FourFourTwo 100 Pesepakbola Terbaik 2014: 60-51

Para ahli telah berkonsultasi satu sama lain, para kandidat telah dibahas, dan memiliki beberapa argumen. Dan inilah daftar 100 pemain sepakbola dunia terbaik versi FourFourTwo yang ke delapan.

Dibawah ini adalah urutan 60-51, termasuk pemain berbakat Chelsea, satu-satunya pemain muda Inggris dan pemain tertua yang ada di daftar kami.

Kata: Matt Allen, Joe Brewin, Gregg Davies, Huw Davies, Jonathan Fadugba, Nick Harper, Louis Massarella, James Maw, Nick Moore dan Gary Parkinson.

 
 

60. Raheem Sterling

Apakah kamu tahu? Sterling mencetak gol dan memberikan umpan sebanyak 15 kali di 2014, dirinya adalah pemain termuda yang pernah mencetatkan rekor tersebut.

Lupakan start memalukan Liverpool untuk musim ini, dan apa pun yang mungkin Anda pikirkan tentang seluruh masalah kelelahan tersebut - tanpa Sterling, Liverpool tidak akan bersaing untuk gelar Premier League musim lalu. Suarez bisa menghancurkan lawan, dan kekuatan tak terbantahkan di balik  dominasi The Reds, namun pemain Uruguay ini tidak bisa melakukan itu semua tanpa bantuan luar biasa rekan satu timnya.

Penampilan solo luar biasa Sterling melawan Norwich membawa anak buah Brendan Rodgers di ambang juara, namun situasi berubah menjadi buruk melawan Chelsea dan Crystal Palace. Tidak terpengaruh, pemain berusia 19 tahun ini kemudian terbukti menjadi salah satu hal positif yang langka di tim nasional Inggris di Piala Dunia yang sebaliknya justru suram - dan pemain kunci dalam proses pembangunan kembali skuad oleh Roy Hodgson yang sedang berlangsung. Seperti Rodgers, pertanyaan untuk Hodgson bukanlah apakah harus memilih Sterling, tetapi di mana posisi terbaik untuk memainkan dirinya.

 

59. Gonzalo Higuain

Apakah kamu tahu? Pemain Napoli ini telah mencetak 14 gol dan 6 umpan dalam 20 gol yang tercipta di 2014 sejauh ini.

Sebelum menandatangani kontrak untuk Napoli tahun lalu, Higuain adalah pemain cadangan Eropa yang paling didambakan, dengan sabar menonton saat berbagai manajer Real Madrid membangun skuad bintang sementara kemampuannya, entah bagaimana, meningkat. Dan dengan alasan yang bagus: dengan 100 gol di La Liga dalam catatannya, pemain Argentina pindah dengan mulus ke Serie A, mencetak 24 gol dalam 46 pertandingan.

Performa ini ditandai dengan penampilan Piala Dunia yang mengesankan di mana Higuain - menjadi sosok yang lebih penting untuk negaranya daripada Carlos Tevez yang tidak dipanggil atau Sergio Aguero yang tidak dalam kondisi fit- mencetak gol kemenangan dalam kemenangan 1-0 di perempat final atas Belgia. MA

 

58. Oscar

Apakah kamu tahu? Oscar menciptakan 26 tekel di Piala Dunia 2014 lalu bersama timnas Brazil.

Pemain asal Brasil mungkin telah merosot 10 posisi di peringkat FFT, tapi Oscar terus menarik pengagum di Stamford Bridge. Beruntung baginya, sang bos termasuk di antara mereka. "Oscar telah memiliki evolusi mental dan taktis yang memungkinkan dia untuk menjadi pemain yang fantastis," puji Jose Mourinho setelah menang 2-1 di Crystal Palace pada bulan Oktober. "Dia bukan No.10 yang bermain dengan bola di kakinya. Ia menganalisis permainan dan melihat di mana tim membutuhkan dia untuk bergerak." Setelah menjaringkan sembilan gol musim lalu, bintang Samba telah memainkan peran penting dalam seluruh start tak-terkalahkan Chelsea di 2014/15, termasuk gol menakjubkan melawan Palace dan QPR. GD

 

57. Xavi

Apakah kamu tahu? Dari 68 pemain di lima liga besar Eropa yang menciptakan umpan lebih dari 1500, Xavi adalah pemain yang memiliki menit permainan paling sedikit (1833 umpan dalam 1637 menit).

Meskipun kita terus-menerus membutuhkan cerita, sepakbola jarang memberikan akhir cerita yang diharapkan. Bahkan pemain terbaik cenderung tidak muncul di panggung besar, dan malah menjauh dari pusat perhatian dan ke belakang layar.

Pemain dengan statistik umpan gila-gilaan ini akan berusia 35 tahun di bulan Januari mendatang, setelah pensiun dari tim nasional Spanyol musim panas lalu, ia tak sering bermain untuk Barcelona, tim di mana ia menjadi andalan selama era millenium. Itu tak membuatnya menjadi pemain yang buruk dalam semalam, dan Barcelona memenangkan lima dari enam pertandingan yang ia mainkan, tapi satu kekalahan tersebut satu yang penting melawan Real Madrid dan dia mungkin akan melihat dirinya lebih sering dicadangkan di pertandingan besar. GP

 

56. Giorgio Chiellini

Apakah kamu tahu? Dalam 25 penampilannya di Serie A sejauh ini, (21 Nov), Chiellini berhasil membuat 15 clean sheets.

Gambaran dari tahun Chiellini berasal dari Brasil 2014: bek ini duduk di area penalti Italia, satu tangan terangkat untuk protes, tangannya yang lain menunjukkan tanda gigitan yang ditinggalkan oleh 'tupai kanibal Uruguay', Luis Suarez.

