FourFourTwo 50 Pesepakbola Asia Terbaik 2015: 30-26

Setelah seminggu penuh kita berkonsultasi dengan para pakar sepakbola dan perdebatan yang alot, akhirnya kami bisa menyusun daftar perdana FourFourTwo 50 pesepakbola Asia terbaik.

Inilah urutan 30-26, termasuk BIntang pertahanan Iran, salah satu penyerang paling berbahaya di J.Leagu dan mantan pemain muda terbaik Asia.

Penulis: Teng Kiat, Gary Koh, Jeremy Lim, Mihyun Chung and Zee Ko.

30. Koo Ja-cheol

Tahukah Anda? Pada Bundesliga musim 2014-15, Koo telah mencetak empat gol dri 30 tembakan yang dia lepaskan.

Performa gemilang dari gelandang serang ini pada partai pembuka Piala Asia melawan Oman yang berakhir dengan kemenangan menegaskan peran pentingnya untuk tim nasional Korea Selatan. Namun, cedera menimpa Koo pada partai terakhir fase grup melawan Australia. Kemampuan dan visinya bisa saja membuat Korea Selatan berhasil melawan tuan rumah Australia yang memenangkan partai final. Pada gelaran Piala Dunia, enam bulan sebelumnya, Koo merupakan salah satu pemain yang b ersinar di fase grup, menjabat sebagai kapten dan mencetak gol melawan Aljazair. Di Bundesliga, dia menikmati musim penuh pertamanya dan menjadi pilihan utama di lini serang. TK

29. Yuto Nagatomo

​Tahukah Anda? Dalam 12 bulan terakhir, Nagatomo telah bermain di Piala Dunia, Piala Asia, Serie A dan Liga Champions Eropa.

Ia menjadi pilihan utama dari klub Serie A selama lima tahun, Yuto Nagatomo menerapkan seluruh pengetahuan bertahannya pada gelaran Piala Asia 2015 dengan Jepang sama sekali tidak kebobolan dalam tiga partai di fase grup. Merupakan sosok fundamental dalam sebuah tim yang gemar bertahan daripada bermain menyerang, bek kiri berusia 28 tahun ini masih mampu memberikan tekanan ke ke depan dari sisi permainannya. Inter sudah kembali memainkan empat bek sejak kembalinya Roberto Mancini, tapi cedera di awal tahun ini menghambat kontribusinya untuk tim. JL

28. Yoshito Okubo

​Tahukah Anda? Okubo adalah top skor J.League pada tahun 2013 dan 2014.

Delapan belas gol di Liga Jepang semusim yang lalu membawa sang penembak jitu veteran ini sebagai pencetak gol terbanyak di kompetisi untuk kedua kalinya berturut-turut dan jumlah itu adalah sepertiga dari seluruh gol yang dicetak timnya. Okubo juga bermain di Piala Dunia, meskipun ia absen di Piala Asia, di mana ia bisa saja berguna mengingat Jepang tersingkir di fase gugur. Meskipun begitu, striker ini tetap menjadi salah satu yang paling mematikan di sepakbola Jepang walau perawakannya relatif pendek dengan tinggi 1,7 meter dan sudah mencetak empat gol dalam beberapa pertandingan di musim terbaru. TK

27. Morteza Pouraliganji

​Tahukah Anda? Pouraliganji masuk kedalam 11 pemain terbaik versi AFC di babak kedua Piala Asia, setelah penampilan bagusnya pada pertandingan kedua Iran melawan Qatar.

Sejak pensiunnya legenda sepak bola Korea Selatan, Hong Myong Bo, tidak ada seorang pemain pun yang muncul untuk menyamainya sampai pemuda Iran ini muncul. Paruh kedua tahun lalu adalah salah satu momen yang harus diingat karena kontribusi besar-nya dalam pertahanan untuk mantan klubnya Naft Tehran dan tim nasional Iran U-23 membuatnya dipanggil untuk ajang Asian Games. Bek tengah yang bisa diandalkan ini bersinar di Piala Asia saat ia membantu Tim Melli mencetak satu kali clean-sheet di babak penyisihan grup dan mencetak gol kedua timnya di perempat final. Tianjin bisa menjadi batu loncatan baginya untuk melangkah ke klub internasional yang lebih besar di luar Asia. GK

26. Ahmed Khalil

​Tahukah Anda? Khalil sebelumnya pernah memenangkan gelar individu seperti most promising Arab Player of the Year dan Asian Young Footballer of the Year awards.

Meskipun baru berusia 23 tahun, Ahmed Khalil terlihat seperti sudah berada di sepakbola Asia untuk selamanya. Meraih podium (peringkat ketiga) di Piala Asia 2015 bersama Uni Emirat Arab, akhirnya membawa mantan pemain muda terbaik Asia mendapatkan pengakuan saat ia menyadari potensi-nya yang besar. Bermain sebagai ujung tombak, Khalil bekerja tanpa lelah di lini depan untuk menciptakan ruang bagi rekan-rekannya di lini serang. Jerih payahnya terbayar ketika ia mencetak gol pembuka dan kemudian menyamakan kedudukan saat UEA mengalahkan Irak 3-2 di playoff tempat ketiga, sehingga total golnya yang dicetaknya di turnamen itu menjadi empat gol. JL

FFT 50 PEMAIN ASIA TERBAIK: 50-46 • 45-41 • 40-36 • 35-31 • 30-26 • 25-21 • 20-16 • 15-11 • 10-6 • 5-1

Simak yang lain di #FFTAsia50

FourFourTwo 50 Pesepakbola Asia Terbaik bekerjasama dengan Samsung SportsFlow - memberikan Anda liputan olahraga terlengkap dalam satu aplikasi. Unduh dan temukan lebih banyak lagi di www.sportsflow.me