FourFourTwo 50 Pesepakbola Asia Terbaik 2015: 25-21

Setelah seminggu penuh kita berkonsultasi dengan para pakar sepakbola dan perdebatan yang alot, akhirnya kami bisa menyusun daftar perdana FourFourTwo 50 pesepakbola Asia terbaik.

Ini adalah urutan 25-21, termasuk pemain Korea Selatan yang bebas dari wajib militer, Andrea Pirlo dari Jepang dan pemain belakang Irak yang semakin dewasa dari tahun ke tahun. 

Penulis: Teng Kiat, Gary Koh, Jeremy Lim, Mihyun Chung and Zee Ko.

25. Andranik Teymourian

Tahukah Anda? Teymourian telah bermain untuk tiga klub Inggris sepanjang karirnya - Bolton, Fulham dan Barnsley.

Gelandang tengah veteran ini terus menjadi andalan untuk tim Iran saat ia tampil mengesankan di Piala Dunia tahun lalu dan handal di Piala Asia. Dia muncul sebagai salah satu playmaker terkemuka setelah tiga assist-nya mempengaruhi hasil di dua pertandingan grup dan menghasilkan gol penyeimbang pertama di perempat final. Di tingkat klub, pemain terbaik musim lalu ini pindah pada pertengahan musim ke kandidat juara Liga Pro Iran, Tractorsazi Tarbiz, demi mengejar keberhasilan yang lebih tinggi dalam negeri. GK

24. Dhurgam Ismail

Tahukah Anda? Ismail terpilih menjadi pemain belakang terbaik Piala Asia 2015 bersama dengan delapan pemain lainnya.

Bek kiri sensasional Irak, Dhurgham Ismail, menghabiskan Piala Asia 2015 untuk membuat penonton terkesan dengan performa pemain veteran ini. Namun permainannya yang matang tidaklah mengejutkan. Tumbuh saat pemerintahan Saddam Hussein digulingkan, pemandangan dan suara dari perang telah berdampak pada penampilan luarnya. Ismail mewakili harapan bangsa yang berusaha untuk bangkit kembali dalam ajang Piala Asia di Australia. Terkendali dalam pertahanan dan meledak dalam serangan membuat dia berhasil membawa Irak mencapai semi-final Piala Asia 2015, pemain berusia 20 tahun ini sekarang dalam radar Liverpool. Tampaknya baik Ismail dan negaranya memiliki masa depan cerah di hadapan mereka. JL

23. Kim Jin-su

Tahukah Anda? Kim bermain di semua pertandingan Korea Selatan saat mereka mendapatkan emas di Asian Games 2014.

Musim 2014/15 adalah musim terbaik bagi bek kiri Korea ini. Setelah pindah ke klub Bundesliga, TSG 1899 Hoffenheim pada awal musim ini, Kim Jin-su sudah menjadi starter reguler. Dia berpartisipasi dalam Asian Games tahun lalu dan memenangkan medali emas bersama tim, yang membebaskannya dari tugas wajib militer. Meskipun ia membuat kesalahan penting di final, ia bersinar sepanjang Piala Asia 2015 dengan dua assist-nya selama turnamen dan memiliki keterampilan pertahanan yang solid. Yang membuat suporter bersemangat adalah fakta bahwa ia baru berusia 22 tahun dan hanya ada sedikit keraguan ia akan memiliki masa depan cerah di hadapannya. MC

22. Mathew Leckie

Tahukah Anda? Leckie telah mencetak enam gol dan empat assist di 2.Bundesliga musim ini, 2014-15

The Socceroos tidak akan pernah kekurangan bakat sepakbola. Cepat, kuat dan bertekad, penyerang berusia 24 tahun ini mulai mendapatkan ketenaran selama Piala Dunia 2014. Dia beradaptasi dengan cepat di tim yang memimpin klasemen divisi dua Jerman, Ingolstadt, sebagai pemain inti reguler. Performa yang bagus bersama klub membuatnya menjadi bagian dari skuad Piala Asia 2015 Australia di mana ia akhirnya mengoleksi trofi benua pertama-nya. Hal yang sangat mengangkat reputasinya adalah permainan nyaris sempurna melawan Jerman dalam pertandingan persahabatan internasional. Meskipun tidak mencetak gol, dia menciptakan banyak peluang penting untuk rekan setimnya, yang membantu timnya untuk bermain imbang 2-2 dengan sang juara dunia. Kemampuan yang dipertontonkan sepanjang pertandingan lebih dari cukup untuk membuat orang percaya bahwa Leckie akan menggantikan Tim Cahill sebagai kebanggaan Australia. MC

21. Yasuhito Endo

Tahukah Anda? Endo saat ini telah mencatatkan 150 penampilan lebih bersama Jepang, ini membuatnya sebagai pemain yang paling sering membela Jepang sepanjang sejarah.

Setelah memainkan peran yang minim di Piala Dunia dengan dua penampilan sebagai pemain pengganti, pemain yang paling sering tampil untuk Jepang kembali ke trek permainannya di Piala Asia dan mencetak gol pertama mereka di turnamen. Endo menjadi starter di setiap pertandingan, meskipun juara bertahan tersingkir di perempat final. Dihormati di negaranya dan dianggap setara dengan maestro Italia, Andrea Pirlo, Endo telah menikmati banyak kesuksesan di level klub. Playmaker dan ahli bola mati ini hanya melewatkan tujuh menit dalam 34 pertandingan liga saat ia membawa Gamba Osaka menjadi juara liga yang luar biasa mengingat klub ini menjadi juara di divisi dua Liga Jepang semusim sebelumnya. Dia juga terpilih sebagai pemain terbaik Liga Jepang. TK

FFT 50 PEMAIN ASIA TERBAIK: 50-46 • 45-41 • 40-36 • 35-31 • 30-26 • 25-21 • 20-16 • 15-11 • 10-6 • 5-1

Simak yang lain di #FFTAsia50

FourFourTwo 50 Pesepakbola Asia Terbaik bekerjasama dengan Samsung SportsFlow - memberikan Anda liputan olahraga terlengkap dalam satu aplikasi. Unduh dan temukan lebih banyak lagi di www.sportsflow.me