Blog

Exco PSSI Akui Ada Pelanggaran Kontrak Luis Milla

Namun, pelanggaran yang dimaksud bukan tentang perpanjangan kontrak yang direncanakan PSSI.

We are part of The Trust Project What is it?

Anggota komite eksekutif (Exco) PSSI A.S. Sukawijaya angkat bicara terkait unggahan yang diberikan Luis Milla di media sosialnya. Ia menyatakan memang ada pelanggaran kontrak terhadap sosok asal Spanyol tersebut.

Dalam unggahannya itu Milla, menuliskan PSSI memiliki manajemen yang buruk. Selain itu, eks Barcelona dan Real Madrid ini menyebutkan petinggi induk sepakbola nasional tersebut kadar profesional yang rendah.

Namun, pelanggaran yang dimaksud bukan tentang perpanjangan kontrak yang direncanakan PSSI. Melainkan ketika, Milla masih menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia U-23 saat Asian Games 2018.

"Jadi yang dimaksud Milla, itu adalah PSSI suka telat membayar gaji. Itu namanya mengingkari kontrak. Kontraknya Milla itu sudah habis, dan sudah selesai," ucap pria yang karib disapa Yoyok Sukawi tersebut.

"Memang, saat pembayaran gaji itu, kita (PSSI), sering terlambat, saya akui. Makanya Milla bilang di situ, bahwa PSSI itu tidak profesional. Lalu sering mengingkari kontrak, itu bukan memutuskan kontrak sepihak," tambahnya.

Lebih lanjut, Yoyok menyebutkan Milla yang tak mau diperpanjang kontraknya. Maka dari itu, PSSI menunjuk Bima Sakti sebagai juru racik strategi timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

"Lalu yang kedua, di dalam Instagram Milla itu justru menegaskan, bahwa dia yang tidak mau diperpanjang kontraknya. Coba dibaca baik-baik. Jadi intinya, dia bercerita, 'kenapa saya tidak mau diperpanjang, karena PSSI tidak profesional, PSSI suka telat bayar gaji'. Jadi dia bercerita begitu," ucapnya.

"Jadi dia bercerita, 'tidak betul kalau saya itu mau datang ke Indonesia untuk memperpanjang kontrak, karena saya tidak mau diperpanjang. Karena PSSI tidak profesional, telat bayar gaji'. Maknanya seperti itu. Jadi jangan kebalik. Seolah-olah Milla mau, tapi kita tidak niat, lalu kita putus kontrak, itu beda sekali," imbuhnya.