FFT 20 Under-20: Pandi Lestaluhu "Kami Sedikit Tertinggal Dibandingkan Dengan Beberapa tim Asia Tenggara Lain"

Di umurnya yang baru menginjak 19 tahun, Pandi Lestaluhu sudah malang melintang di persepakbolaan Indonesia. FourFourTwo mendapatkan kesempatan untuk berbincang-bincang santai dengannya dan membicarakan perjalanan kariernya dan juga rekan-rekan setimnya...

Hai Pandi, terima kasih bisa bergabung bersama kami. Pertama, kamu berasal dari Tulehu yang, meski hanya sebuah desa kecil di propinsi Maluku di Indonesia, adalah daerah yang terkenal karena mengembangkan pemain-pemain yang bagus. Seberapa besar peran Tulehu ke perkembangan dirimu?

PL: Iya. Tulehu sangat membantu saya karena budaya sepakboa di Tulehu sangatlah mengakar. Saya sudah bermain sepakbola semenjak kecil.

Bisakah kamu menceriktakan pada kami tentang perkembangan awal dari Piala Suratin (turnamen klub junior) hingga ke Cilegon United di kasta kedua sepakbola Indonesia?

PL: Saya berada di sekolah sepakbola saat Maluku memanggil untuk bergabung di Piala Suratin. Pada tahun 2013, saya bermain untuk Persijatim (klub profesional pertama saya), kemudian pindah untuk bermain di Perserang. Pada tahun 2014, saya pindah ke Cilegon dan kemudian Persija.

Sangat sulit untuk percaya bahwa saya akan bermain untuk klub terbesar di Indonesia

Apa momen terbaik di sepakbola menurutmu sejauh ini?

PL: Momen terbaik saya adalah saat bergabung dengan Persija. Sangat sulit untuk percaya bahwa saya akan bermain untuk klub terbesar di Indonesia.

Setelah hukuman FIFA untuk sepakbola Indonesia, kamu pindah lagi, kali ini ke PS TNI. Kamu tampil cukup baik secara pribadi di 2016 dengan dua gol dan tiga assist di 20 pertandingan, namun klub ini finis di posisi terakhir ISC A. Apa yang menurutmu terjadi?

PL: Saya tidak tahu pasti. Saya rasa pada akhirnya kami hanya kekurangan komuniasi dan fokus sebagai sebuah tim.

Bagaimana kamu menilai penampilanmu sendiri di tahun 2016?

PL: (Masih) tidak cukup bagus. Saya rasa saya masih harus lebih banyak belajar. Saya hanya berharap tahun ini bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Siapa yang kamu anggap paling berjasa untuk perkembangan dirimu sebagai pemain sejauh ini?

PL: Pelatih-pelatih saya tentunya. Semua yang sudah melatih saya semenjak saya masih di sekolah sepakbola hingga saya bisa berada di klub profesional. Mereka semua punya peran yang penting.

Jadi tidak ada yang istimewa?

PL: (Tertawa) Tidak karena saya merasa semua yang sudah melatih saya sangatlah istimewa dan memainkan peran sendiri.

Aksi Pandi saat berseragam PS TNI