Ham pada Agustus lalu

Costa jelas memiliki masalah perilakunya sendiri, tapi dia membersihkan citranya di bawah Antonio Conte dan sudah mencetak tujuh gol musim ini. Dikombinasikan dengan jumlah golnya dalam dua tahun sebelumnya di London barat, ia memiliki rasio gol terbaik dari semua pemain Chelsea sejak sistem Premier League dibentuk pada 1992.

Tidak hanya lebih baik dari Drogba, tetapi juga Gianluca Vialli, Eidur Gudjohnsen, Jimmy Floyd Hasselbaink, Gianfranco Zola, dan Frank Lampard. Para pemain ini telah memasukkan nama mereka dalam catatan rekor Chelsea dengan kontribusi mereka, yang akan membuat para penggemar secara otomatis menempatkan mereka di daftar teratas.

Namun fakta bahwa Costa belum memiliki kontribusi sebesar para pemain itu bukan berarti kita bisa mengecilkan kemampuannya. Dia lebih elegan daripada Drogba, yang biasanya dijadikan striker petarung di bawah kepelatihan Jose Mourinho, dan kemampuan tekniknya sering diremehkan. Pergerakan tanpa bola pemain berusia 28 tahun itu juga luar biasa, kualitas yang terbukti merupakan faktor utama mengapa rasio assist Cesc Fabregas begitu luar biasa di musim 2014/15. Gelandang The Blues itu mampu mengirim umpan lambung panjang karena mengetahui rekan setimnasnya itu akan mengejar bola. 

Costa membaca permainan dengan baik dan bekerja sama dengan cerdas bersama rekan satu timnya, dan dia juga mampu menawarkan ancaman fisik yang sama seperti Drogba. Tapi perbedaan utama mereka adalah bahwa ada lebih banyak atribut dalam diri pemain tim nasional Spanyol ini. Kemampuannya bermain di area sayap membuat Chelsea bisa beradaptasi dengan cara bermain mereka, Drogba yang lebih ke penyerang tengah satu dimensi, tidak pernah bisa melakukan hal yang sama.

Diego Costa

Costa berperan penting dalam kesuksesan Chelsea merengkuh gelar Premier League pada 2014/15