EKSKLUSIF: Raphael Maitimo Bicara Tentang Karier dan Sepatu Bola

Di antara banyak pemain naturalisasi yang dimiliki oleh Indonesia, Raphael Maitimo bisa dibilang merupakan salah satu yang terpopuler. 

Selain Cristian Gonzalez, Maitimo juga merupakan salah satu pemain naturalisasi yang paling banyak membela timnas dengan 21 penampilan sejauh ini. Popularitas dan kemampuannya diakui sampai-sampai adidas Indonesia sering menggunakan jasanya sebagai duta kegiatan-kegiatan mereka.

Dalam perhelatan turnamen Destroy vs Control yang diselenggarakan oleh adidas di Kuningan City, Jakarta, pada akhir pekan kemarin (8/8/2015) pun Maitimo diundang menjadi salah satu dari empat juri. Setelah turnamen dua lawan dua yang diikuti oleh 32 peserta tersebut berakhir, FourFourTwo Indonesia berbincang dengan Maitimo membicarakan awal kariernya di Indonesia, kegiatannya di tengah ketiadaan kompetisi, dan dua sepatu sepak bola terbaru dari adidas yang diperkenalkan dalam acara tersebut, yakni ACE15 dan X15.

Berikut petikannya...

Halo Raphael! Masih ingatkah kamu dengan kunjungan pertama kamu ke Indonesia?

Kunjungan pertama saya ke Indonesia kalau tidak salah terjadi pada tahun 2010. Ketika itu saya ke sini untuk bertemu dengan beberapa orang dari PSSI. Saya langsung melihat bahwa Indonesia adalah negara yang indah walaupun saya di sini hanya dua minggu sebelum kembali ke Belanda. Itu terjadi di akhir tahun 2010, saya kemudian kembali ke sini pada tahun 2011.

DATA DIRI

  • Raphael Guillermo Eduardo Maitimo
  • Rotterdam, Belanda, 17 March 1984
  • Gelandang
  • Sriwijaya FC
  • Timnas Indonesia/ 21 caps / 4 gol

Kenapa kamu memutuskan untuk bermain di Indonesia?

Sebelum ke Indonesia, saya dua tahun bermain di Beijing, Tiongkok, dan kemudian saya mendapatkan tawaran dari PSSI untuk bermain di tim nasional. Itulah pertama kali saya berhubungan dengan Indonesia. Awalnya saya membatalkannya (menolak tawaran dari PSSI –red) karena saat itu tidak ada kejelasan. Lalu pada kesempatan kedua di tahun 2012 saya akhirnya mengikuti prosesnya dan menjadi pemain timnas.

Apakah kamu masih ingat kali pertama kamu bermain untuk timnas Indonesia? Bagaimana rasanya?

Saya masih ingat momen itu, terjadi di Kuala Lumpur, Malaysia. Saya sangat gembira, bangga, dan bersyukur ketika saya bermain dengan seragam Indonesia untuk pertama kalinya. Debut saya sukses besar karena saya bisa mencetak gol untuk negara ini, sayangnya kami hanya meraih hasil imbang.

Kami semua merindukan timnas Indonesia berlaga di kompetisi Internasional

Dengan tidak adanya kompetisi saat ini, apa kegiatan kamu untuk tetap fit?

Sayangnya memang sudah sangat lama tidak ada kompetisi. Awalnya tidak masalah, karena kita pasti masih memiliki motivasi tinggi untuk berlatih sendiri. Tetapi semakin hari, rasanya akan semakin berat. Saya seorang profesional dan harus tetap disiplin, jadi saya terus berlatih sendiri setiap hari karena tubuh kita harus siap ketika kompetisi sebenarnya dimulai.

Mana yang lebih kamu suka: bermain umpan-umpan pendek atau umpan-umpan jauh?