Sangat memalukan, karena pemain tak tergantikan dan wakil kapten Juventus - yang sebelumnya terpilih sebagai pemain terbaik ketujuh yang bermain di Eropa - menikmati musim yang solid saat timnya meraih gelar Serie A,  termasuk 22 pertandingan tak terkalahkan. Dia sekarang berusia tiga puluhan, tetapi kapan hal itu pernah menghentikan peningkatan pemain bertahan Italia? MA

 

55. Gabi

Apakah kamu tahu? Gabi adalah bagian penting dari Atletico Madrid pada musim 2013/14, bermain sebanyak 57 kali disemua kompetisi untuk juara La Liga tersebut.

Salah satu pemain kunci Atletico yang tidak diambil klub-klub besar Eropa setelah Diego Simeone membalikkan situasi La Liga, Gabi pastinya menjalani musim domestik dengan luar biasa. Adalah tendangan sudutnya yang mengakibatkan gol penyama kedudukan melawan Barcelona. Hasil imbang 1-1 membawa timnya menghasilkan gelar pertama mereka dalam 18 tahun.

Tapi kemenangan itu berubah menjadi pahit. Gabi adalah bagian dari tim yang kalah di final Liga Champions atas Real Madrid. Namun, peran kapten dalam membantu Atleti untuk memecah dominasi dua klub besar di Spanyol adalah penting - maka inilah penampilan debutnya di FFT100. MA

 

54. Gianluigi Buffon

Apakah kamu tahu? Penjaga gawang veteran ini memulai musim 2014/15 dengan rekor 7 kali tidak kebobolan bagi klub dan negaranya secara berurutan.

Masih menjadi andalan baik untuk klub dan negara, Buffon mengalami keberuntungan yang bercampur selama 2014. Putaran final Piala Dunia kelimanya jauh dari klimaks yang bagus - Italia tersingkir di babak grup - dan itu mungkin menunjukkan bahwa bahkan di usianya yang ke-36 dia belum pensiun dari sepak bola internasional di bawah kepelatihan mantan manajernya di Juventus, Antonio Conte.

Seperti yang sering terjadi sejak tahun 2001, ia unggul bersama Juve, membantu mereka untuk meraih gelar Serie A dan semi final Europa League. Dalam penghargaan karir yang luar biasa ia dianugerahi Nereo Rocco Prize pada bulan September ... dua bulan setelah memperpanjang kontraknya bersama Juventus hingga 2017. MA

 

53. Mario Mandzukic

Apakah kamu tahu? Tidak ada pemain yang mencetak gol dengan kepalanya di lima liga besar Eropa pada 2014 dibandingkan Mandzukic (6).

Untuk melihat tahun 2014 milik Mario Mandžukić 2014 adalah hal yang mengherankan. Striker internasional Kroasia berhasil membuat 26 gol dan 10 assist di semua kompetisi untuk Bayern Munich musim lalu, komponen vital dari sebuah tim yang mempertahankan baik gelar liga dan piala domestik di Jerman. Pemain berusia 28 tahun ini mengakhiri musim sebagai pencetak gol terbanyak kedua di Bundesliga dan mencetak dua gol di Piala Dunia dengan kakinya.

Namun Pep Guardiola tidak puas, rumor keretakan antara pemain dan manajer tumbuh sampai Mandzukic dijual ke Atletico Madrid di musim panas, dengan pemain mengakui gaya permainan Guardiola tidak cocok untuknya. Secara statistik ini adalah tahun yang bagus, tetapi tidak cukup untuk menghentikan Mandzukic menjadi pemain yang tidak cocok untuk Pep. JF

 

52. Leonardo Bonucci

Apakah kamu tahu? Bonnuci membantu timnya di Serie A 16 kali tidak kebobolan di tahun 2014.

Tahun lainnya, Scudetto lainnya untuk Juventus, dan sekali lagi Leo Bonucci yang berusia 27 tahun memainkan peranan utama. Dengan pemain tim nasional Italia ini di lini pertahanan, Juve hanya kebobolan 23 gol sepanjang musim di Serie A, meraih gelar dengan selisih 17 poin yang sangat luar biasa.

Sifat kasar Bonucci, seimbang dengan distribusi yang mengesankan dan visi dari posisi pertahanan dalam,  itu artinya ia tetap menjadi komponen kunci dari pertahanan kokoh Juve, meskipun ia dirotasi beberapa kali dengan Angelo Ogbonna dan Martin Caceres musim lalu di antara alternatif yang mampu. Cerdas pada bola dan tidak takut untuk mengorbankan dirinya demi tim. JF

51. Antonio Di Natale

Apakah kamu tahu? Di Natale (19) telah menciptakan lebih banyak gol dibandingkan pemain lain di Serie A pada tahun ini.

Turun 10 posisi, tapi masih tidak buruk bagi pemain yang seharusnya  menikmati pensiun sekarang setelah memutuskan pensiun dengan hat-trick ke gawang Sampdoria pada akhir musim lalu. (Jujur, siapa yang menulis cerita mengenai orang ini?)

Tapi sebaliknya, Di Natale memutuskan untuk memberikan satu tahun lagi untuk Udinese tercinta - dan tidak ada pihak yang menyesali hal itu; striker 37 tahun ini sudah mencetak gol sebanyak dua digit, setelah setidaknya mencetak 20 gol di lima musim sebelumnya. Pencetak gol serba bisa yang mungkin diharapkan Italia untuk memperpanjang karirnya internasionalnya usai Euro 2012.
 
THE FFT 100: 100-91 • 90-81 • 80-71 • 70-61 • 60-51 • 50-4140-3130-2120-1110-1

Perdebatkan #FFT100