Di Manakah Irfan Bachdim Akan Bermain Musim Depan? FourFourTwo Punya Solusinya!

Dimanakah Irfan Bachdim berlabuh musim depan? BM Zakky dari FourFourTwo Indonesia mencoba memberikan penjelasan kemanakah Bachdim seharusnya bermain setelah dilepas oleh Consadole Sapporo...

Cedera cukup serius, tak diperpanjang kontraknya oleh klubnya di akhir musim dan gagal membela tim nasional membuat kami tak tega menyebut hal-hal seperti itu sebagai kesialan. Karena pada faktanya, semua nasib pesepakbola bisa saja seperti itu. Namun, Irfan Bachdim, yang kini mengalami itu semua, tak menganggapnya sebagai kesialan.

Namanya mulai menggema sejak pagelaran AFF Suzuki Cup 2010 lalu saat berduet bersama Cristian Gonzales, pria berdarah Indonesia dan kelahiran Amsterdam ini kini dianggap sebagai salah satu pemain berkuallitas yang dimiliki oleh persepakbolaan Indonesia. Tak sedikit dari kita yang menyesalkan ketidak ikutsertaan dirinya pada AFF Suzuki Cup 2016 kali ini. Hal tersebut membuktikan bahwa peranan dirinya memang super-penting bagi tim nasional Indonesia. Coba hitung saja sudah berapa komentar serta artikel yang membahas peranan Irfan di lapangan? Kami yakin, itu cukup banyak.

Karier sepakbola Irfan di level klub, kini berada di tangannya sendiri. Pasca kontraknya habis dengan kampiun J-League 2 musim ini yaitu Consadole Sapporo, Irfan bebas memilih dan klub-klub pun bebas untuk mengontak kesediaan dirinya untuk berlaga di musim depan. Beberapa kabar berhembus, tiga klub Indonesia yaitu Persib Bandung, Bali United dan Madura United berminat untuk menggunakan jasa Irfan untuk berlaga di ISC (atau ISL) 2017 mendatang. Benarkah demikian? Berikut beberapa prediksi dan saran dari kami…

Bisakah Irfan menemukan tim baru dalam waktu dekat ini? (Foto: J.League)

Irfan Bachdim hanya bermain 241 menit di pertandingan resmi dari tiga musim perjalanannya bersama Venforet Kofu di J-League 1 dan Consadole Sapporo di J-League 2.

Tetap Bermain di Jepang

Kami tak menutup mata bahwa selama Irfan berkarir di Jepang, menit bermain yang ia dapatkan tak begitu banyak. Sejak kedatangannya di negeri samurai pada awal tahun 2014 lalu, praktis Irfan Bachdim hanya bermain 241 menit di pertandingan resmi dari tiga musim perjalanannya bersama Venforet Kofu di J-League 1 dan Consadole Sapporo di J-League 2. Bahkan di musim terakhirnya bersama Consadole Sapporo, meski tim meraih gelar juara dan berhak promosi, Irfan hanya dua kali bermain, sekali di ajang liga dan sekali di ajang Piala Emperor. Pun, hanya satu assist yang dicatatnya selama satu musim tersebut.

Namun tak ada yang salah jika Bachdim tetap menjadi keras kepala untuk bermain di Jepang meski hanya di kesebelasan divisi kedua seperti musim sebelumnya. Ia bisa mendapatkan banyak pengalaman meskipun hanya sekadar sering berlatih bersama, misalnya. Bayangkan saja, tak bermaksud untuk mendiskreditkan usaha dari seorang Irfan, ia yang ‘hanya terus’ berlatih bersama pemain sekaliber Shinji Ono dan Jonathan Reiss sepanjang musim lalu di Consadole Sapporo saja sudah mampu menjadi pemain yang luar biasa, terbukti kala dirinya bermain impresif di laga ujicoba timnas Indonesia sebelum AFF Suzuki Cup 2016. Tak terbayang tentunya jika Irfan Bachdim menjadi andalan sebuah klub Jepang. Pastinya sangat luar biasa.

Kesebelasan seperti Nagoya Grampus, Shonan Bellmare ataupun Avispa Fukuoka yang baru saja terdegradasi dari J-League 1 musim ini, mungkin bisa saja menjadi destinasi Irfan di musim selanjutnya. Memang ini hanya saran saja, namun tak ada salahnya jika saran dan prediksi seperti ini akan benar terjadi di musim depan.

Minimnya waktu bermain di Jepang tidak menghalangi perkembangannya (Foto: J.League)