Fakta-Fakta Mengejutkan dari Final Piala Dunia 1966

Fakta-fakta mengejutkan dari hari di mana Inggris juara dunia sepakbola terungkap berkat data statistik yang dikumpulkan oleh Opta...

Orang-orang menunjukkan kegembiraan mereka pada Piala Dunia dengan cara-cara yang berbeda. Ada yang menempelkan bendera di mobil mereka, sementara ada juga yang mencat rumahnya dengan warna bendera. Namun teman-teman baik kami di Opta, agak jauh lebih rumit: mereka telah melakukan pencatatan data statistik setiap Piala Dunia hingga tahun 1966. 
 
Sayangnya informasi ini tidak tersedia di aplikasi Stats Zone kami – Anda harus masuk ke Optasports.com atau bertanya pada @OptaSuit bagaimana cara mendapatkannya - tetapi kami mengunjungi Opta Towers dan bermain cukup lama untuk memberikan Anda visualisasi final Piala Dunia 1966 ini. Dan inilah beberapa hal yang mungkin akan membuat Anda terkejut...

Tendangan jarak jauh yang tak mengarah

Anda mungkin telah melihat video lawas Bobby Charlton menendang bola ke arah gawang dari jarak setengah mil, tapi sebetulnya di hari besar di Wembley itu, kedua tim melepaskan 53 tendangan jarak jauh selama 120 menit dan hanya 9 yang mengarah sasaran. Tak ada yang menjadi gol. 

Tendangan jarak dekat lebih baik

Dari kombinasi 24 tendangan dari dalam area penalti, 12 tendangan mengarah sasaran dan 6 melewati garis gawang. Ya, betul, ada enam yang masuk ke dalam gawang menjadi gol. Pasti. Tak perlu dipertanyakan lagi. Oke, mari pindah ke fakta lainnya...

Umpan sukses berimbang

FFT ragu Kenneth Wolstenholme atau orang lain memikirkan statistik umpan. Tetapi jika mereka memang memikirkannya, mereka akan cukup gembira dengan fakta bahwa kedua tim sama-sama mencatatkan 356 umpan sukses - dengan persentase umpan sukses Inggris lebih rendah daripada lawannya.

Moore, Hurst... GOL!

Kombinasi umpan yang paling sering terjadi bagi tim Inggris adalah Bobby Moore ke Geoff Hurst, dengan kapten Inggris ini mengumpan ke rekan setimnya di West Ham tersebut di depan 13 kali. Captain Bob juga mencatatkan 2 assist dari 3 gol Geoff Hurst. Kombinasi umpan terbanyak di Jerman Barat adalah Karl-Heinz Schellinger ke Wolfgang Overath dengan 14 umpan.

Wingless Wonders malah lebih baik di sisi lapangan

Tim asuhan Alf Ramsey ini mungkin terkenal karena tak punya pemain sayap, tetapi jika melihat grafis pengaruh pemain ini, terlihat bahwa Inggris bisa menggunakan lebar lapangan menggunakan full-back mereka - jauh lebih baik daripada Jerman Barat.

Bobby Charlton dan Beckenbauer – overrated?

Tentu saja tidak, tetapi kedua pemain yang paling terkenal ini hanya mencatatkan total 2 tendangan tepat sasaran dari 16 tendangan yang dilakukan.

Ball unggul atas Der Kaiser di sepertiga lapangan akhir

Pahlawan Bayern Munich tersebut memang lebih baik dalam hal julukan, tetapi Ball, yang ketika itu bermain di Blackpool, lebih unggul dalam hal melepaskan umpan di sepertiga lapangan akhir. Keduanya lebih berbahaya dalam melepaskan umpan di sepertiga lapangan akhir ketimbang pemain lainnya - sama-sama 21 umpan - tetapi Ball melakukannya di area yang lebih berbahaya.

Inggris mendominasi duel udara

Bukan bahan lelucon Perang Dunia II, tetapi Inggris memenangkan 14 dari 23 duel udara di sepanjang 120 menit.

Rencana utama Sir Alf terungkap

Sepertinya rencananya sederhana: tunggu Jerman Barat mendekati sepertiga lapangan terakhir dan kemudian langgar mereka. Pelanggaran Jerman Barat lebih tersebar.

Bobby Moore adalah pemain terbaik di laga ini

Pendapat umum memang sering benar, dan kapten muda Inggris ini (yang berusia 25 tahun dan 3 bulan di laga tersebut) memimpin timnya dengan memberikan contoh terbaik. Moore memimpin daftar pengumpan terbaik (64 umpan sukses dari 69 umpan) dan ball recoveries (17, bisa dilihat di sini dengan simbol plus hijau). 

Terima kasih kepada Optasports.com dan @OptaSuit atas semua data yang mereka kumpulkan dari tahun 1966 hingga sekarang - silakan tanyakan untuk detailnya

Lebih banyak fitur setiap harinya di FFT.com

STATS ZONE Gratis di iOS • Gratis di Android