Tergantung. Saya senang bermain umpan-umpan pendek karena saya akan mencari momen yang tepat untuk memberikan umpan penting kepada salah satu penyerang tim saya untuk mencetak gol. Jadi, saya lebih suka memainkan umpan-umpan pendek, bersabar dan menunggu, dan jika momennya pas, saya mungkin akan melakukan umpan jauh – entah itu umpan lambung ke depan atau umpan terobosan. Jadi tergantung situasinya.

Jadi, adidas meminta kita untuk memilih: Control atau Destroy. Mana yang sesuai dengan tipe permainan kamu?

Jika saya harus memilih, saya memilih Destroy, tetapi sebetulnya gaya bermain saya adalah kombinasi dari keduanya. Sebagai seorang gelandang, saya bisa mengontrol pertandingan, tetapi jika tim saya sedang berjuang, saya bisa menjadi seorang penghancur lawan.

Apakah kamu sudah mencoba kedua sepatu baru adidas, ACE15 dan X15? Mana yang lebih pas untuk kamu?

Ya, saya sudah mencoba keduanya dan keduanya benar-benar sangat nyaman. Tetapi saya merasa sepatu adidas X15 lebih pas untuk gaya saya.

Bersama para juri dan pemenang Ace x Destroy Jakarta

Apa perbedaan ACE15 dan X15? Bisakah kamu mendeskripsikannya?

Keduanya sebetulnya sangat nyaman, tetapi X15 terasa lebih ringan.

Pemain Control dan Destroy memiliki gaya bermain yang berbeda. Apa kemampuan yang dibutuhkan oleh masing-masing tipe pemain?

Seorang pemain ACE (Control) harus bisa mengontrol pertandingan, mungkin seseorang seperti Frank Lampard – walau bahkan Lampard pun sebetulnya bisa menjadi penghancur lawan. Sementara seorang pemain X (Destroy) adalah seperti Luis Suarez, yang selalu membuat kekacauan di lapangan. X mungkin lebih pas untuk para pemain menyerang, sementara ACE cocok untuk para bek atau gelandang bertahan.

Mana yang lebih penting: pemain bertipe Control atau pemain bertipe Destroy?

Bagi saya, kita membutuhkan keduanya di satu tim. Kita butuh pemain-pemain yang bisa mengontrol pertandingan, dan kita juga membutuhkan pemain-pemain yang bisa membuat perbedaan dalam momen-momen tertentu agar tim bisa meraih kemenangan.

Bisa sebutkan pemain Indonesia yang bertipe Control dan Destroy?

Eka Ramdani adalah pemain dengan skill yang hebat dan ia bisa menghancurkan lawan dengan skillnya. Untuk pemain bertipe Control, ada Ricardo Salampessy. Ia adalah pemain yang bagus secara taktik, skillnya bagus, dan ia bisa terus fokus dan mengatur permainan.

Maitimo saat pengambilan foto untuk promo Adidas Ace x Destroy

Ada saran bagi pembaca FourFourTwo untuk memilih sepatu sepak bola yang tepat?

Tergantung dari tipe pemain seperti apa diri Anda. Saya pikir Anda harus menentukan apakah Anda bertipe ACE atau X.

Apakah memilih jenis sepatu sepak bola yang tepat memberikan dampak besar bagi seorang pemain?

Ya, jelas. Anda harus memilih sepatu yang bagus. Sangat penting untuk memiliki sepatu yang nyaman digunakan untuk memberikan penampilan yang bagus.

Apakah kamu tak sabar untuk menggunakan sepatu-sepatu baru adidas ini di kompetisi yang sebenarnya?

Pertanyaan yang bagus! Ya, sangat. Sejauh ini saya belum bisa menggunakannya di kompetisi yang sebenarnya. Saya sudah mengenakannya di beberapa pertandingan persahabatan, dan ini adalah sepatu yang hebat. Saya tak sabar untuk menggunakannya di kompetisi resmi.

Kami semua juga merindukan sepak bola nasional berjalan normal kembali, semoga kita bisa melihat tidak hanya aksi Maitimo di lapangan tetapi para pemain lainnya di kompetisi resmi sepak bola Indonesia..