FourFourTwo 50 Pesepakbola Asia Terbaik 2015: 15-11

Setelah seminggu penuh kita berkonsultasi dengan para pakar sepakbola dan perdebatan yang alot, akhirnya kami bisa menyusun daftar perdana FourFourTwo 50 pesepakbola Asia terbaik.

Ini adalah urutan 20-16, termasuk dua pemain Swindon, the Cha-minator dan pemain dengan penampilan terbanyak bagi Iran

Penulis: Teng Kiat, Gary Koh, Jeremy Lim, Mihyun Chung and Zee Ko.

15. Yaser Kasim

Tahukah Anda? Pada bulan Agustus, Kasim menjadi pemain Irak pertama yang menjadi kapten dari klub Inggris.

Irak diberkati untuk memiliki generasi baru pemain internasional berbakat yang muncul untuk tim nasional, dengan gelandang muda ini menjadi yang terbaik. Membuat debut internasional pada akhir 2014, ia mengawali pertandingan Piala Asia negaranya dengan gol kemenangan melawan Yordania di laga pembuka dan membantu Mesopotamia Lions meraih posisi keempat.. Pada tingkat klub, ia telah membuktikan dirinya sebagai andalan lini tengah klub Divisi Satu Inggris, Swindon Town, setelah membuat debut profesional sebagai pemain reguler musim lalu. GK

14. Javad Nekounam

Tahukah Anda? Nekounam telah membela Iran di empat Piala Asia dan dua Piala Dunia.

Bahkan pada usia 34 tahun, Nekounam - menjadi pemain Iran dengan posisi tertinggi kedua pada daftar ini- ia adalah kekuatan pendorong di lini tengah. Legenda Tim Melli ini melampaui Ali Daei sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak pada bulan Maret sebelum pensiun setelah karir yang solid, di mana ia selalu bermain penuh di setiap pertandingan di Piala Dunia dan Piala Asia. Mantan pemain Osasuna ini juga kembali ke klub setelah meninggalkan mereka selama dua musim di Asia dan selalu bermain di Divisi Segunda sejauh ini. Sikap agresif dan ahli tendangan penalti, Nekounam tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti meskipun waktu terus berlalu. TK

13. Cha Du-ri

Tahukah Anda? Cha telah bermain di tujuh klub Jerman yang berbeda dari tahun 2002 hingga 2013.

Meskipun absen di Piala Dunia karena keputusan kontroversial pelatih kepala, Cha tidak pernah berhenti memberikan kontribusi untuk negaranya sampai pensiun dari sepakbola internasional setelah Piala Asia. Assist-nya untuk Son Heung-min dilanjutkan dengan menggiring bola sejauh 70 meter di pertandingan melawan Uzbekistan selama turnamen itu, adalah salah satu dari banyak contoh penampilan gemilangnya. The "Cha-minator" menunjukkan kehadiran fisik luar biasa, kekuatan dan kecepatan tidak hanya untuk negaranya tetapi juga bagi klubnya. Cha diakui sebagai bek kanan terbaik di Liga Korea dengan membantu FC Seoul untuk mendapatkan tempat terakhir di Liga Champions AFC 2015. Setelah pensiun dari sepakbola klub pada akhir tahun ini, perawakan fisiknya yang sangat langka di Asia, akan sangat dirindukan. MC

12. Mehrdad Pooladi

Tahukah Anda? Pooladi menjadi pemain keduaa terbaik pada minggu pertama penyelenggaraan Piala Dunia 2014.

Absen dari lapangan hijau karena cedera pada awal 2014, Pooladi bangkit kembali untuk memiliki tahun yang bagus, terutama pada tingkat internasional di mana ia membuktikan dirinya sebagai tokoh kunci dalam pertahanan Iran. Bek kiri ini membantu tim besutan Carlos Queiroz pada Piala Dunia 2014 di Brasil, di mana ia bermain di seluruh tiga pertandingan grup dan tidak terlihat kesulitan mengatasi Lionel Messi. Itu kemudian dilanjutkan dengan performa solid di Piala Asia, sampai ia secara kontroversial diusir pada awal pertandingan dalam kekalahan di perempat final melawan Irak. Kuat, tanpa kompromi dan dapat diandalkan, Pooladi sudah menjadi pemain inti bagi klub baru Al-Shahania, tapi dengan kualitas-nya, ia tidak akan keluar dari liga top Eropa. TK

11. Massimo Luongo

Tahukah Anda? Luongo menjadi Most Valuable Player di Piala Asia 2015.

Piala Dunia Brasil 2014 agak terlalu dini untuk Luongo, yang hanya bisa menonton dari pinggir lapangan sebagai pemain skuat yang tidak terpakai sementara Australia tersingkir dari Piala Dunia. Bermain untuk Swindon Town di divisi ketiga sepakbola Inggris, gelandang muda itu tidak diharapkan untuk berperan lebih dari sebagai pemain pelengkap di Piala Asia yang berlangsung di negara mereka. Namun, aksi cemerlang yang mengesankan dalam persiapan hingga turnamen mulai, membuat dia tidak bisa begitu saja diabaikan. Dua gol dan empat assist dalam enam pertandingan, termasuk gol pembuka di final melawan Republik Korea, menunjukkan kepada dunia bahwa ia adalah bintang yang siap lahir. Begitu juga dengan penghargaan pemain terbaik turnamen. Hal-hal besar diharapkan dari pemain berusia 23 tahun, dan pindah ke liga-liga besar seharusnya tidak jauh dari jangkauan-nya. ZK

TALENTSPOTTER Pemain terbaik Piala Asia ini akan menjadi bintang sepakbola Australia selanjutnya

FFT 50 PEMAIN ASIA TERBAIK: 50-46 • 45-41 • 40-36 • 35-31 • 30-26 • 25-21 • 20-16 • 15-11 • 10-6 • 5-1

Simak yang lain di #FFTAsia50

FourFourTwo 50 Pesepakbola Asia Terbaik bekerjasama dengan Samsung SportsFlow - memberikan Anda liputan olahraga terlengkap dalam satu aplikasi. Unduh dan temukan lebih banyak lagi di www.sportsflow.me