Analisa

Foto-Foto Sepakbola Terbaik 2016 dari FourFourTwo

Tahun 2016 mungkin bukan tahun yang menyenangkan untuk kehidupan manusia secara keseluruhan, namun itu tahun yang luar biasa untuk sektor fotografi FourFourTwo 

We are part of The Trust Project What is it?

Eric Abidal

Februari 2016
Fotografer: Pep Avila

Kami mewawancarai langsung mantan pemain Barcelona dan bek tim nasional Prancis ini untuk sesi ‘One-on-One’ di awal tahun lalu. Dia berkata kepada kami bahwa mantan bosnya di Camp Nou, Pep Guardiola, tidak takut untuk mengamuk ketika dibutuhkan. “Tentu saja saya pernah melihatnya marah. Sama saja seperti pelatih lainnya," kata Abidal. Peringatan untuk Manchester City?

Romelu Lukaku

Februari 2016
Fotografer: Matt Stewart

Jika pertemuan kami dengan mesin gol Everton ini mengajarkan kami sesuatu, itu adalah bahwa kita harus selalu mendengarkan ibu kita. Lukaku melakukannya, ketika ibunya mengatakan kepadanya untuk meninggalkan bangku cadangan Chelsea ke Goodison Park. "Roberto Martinez menelepon saya tiga kali dan saya tidak menjawab dua panggilan pertama, jadi saya senang saya menjawab panggilan terakhirnya," kata Lukaku pada bulan Februari kami 2016. "Saya mendiskusikan itu (kepindahan ke Everton) dengannya (Roberto Martinez), saya berbicara dengan Chelsea, saya berbicara dengan ibu saya, dan akhirnya dia berkata: "Pergilah ke Everton', saya tidak menyesalinya." Suporter The Toffess akan berharap Nyonya Lukaku menyuruh anaknya bertahan.

Eidur Gudjohnsen

Maret 2016
Fotografer: Manu Fernandez

Kadang-kadang ketika kami bertemu pesepakbola, kami tidak bisa menahan diri untuk menanyakan pertanyaan yang agak nyeleneh. "Ya, tentu saja saya sudah berbelanja di Iceland (sebuah jaringan supermarket di Inggris)," kata mantan pemain Chelsea, Barcelona dan... penyerang tim nasional Islandia itu menjawabnya dengan menyeringai. "Setiap kali saya merindukan kampung halaman, saya pergi belanja ke Iceland! Tidak sih. Saya baru ke sana sekali dan tidak membeli apapun."

Dele Alli

April 2016
Fotografer: Shamil Tanna

"Saya tidak menyadari seberapa bagusnya gol itu sampai semua orang berbicara tentang hal itu di ruang ganti," kata Dele Alli dengan rendah hati mengenai gol berkelas dunianya di Selhurst Park, ketika berbicara dengan FFT beberapa minggu kemudian. "Jelas itu adalah gol yang luar biasa dan saya bangga bisa mencetaknya, tapi saya terkejut dengan reaksi yang muncul." Semuanya berjalan dengan mulus untuk seorang pemain yang berawal dari divisi League One menjadi bintang sampul FourFourTwo dalam waktu 18 bulan.

Riyad Mahrez

April 2016
Fotografer: SM2 Studio

Kunci untuk pemotretan yang bagus adalah melakukan sesuatu yang berbeda. Itu sebabnya kami datang ke Filbert Fox untuk meminta bantuannya ketika kami ingin memotret pemain sayap Leicester ini. Hasilnya – seperti pencapaian Leicester pada saat itu – brilian. The Foxes sekarang mungkin terkenal di dunia, tetapi ketika pemain timnas Aljazair pindah ke East Midlands pada bulan Januari 2014, tentu saja itu belum terjadi. "Saya tidak tahu Leicester," ujar Mahrez kepada kami dengan mengangkat bahu. "Di Prancis kami tidak benar-benar [mengenal mereka] karena mereka berada di Divisi Championship. Saya pikir mereka adalah klub rugby!" Bisa dikatakan Mahrez melakukan banyak hal untuk mempopulerkan nama klubnya.

Pages